Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
4 Perbedaan Mobil Supercar dan Hypercar yang Jarang Diketahui
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI
  • Hypercar memiliki performa dan teknologi lebih ekstrem dibanding supercar, dengan tenaga mesin bisa menembus 1.000 HP serta akselerasi luar biasa cepat.
  • Tingkat eksklusivitas hypercar jauh lebih tinggi karena diproduksi sangat terbatas, menjadikannya simbol status dan investasi bernilai tinggi.
  • Dari sisi harga, hypercar dibanderol puluhan hingga ratusan miliar rupiah berkat teknologi mutakhir, riset mahal, dan nilai koleksi yang terus meningkat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Perbedaan utama antara supercar dan hypercar terletak pada tingkat eksklusivitas, performa, serta teknologi yang digunakan.

Meski keduanya sama-sama dikenal sebagai mobil berperforma tinggi, hypercar berada di level yang lebih tinggi dan sering dianggap sebagai puncak dari dunia otomotif modern.

Banyak orang masih menganggap keduanya sama, padahal ada perbedaan cukup signifikan di berbagai aspek.

Mulai dari tenaga mesin, jumlah produksi, hingga harga, semuanya menunjukkan bahwa hypercar memang dirancang untuk melampaui batas yang dimiliki supercar.

Nah, Popmama.com telah merangkum 4 perbedaan mobil supercar dan hypercar yang jarang diketahui. Yuk simak perbedaannya di bawah ini.

1. Performa mesin dan kecepatan

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Supercar dikenal memiliki performa mesin yang sangat tinggi, biasanya dengan tenaga di atas 500 hingga 600 HP. Mobil jenis ini mampu melaju dengan kecepatan luar biasa dan memberikan sensasi berkendara yang sporty serta agresif.

Namun, hypercar melampaui standar tersebut dengan tenaga yang sering kali menembus angka 1.000 HP atau lebih. Akselerasinya sangat cepat, bahkan beberapa model mampu mencapai 0–100 km/jam hanya dalam hitungan detik.

Tidak hanya itu, hypercar juga sering memecahkan rekor kecepatan dunia berkat teknologi mesin dan aerodinamika yang canggih. Hal ini membuatnya menjadi simbol performa tertinggi dalam industri otomotif.

Dengan kata lain, jika supercar sudah sangat cepat, maka hypercar adalah level ekstrem yang benar-benar dirancang untuk melampaui batas kecepatan konvensional.

2. Eksklusivitas dan jumlah produksi

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Supercar biasanya diproduksi oleh pabrikan besar dalam jumlah yang relatif banyak, bisa mencapai ribuan unit. Hal ini membuatnya masih cukup “terjangkau” bagi kalangan tertentu meski tetap tergolong mobil mewah.

Sebaliknya, hypercar diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas, bahkan hanya puluhan atau ratusan unit di seluruh dunia. Kelangkaan ini menjadi salah satu faktor utama yang membuatnya sangat eksklusif.

Dengan jumlah produksi yang sedikit, tidak semua orang bisa memilikinya, bahkan jika memiliki uang sekalipun. Beberapa hypercar hanya dijual kepada kolektor tertentu atau pelanggan pilihan.

Eksklusivitas inilah yang menjadikan hypercar bukan hanya alat transportasi, tetapi juga simbol status dan investasi bernilai tinggi.

3. Teknologi dan inovasi

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Supercar sudah dibekali teknologi canggih untuk meningkatkan performa dan kenyamanan berkendara. Mulai dari sistem suspensi modern hingga fitur keselamatan yang mumpuni, semuanya dirancang untuk pengalaman berkendara terbaik.

Namun, hypercar sering menjadi “laboratorium berjalan” bagi inovasi terbaru di dunia otomotif. Pabrikan menggunakan mobil ini untuk menguji teknologi mutakhir yang belum tentu tersedia di mobil lain.

Contohnya seperti penggunaan material serat karbon ultra-ringan, sistem aerodinamika aktif, hingga teknologi hybrid berperforma tinggi. Semua ini dirancang untuk menghasilkan performa maksimal tanpa mengorbankan efisiensi.

Tak heran jika banyak teknologi dari hypercar yang nantinya akan diadopsi ke mobil lain di masa depan.

4. Harga

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Dari segi harga, supercar umumnya dibanderol mulai dari miliaran rupiah. Harga tersebut sudah mencerminkan performa tinggi, desain premium, serta brand yang prestisius.

Sementara itu, hypercar memiliki harga yang jauh lebih fantastis, bisa mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah. Hal ini disebabkan oleh teknologi canggih, produksi terbatas, serta statusnya sebagai barang koleksi.

Selain itu, biaya riset dan pengembangan hypercar juga sangat besar, sehingga turut memengaruhi harga jualnya. Tidak jarang, harga mobil ini terus meningkat seiring waktu karena nilai koleksinya.

Bagi sebagian orang, membeli hypercar bukan hanya soal kendaraan, tetapi juga investasi jangka panjang.

Contoh Mobil Supercar dan Hypercar

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Beberapa contoh supercar yang populer antara lain Ferrari 488, Lamborghini Huracan, dan McLaren 720S. Mobil-mobil ini dikenal dengan desain sporty dan performa tinggi yang cocok untuk penggunaan di jalan raya maupun trek.

Sementara itu, contoh hypercar meliputi Bugatti Chiron, Koenigsegg Jesko, Pagani Huayra, serta Bugatti La Voiture Noire. Model-model ini dikenal sebagai mobil paling cepat, paling mahal, dan paling eksklusif di dunia.

Itulah 4 perbedaan supercar dan hypercar yang jarang diketahui. Supercar dan hypercar sama-sama menawarkan performa luar biasa, tetapi berada di level yang berbeda.

Jika supercar sudah cukup untuk memberikan pengalaman berkendara yang cepat dan mewah, maka hypercar hadir sebagai bentuk ekstrem dari inovasi dan prestise.

Memahami perbedaan keduanya bisa membantu Papa melihat bahwa dunia otomotif tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga teknologi, eksklusivitas, dan nilai seni yang tinggi.

Editorial Team