Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

5 Perbedaan PKWT dan PKWTT dalam Dunia Kerja

5 Perbedaan PKWT dan PKWTT dalam Dunia Kerja
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI
Intinya Sih
  • PKWT berlaku untuk pekerjaan berjangka waktu tertentu, sedangkan PKWTT bersifat tanpa batas durasi dan cocok bagi karyawan tetap dengan hubungan kerja jangka panjang.
  • Status kepegawaian berbeda: pekerja PKWT disebut pekerja kontrak, sementara PKWTT menjadikan seseorang karyawan tetap dengan hak dan kewajiban lebih lengkap.
  • Dalam PKWT tidak boleh ada masa percobaan dan kontrak wajib tertulis, sedangkan PKWTT memperbolehkan probation serta bisa dibuat secara tertulis atau lisan sesuai kesepakatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Memahami perbedaan antara PKWT dan PKWTT penting banget sebelum menandatangani kontrak kerja. Kedua jenis kontrak ini berbeda soal durasi kerja, status kepegawaian, hak karyawan, dan aturan pemutusan hubungan kerja.

PKWT biasanya untuk pekerjaan sementara atau proyek dengan durasi tertentu, sedangkan PKWTT cocok untuk karyawan tetap dengan kepastian jangka panjang. Mengetahui perbedaan ini membantu kamu menilai keamanan kerja dan hak-hak yang akan diterima.

Berikut Popmama.com rangkum 5 perbedaan utama PKWT dan PKWTT supaya kamu lebih paham memilih kontrak kerja yang tepat.

Table of Content

1. Durasi kontrak

1. Durasi kontrak

5 Perbedaan PKWT dan PKWTT dalam Dunia Kerja_20260325_193839_0001.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Salah satu perbedaan paling mencolok antara PKWT dan PKWTT ada pada durasi kontraknya. Untuk PKWT, kontrak dibuat dengan jangka waktu tertentu, biasanya selama pekerjaan itu selesai atau maksimal 3 tahun. Artinya, begitu proyek atau pekerjaan selesai, kontrak otomatis berakhir tanpa perlu perpanjangan.

Sedangkan untuk PKWTT, durasinya tidak dibatasi. Tidak ada batas minimum maupun maksimum, sehingga hubungan kerja bisa terus berjalan selama pekerja masih aktif dan perusahaan setuju. Ini membuat PKWTT cocok untuk posisi karyawan tetap yang akan bekerja jangka panjang.

2. Status kepegawaian

5 Perbedaan PKWT dan PKWTT dalam Dunia Kerja_20260325_193839_0002.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Perbedaan kedua antara PKWT dan PKWTT terlihat dari status kepegawaian di mata hukum. Karena PKWT dibuat untuk jangka waktu tertentu, pekerja yang terikat kontrak ini biasanya disebut pekerja kontrak atau pekerja lepas. Status ini juga berlaku untuk pekerja magang yang mulai bekerja melalui perjanjian PKWT.

Sementara itu, PKWTT bersifat jangka panjang tanpa batasan durasi. Karena tidak ada masa kontrak yang jelas berakhirnya, pekerja dengan PKWTT disebut karyawan tetap dan memiliki hak serta kewajiban yang lebih lengkap dibanding pekerja kontrak.

3. Masa percobaan

5 Perbedaan PKWT dan PKWTT dalam Dunia Kerja_20260325_193840_0003.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Salah satu hal penting yang membedakan PKWT dan PKWTT adalah soal masa percobaan atau probation. Untuk PKWT, aturan jelas bahwa tidak boleh ada masa percobaan. Kalau perusahaan tetap memberlakukan probation, secara hukum, masa percobaan itu tidak sah dan dianggap tidak pernah ada.

Di sisi lain, PKWTT memberi keleluasaan bagi perusahaan untuk menetapkan masa percobaan. Biasanya, masa percobaan ini berlangsung maksimal 3 bulan, dan selama periode tersebut, pekerja tetap berhak mendapatkan upah minimum sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Keabsahan kontrak kerja

5 Perbedaan PKWT dan PKWTT dalam Dunia Kerja_20260325_193840_0004.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Perbedaan lain antara PKWT dan PKWTT terlihat dari keabsahan kontrak kerja. Untuk PKWT, aturan tegas yaitu kontrak harus dibuat secara tertulis, menggunakan huruf Latin, dan bahasa Indonesia. Tanpa memenuhi syarat ini, kontrak PKWT tidak sah di mata hukum.

Sedangkan untuk PKWTT, prosesnya lebih fleksibel. Kontrak bisa dibuat secara tertulis maupun lisan, selama ada kesepakatan antara pemberi kerja dan pekerja. Artinya, selama kedua pihak sepakat, hubungan kerja tetap sah secara hukum.

5. Aturan soal pemutusan hubungan kerja (PHK)

5 Perbedaan PKWT dan PKWTT dalam Dunia Kerja_20260325_193840_0005.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Salah satu perbedaan paling mencolok antara PKWT dan PKWTT ada pada aturan pemutusan hubungan kerja (PHK). Untuk pekerja dengan PKWT, hubungan kerja otomatis berakhir ketika kontrak selesai. Artinya, perusahaan tidak berkewajiban membayar uang pesangon atau penghargaan masa kerja.

Sedangkan bagi pekerja dengan PKWTT, PHK bisa dilakukan kapan saja, tapi dengan syarat perusahaan wajib memberikan kompensasi yang adil. Kompensasi ini bisa berupa uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, atau penggantian hak-hak lain sesuai peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.

Nah, itulah 5 perbedaan PKWT dan PKWTT yang penting kamu ketahui sebelum menandatangani kontrak kerja. 

FAQ Seputar Perbedaan PKWT dan PKWTT dalam Dunia Kerja

Apa itu PKWT dan PKWTT?

PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) adalah kontrak kerja dengan durasi tertentu, biasanya untuk proyek atau pekerjaan. Sementara PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu) adalah kontrak kerja tanpa batas waktu, cocok untuk karyawan tetap.

Apakah hak cuti sama antara PKWT dan PKWTT?

Karyawan PKWTT mendapatkan hak cuti penuh sesuai ketentuan UU Ketenagakerjaan.Karyawan PKWT berhak cuti proporsional sesuai lama kontrak, karena durasinya terbatas.

Apakah karyawan PKWT dapat tunjangan seperti karyawan tetap?

Tergantung kebijakan perusahaan. Beberapa tunjangan mungkin hanya berlaku untuk karyawan tetap (PKWTT), sedangkan PKWT biasanya mendapat hak dasar seperti upah sesuai kontrak.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More