Kode plat BA dipakai untuk kendaraan bermotor dari beberapa wilayah Sumatra Barat. Setiap daerah punya ciri akhiran huruf berbeda. Berikut penjelasannya:
Kendaraan dari Kota Padang biasanya memakai plat BA dengan huruf belakang A–D. Misalnya, BA 1234 DA.
Kendaraan dari Bukittinggi menggunakan plat BA dengan huruf belakang L. Misalnya, BA 4567 L.
Huruf belakang N menandakan kendaraan dari Padang Panjang. Misalnya, BA 7890 N.
Kendaraan dari Pariaman memakai huruf belakang W. Misalnya, BA 4455 W.
Huruf belakang M untuk kendaraan dari Payakumbuh. Misalnya, BA 3344 M.
Huruf belakang J menunjukkan kendaraan Sawahlunto. Misalnya, BA 6789 J.
Kendaraan dari Solok memakai huruf belakang P. Misalnya, BA 2467 P.
Kabupaten Lima Puluh Kota
Huruf belakang C atau X menandakan kendaraan dari Lima Puluh Kota. Misalnya, BA 6543 CA.
Kendaraan dari Agam menggunakan huruf belakang T atau Z. Misalnya, BA 6655 TM.
Huruf belakang V untuk kendaraan Dharmasraya. Misalnya, BA 5544 V.
Kabupaten Kepulauan Mentawai
Kendaraan dari Mentawai memakai huruf belakang U. Misalnya, BA 9763 U.
Huruf belakang Y menandakan kendaraan Solok Selatan. Misalnya, BA 6547 Y.
Kabupaten Padang Pariaman
Kendaraan dari Padang Pariaman memakai huruf belakang F. Misalnya, BA 6547 F.
Huruf belakang D untuk kendaraan Pasaman. Misalnya, BA 2975 D.
Kendaraan dari Pasaman Barat memakai huruf belakang S. Misalnya, BA 4739 S.
Kabupaten Pesisir Selatan
Huruf belakang G atau I menunjukkan kendaraan dari Pesisir Selatan. Misalnya, BA 4321 GM.
Kendaraan dari Sijunjung memakai huruf belakang K. Misalnya, BA 6327 K.
Huruf belakang E menandakan kendaraan Tanah Datar. Misalnya, BA 3529 E.