Fakta Gempa Maginuto 6,2 Guncang Majene, Guncangannya sampai Makassar

Sulawesi Barat diguncang gempa dua kali warga diguncang ke

15 Januari 2021

Fakta Gempa Maginuto 6,2 Guncang Majene, Guncangan sampai Makassar
Instagram.com/sar_nasional

Gempa bumi kembali mengguncang wilayah di Indonesia. Gempa berkekuatan magnituo 6,2 mengguncang Majene, Sulawesi Barat.

Sebelumnya, tercatat juga di Majene, Sulawesi Barat juga diguncang gempa pada Kamis (14/1/2021) dengan magnituo 5,9. Setelah itu terjadi dua kali gempa susulan yang terasa di beberapa wilayah di Sulawesi Barat. Bahkan kekuatan gempanya bisa dirasakan hingga Makassar.

Warga dilanda kepanikan karena sejumlah bangunan rusak. Banyak pula bangunan yang roboh.

Berikut Popmama.com rangkum informasi mengenai gempa Sulawesi Barat ini.

1. Kamis (14/1/2021) terjadi gempa magnituo 5,9

1. Kamis (14/1/2021) terjadi gempa magnituo 5,9
Instagram.com/sar_nasional

Pada Kamis (14/1/2021), gempa pertama dengan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Majene sekitar pukul 14.30 WITA atau 13.35 WIB. Gempa ini menimbulkan kepanikan dan ketakutan di wilayah tersebut. 

Setelah gempa magnitudo 5,9 mengguncang Mamuju pada siang hari, dilaporkan terjadi dua kali gempa susulan usai gempa pertama.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan, lokasi gempa 2.99 Lintang Selatan (LS), 118.89 Bujur Timur (BT). Pusat gempa 4 km Barat Laut Mejene, Sulawesi Barat. BMKG menyatakan, gempa pada kedalaman 10 kilometer tersebut, tidak berpotensi tsunami.

Dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene, warga di sana sudah panik dan berhamburan keluar rumah.

"BPBD Kabupaten Majene menginformasikan warganya merasakan guncangan kuat. Warga merasakan gempa kuat selama kurang lebih 3 detik. Masyarakat panik dan keluar rumah. Gempa dengan kedalaman 10 km ini tidak memicu terjadinya tsunami," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dr. Raditya Jati dalam keterangan tertulis.

Editors' Picks

2. Gempa susulan magnituo 6,2 terjadi Jumat dini hari

2. Gempa susulan magnituo 6,2 terjadi Jumat dini hari
Instagram.com/sar_nasional

Setelah gempa magnitudo 5,9 mengguncang pada Kamis siang, terjadi lagi gempa dengan kekuatan yang lebih besar yakni magnituo 6,2 di wilayah Majene. Gempa itu berpusat di 2,98 LS, 118,94 BT atau 6 kilometer Timur Laut Majene.

Gempa terjadi Jumat dini hari (15/01/2021) pukul 01.28 WIB atau 02.28 WITA. Tidak hanya menimbulkan kepanikan warga tetapi juga sejumlah kerusakan.

"Gempa kuat dengan magnitudo 6,2 kembali dirasakan warga Majene di Provinsi Sulawesi Barat pada Jumat dini hari (15/1). Gempa sebelumnya terjadi pada Kamis (14/1) yang juga dirasakan kuat di beberapa kabupaten," ujar Twitter BNPB.

3. Sejumlah bangunan rusak parah, warga ketakutan

Dilaporkan dari berbagai sumber, warga yang wilayahnya dilanda gempa panik dan ketakutan. Warga di Mamuju diketahui mengungsi pada daerah ketinggian karena khawatir terjadi tsunami akibat gempa susulan yang berulang.

Selain itu, terlihat pula beberapa bangunan yang rusak parah bahkan ambruk. Salah satunya adalah kantor Gubernur Sulawesi Barat yang hampir rata dengan tanah. 

Gempa kedua sebesar magnitudo 6,2 disebut BPNP dirasakan warga di beberapa wilayah sekitar Kabupaten Majene. 

"Hal serupa dirasakan warga Kabupaten Polewali Mandar. BPBD setempat menginformasikan gempa dirasakan warga cukup kuat sekitar 5 hingga 7 detik. Guncangan memicu kepanikan hingga keluar rumah. Namun, Berdasarkan pemodelan BMKG, gempa tidak memicu terjadinya tsunami," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dr. Raditya Jati dalam keterangan tertulis.

4. Cara menyelamatkan diri jika terjadi gempa

4. Cara menyelamatkan diri jika terjadi gempa
Instagram.com/kejadian_polman

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan secara rinci penyelamatan diri di berbagai bencana dalam Buku Saku Tanggap, Tangkas dan Tangguh Menghadapi Bencana. Salah satu yang dibahas adalah gempa bumi.

Proses penyelamatan bisa dilakukan dengan melakukan hal-hal berikut ini: 

  • Jika sedang berada di dalam ruangan berlindung lah di bawah meja, pintu, atau berdiri di sisi bangunan yang kuat, seperti pojok bangunan yang memiliki kerangka.
  • Lindungi kepala dari risiko terkena reruntuhan benda keras, seperti menggunakan helm atau bantal.
  • Lalu, matikan semua peralatan yang menggunakan api dan listrik, demi mengghindari kebakaran atau korsleting. Jangan gunakan lift, sebagai gantinya keluar lah dari gedung menggungakan tangga darurat.
  • Setelah sampai di luar ruangan, jangan berdiri di bawah tiang, bangunan yang terlihat rapuh, pohon, atau instalasi listrik. Perhatikan juga kondisi sekitar, waspadai barang-barang yang ada di sekitar, karena siapa tahu getaran gempa akan menjatuhkan mereka dan menimpa tubuh.
  • Kemudian, apabila gempa terjadi saat kita sedang menyetir kendaraan, usahakan untuk menghindari persimpangan jalan dan tepikan kendaraan di sebelah kiri, karena jika tetap melaju kita bisa kehilangan kendali pada kendaraan yang tengah kita bawa.
  • Selanjutnya, ikuti anjuran dari petugas yang ada.

5. Penyelamatan diri dari gempa saat tidur

5. Penyelamatan diri dari gempa saat tidur
Instagram.com/kejadian_polman

Gempa yang mengguncang wilayah Majene, Sulawesi barat terjadi pada 2.00 Wita dini hari. Tentunya ini membuat orang panik mendadak karena sedang dalam keadaaan tertidur.

Dikutip dari Earthquake Country, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika berusaha menyelamatkan diri daru gempa yang terjadi saat tertidur. 

  • Pertama, jangan bangun dari tempat tidur. Tetap lah berada di tempat dan posisikan badan dalam keadaan telungkup.
  • Jika terdapat lampu yang bisa saja terjatuh, pindahlah ke posisi lain.
  • Posisi seperti ini sangat penting dilakukan untuk melindungi organ vital tubuh dari kemungkinan adanya runtuhan material atau benda berat yang menimpa akibat kencangnya goncangan.
  • Setelah itu, gunakan bantal yang ada untuk menutupi bagian kepala dan leher. Pegang bantal itu dengan kedua tangan.
  • Letakkaan kedua tangan sedekat mungkin dengan kepala. Pertahankan posisi ini sampai getaran berhenti atau berkurang intensitasnya. Penting sekali untuk melindungi dua bagian penting tubuh yakni kepala dan leher dari benda keras yang menimpa.

Itulah tadi informasi mengenai gempa yang melanda Sulawesi Barat. Semoga keadaan di sana cepat membaik dan bantuan segera datang untuk mengevakuasi para korban. Kita doakan semoga warga di sana diberi kekuatan dan keselamatan ya, Ma. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.