- Betamethasone valerate 0,1%.
6 Rekomendasi Salep untuk Eksim Kering, Lengkap Harganya

- Betamethasone Cream
- Desonide Cream/Desolex
- Hydrocortisone Cream
Kulit tangan, kaki, atau lipatan tubuh yang terasa sangat kering, kasar, lalu disertai rasa gatal berkepanjangan sering membuat Mama kewalahan. Apalagi jika kondisi ini datang dan pergi, padahal pelembap sudah rutin dipakai setiap hari.
Dalam banyak kasus, eksim kering bukan sekadar masalah kurang lembap, melainkan gangguan peradangan kulit yang membutuhkan perawatan khusus.
Dari sudut pandang medis, eksim kering terjadi ketika lapisan pelindung kulit melemah sehingga kulit lebih mudah kehilangan air dan bereaksi berlebihan terhadap iritan.
Karena itulah, pemilihan salep atau krim tidak bisa sembarangan. Setiap jenis obat memiliki fungsi yang berbeda, tergantung tingkat peradangan, lokasi eksim, dan kondisi kulit Mama secara keseluruhan.
Berikut, Popmama.com akan memberikan 6 rekomendasi salep untuk eksim kering yang banyak dicari. Yuk simak dibawah ini.
1. Betamethasone Cream

Betamethasone cream merupakan salep kortikosteroid topikal dengan potensi sedang yang banyak digunakan untuk meredakan eksim kering saat sedang kambuh.
Obat ini bekerja dengan menekan proses peradangan di kulit, sehingga kemerahan, bengkak, dan rasa gatal bisa berkurang secara bertahap. Biasanya dokter menyarankan betamethasone ketika eksim sudah terasa mengganggu dan tidak membaik hanya dengan pelembap biasa.
Salep ini cocok digunakan pada area kulit yang menebal atau mengalami peradangan cukup jelas, seperti tangan, kaki, atau lipatan tertentu. Namun karena termasuk steroid, pemakaiannya harus dibatasi durasinya agar tidak menimbulkan efek samping jangka panjang.
Komposisi / Kandungan:
Manfaat:
- Meredakan peradangan pada eksim kering
- Mengurangi gatal dan kemerahan
- Membantu menenangkan kulit saat kambuh
Dosis:
Oleskan tipis 1–2 kali sehari sesuai anjuran dokter.
Efek samping:
- Penipisan kulit
- Iritasi ringan
- Perubahan warna kulit
- Sensasi perih bila digunakan berlebihan
Harga:
± Rp8.000–Rp15.000 per tube.
2. Desonide Cream/Desolex

Desonide termasuk kortikosteroid topikal dengan potensi ringan, sehingga sering direkomendasikan untuk eksim kering ringan hingga sedang. Salep ini bekerja lebih lembut dibandingkan steroid potensi sedang atau kuat, sehingga relatif lebih aman digunakan pada kulit sensitif.
Biasanya dokter meresepkan desonide untuk eksim yang baru kambuh atau pada area yang mudah iritasi. Karena sifatnya yang lebih ringan, desonide sering digunakan sebagai terapi lanjutan setelah peradangan berat berhasil dikendalikan.
Obat ini membantu menjaga kulit tetap tenang tanpa menekan fungsi kulit secara berlebihan.
Komposisi / Kandungan:
- Desonide 0,05%.
Manfaat:
- Meredakan kemerahan ringan
- Mengurangi gatal akibat eksim
- Menenangkan kulit sensitif
Dosis:
Oleskan tipis 1–2 kali sehari sesuai petunjuk dokter.
Efek samping:
- Iritasi ringan
- Kulit terasa kering
- Reaksi alergi lokal (jarang)
Harga:
± Rp35.000–Rp70.000.
3. Hydrocortisone Cream

Hydrocortisone cream merupakan salah satu salep steroid paling ringan yang sering menjadi pilihan pertama untuk eksim kering. Obat ini membantu meredakan gatal dan kemerahan ringan tanpa resiko efek samping berat jika digunakan sesuai aturan.
Karena sifatnya yang lebih aman, hydrocortisone kerap tersedia sebagai obat bebas di apotek. Salep ini cocok digunakan saat gejala eksim masih ringan atau baru mulai kambuh.
Namun jika eksim tidak membaik dalam beberapa hari, Mama sebaiknya berkonsultasi ke dokter untuk evaluasi lanjutan.
Komposisi / Kandungan:
- Hydrocortisone 1%–2,5%.
Manfaat:
- Mengurangi gatal ringan
- Meredakan kemerahan
- Menenangkan kulit iritasi
Dosis:
Oleskan tipis 1–3 kali sehari, maksimal 1–2 minggu.
Efek samping:
- Kulit menipis
- Iritasi ringan
- Sensitivitas kulit meningkat
Harga:
± Rp6.000–Rp10.000.
4. Pimecrolimus Cream (Elidel)

Elidel mengandung pimecrolimus, yaitu obat non-steroid yang bekerja dengan menekan respons imun berlebihan pada kulit. Salep ini sering direkomendasikan untuk Mama yang tidak cocok atau tidak bisa menggunakan krim steroid dalam jangka panjang.
Elidel membantu mengontrol peradangan tanpa menyebabkan penipisan kulit. Krim ini biasanya digunakan pada eksim kering ringan hingga sedang, terutama di area sensitif.
Meski tidak bekerja secepat steroid, efeknya lebih aman untuk penggunaan jangka panjang sesuai anjuran dokter.
Komposisi / Kandungan:
- Pimecrolimus 1%.
Manfaat:
- Mengurangi peradangan tanpa steroid
- Cocok untuk kulit sensitif
- Membantu mencegah kekambuhan
Dosis:
Oleskan tipis 2 kali sehari.
Efek samping:
- Sensasi hangat sementara
- Rasa perih ringan
- Iritasi lokal
Harga:
Relatif mahal, umumnya ratusan ribu rupiah (resep dokter).
5. Crisaborole Cream (Eucrisa)

Crisaborole merupakan salep non-steroid yang bekerja sebagai penghambat enzim PDE-4, sehingga membantu menurunkan peradangan pada kulit eksim.
Obat ini sering digunakan untuk eksim kering ringan hingga sedang, terutama pada pasien yang ingin menghindari penggunaan steroid jangka panjang.
Teksturnya ringan dan mudah meresap. Salep ini cocok untuk perawatan eksim yang sering kambuh namun tidak terlalu berat. Penggunaannya biasanya membutuhkan resep dokter.
Komposisi / Kandungan:
- Crisaborole 2%.
Manfaat:
- Mengurangi gatal dan inflamasi
- Alternatif non-steroid
- Aman untuk penggunaan jangka panjang
Dosis:
Oleskan tipis 2 kali sehari.
Efek samping:
- Sensasi terbakar ringan
- Iritasi lokal ringan
Harga:
Cukup mahal, tergantung apotek dan resep.
6. Salep Pelembap Medis (Contoh: Cetaphil, Physiogel, CeraVe)

Pelembap medis bukan obat anti-peradangan, tetapi merupakan bagian paling penting dalam perawatan eksim kering. Produk ini diformulasikan untuk memperbaiki lapisan pelindung kulit dan mencegah kehilangan air.
Tanpa pelembap yang tepat, eksim akan lebih mudah kambuh meski sudah memakai obat. Pelembap medis sebaiknya digunakan setiap hari, bahkan saat eksim tidak sedang kambuh. Penggunaan rutin membantu menjaga kulit tetap lembap dan lebih tahan terhadap iritasi.
Komposisi / Kandungan:
- Ceramide, glycerin, hyaluronic acid, atau petrolatum (tergantung merek).
Manfaat:
- Menjaga kelembapan kulit
- Memperbaiki skin barrier
- Mencegah eksim kambuh
Dosis:
Gunakan 2–3 kali sehari atau sesuai kebutuhan.
Efek samping:
- Iritasi ringan (jarang)
- Reaksi alergi pada kulit sensitif
Harga:
± Rp60.000–Rp200.000 tergantung merek dan ukuran.
Mengatasi eksim kering tidak cukup hanya mengandalkan satu jenis salep, Mama. Setiap obat memiliki fungsi dan peran yang berbeda, tergantung tingkat peradangan dan kondisi kulit.
Penggunaan krim steroid perlu dibatasi, sementara pelembap medis justru harus menjadi rutinitas harian. Dengan memahami fungsi masing-masing salep, Mama bisa lebih bijak memilih perawatan yang sesuai.
Jika eksim sering kambuh atau tidak membaik, konsultasi dengan dokter kulit tetap menjadi langkah terbaik. Perawatan yang tepat dan konsisten dapat membantu kulit terasa lebih nyaman dan terkontrol dalam jangka panjang.
Nah, sekarang Mama sudah mengetahui nih 6 rekomendasi salep untuk eksim kering yang banyak dicari. Jadi, Mama bisa menyesuaikan dengan keluhan dan tingkat keparahannya.


















