Dine-In 20 Menit, Kenali Risiko Makan Terburu-buru Terhadap Kesehatan

Kunyah halus untuk memudahkan usus memproses dengan baik

28 Juli 2021

Dine-In 20 Menit, Kenali Risiko Makan Terburu-buru Terhadap Kesehatan
Freepik/jcomp

Pemerintah beberapa hari kebelakang mengumumkan status perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM.

Dalam rangka memutus rantai virus Covid-19, PPKM Level 4 saat ini dilanjutkan sampai tanggal 2 Agustus dengan aturan yang sama namun memperbolehkan dine-in atau makan di tempat.

Namun, makan di tempat ini diperbolehkan maksimal hanya tiga orang dan waktu makan dibatasi hanya 20 menit saja.

Tak jarang banyak yang mengira makan 20 menit hanya akan membuat makan menjadi buru-buru, apakah berpengaruh terhadap kesehatan?

Oleh karena itu, mari sama-sama kenali risiko jika makan tergesa-gesa dari aspek kesehatan. Popmama.com sudah merangkumnya untuk Mama.

1. Berat badan bisa naik

1. Berat badan bisa naik
Pexels/Polina Tankilevitch

Makan cepat dikaitkan dengan peningkatan risiko kenaikan berat badan. Tubuh juga memerlukan waktu 20 menit untuk mengirimkan sinyal kenyang ke otak.

Jika makan dengan cepat, Mama akan banyak mengonsumsi makanan lebih banyak, dalam 20 menit karena belum merasa kenyang.

Apa hubungannya? Makan dengan cepat dapat mengganggu hormon usus yang membantu mengatur nafsu makan dan memberi tahu kapan kenyang.

Kondisi ini juga akan menyebabkan kelebihan kalori yang pada akhirnya akan meningkatkan berat badan.

Editors' Picks

2. Penyakit asam lambung

2. Penyakit asam lambung
Freepik

Jika Mama melakukannya terus menerus, hati-hati akan mengalami asam lambung lho, yaitu nyeri ulu hati hingga sesak napas.

Kebiasaan makan cepat juga jika dilakukan terus menerus akan menyebabkan komplikasi, seperti penyempitan kerongkongan, luka pada kerongkongan yang bisa berujung pada peradangan.

Selain itu, bukan hanya risiko asam lambung, Mama juga jadi rawan akan tersedak saat makan secara terburu-buru.

3. Proses pencernaan menjadi lebih lambat

3. Proses pencernaan menjadi lebih lambat
Freepik/jcomp

Pernah mendengar sulit Buang Air Besar karena makan terlalu buru-buru dan mengunyah dengan cepat dengan potongan besar?

Rasanya ini akan dialami jika terus menerus menerapkan makan yang tergesa-gesa, karena orang yang makan cepat cenderung mengunyah makanan tidak sampai halus.

Hal ini akan membuat lambung dan usus beserta enzim pencernaan di perut perlu bekerja ekstra untuk mengolah makanan.

Risiko makan cepat dan mengunyah dengan potongan besar juga bisa membuat Mama tidak puas dengan makanan yang dimakan lho. Sehingga bisa meningkatkan berat badan.

4. Bisa bikin tersedak saat makan

4. Bisa bikin tersedak saat makan
Pexels/Linus_Picture

Nah, ini hal penting juga nih, itu alasannya kita selalu mengajarkan kepada anak-anak untuk makan secara perlahan agar tidak tersedak atau bahkan muntah.

Biasakan mengunyah makanan dengan hati-hati untuk mencegah tersedak, dan juga kunyah halus makanan agar usus bekerja dengan baik mencerna makanan.

Jika makan terlalu cepat juga akan membuat bibir atau lidah tergigit. Kalau sudah seperti itu, Mama akan kesulitan makan serta sariawan.

5. Cara agar menikmati makanan dengan perlahan

5. Cara agar menikmati makanan perlahan
Pexels/Andrea Piacquadio

Ketika makan, alangkah baiknya kita lakukan secara perlahan, dan jangan ragu untuk mengunyah makanan hingga halus.

Beberapa cara ini bisa membantu Mama menghindar beberapa risiko di atas tadi yang sudah dijelaskan.

Libatkan semua indra ketika makan. Saat pertama kali mulai makan, luangkan beberapa saat untuk benar-benar memperhatikan aroma, rasa, kerenyahan, tekstur, dan sifat sensorik lainnya dari makanan. Kemudian terus perhatikan hal-hal ini saat makan berlangsung.

Kunyah secara perlahan. Selain memperlambat, mengunyah dengan baik membuat makanan lebih mudah dicerna, yang meningkatkan penyerapan nutrisi.

Jauhkan kebiasaan mengisi sendok kosong saat mulut masih mengunyah. Mungkin dilakukan secara tidak sadar, tetapi lebih baik simpan sendok dan garpu saat mulut masih mengunyah.

Wah, ternyata makan terburu-buru bisa membuat berat badan kita naik nih, karena sinyal kenyang ke otak memerlukan waktu yang lama juga.

Saat ingin melakukan dine-in cobalah untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan langsung bergegas pulang jika sudah selesai makan ya!

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.