Bayangkan sebuah penjara yang tidak hanya mengurung raga, tetapi juga menjadi tempat di mana moralitas berada di titik nadir. Film Ghost in the Cell membawa Mama masuk ke dalam suasana lembaga pemasyarakatan yang brutal, penuh dengan praktik korupsi, dan tekanan sistem yang mencekik.
Namun, di tengah kerasnya kehidupan para narapidana, muncul sebuah ancaman baru yang jauh lebih mengerikan daripada sipir penjara yang kejam 'teror hantu'.
Hantu yang menghantui sel-sel ini bukanlah sosok astral biasa. Ia bermanifestasi menyerupai korbannya, muncul sebagai versi terburuk dari diri mereka sendiri.
Teror ini seolah menjadi cermin dari rasa bersalah, energi negatif, dan dosa-dosa masa lalu yang mereka bawa ke dalam penjara. Di titik ini, film bukan lagi sekadar horor, tapi juga sebuah perjalanan psikologis yang sangat personal bagi setiap karakternya.
Keanehan dimulai saat para narapidana menyadari satu aturan unik demi bertahan hidup: mereka harus menjaga "aura positif". Berdasarkan kepercayaan mereka, hantu tersebut hanya akan menyerang mereka yang memiliki energi negatif atau emosi jahat.
Alhasil, para penjahat kelas kakap ini terpaksa berakting santun, menjaga moral, dan bersikap baik satu sama lain di tengah lingkungan yang seharusnya ganas. Bayangkan, bagaimana lucunya melihat orang-orang "keras" ini harus saling mengasihi demi tidak diculik hantu!
Namun, di balik balutan horor-komedi ini, terdapat pesan yang sangat mendalam. Film ini merupakan metafora tentang orang-orang yang merasa "terpenjara" di mana pun mereka berada, baik oleh sistem maupun oleh kesalahan mereka sendiri.
Satu-satunya cara bagi mereka untuk tetap hidup adalah dengan melakukan hal yang tadinya dianggap mustahil di tempat itu, yaitu bersatu.
Mereka harus meredam ego, menyatukan kekuatan, dan berjuang bersama untuk melawan segala bentuk penindasan, termasuk melawan hantu yang merupakan manifestasi dari kegelapan diri mereka sendiri.
| Producer | Tia Hasibuan |
| Writer | Joko Anwar |
| Age Rating | D 17+ |
| Genre | Horror, Komedi |
| Duration | 106 Minutes |
| Release Date | 16-04-2026 |
| Theme | Isu sosial politik |
| Production House | Come and See Pictures, Rapi Films, Barunson E&A, Legacy Pictures |
| Where to Watch | Bioskop |
| Cast | Abimana Aryasatya, Bront Palarae, Dimas Danang, Endy Arfian, Lukman Sardi |