Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Cara Menyimpan Terong Hijau agar Tetap Segar dan Tahan Lama

7 Cara Menyimpan Terong Hijau agar Tetap Segar dan Tahan Lama
Magnific/stockking
Intinya Sih
  • Terong hijau sebaiknya tidak dicuci sebelum disimpan karena kelembapan mempercepat pembusukan.

  • Simpan terong hijau di suhu ruang hingga 2 hari, atau di kulkas hingga 5–7 hari dengan kantong berlubang.

  • Terong hijau yang sudah dipotong perlu segera direndam air garam atau diberi perasan lemon agar tidak berubah warna.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Sudah beli terong hijau di pasar, tetapi belum sempat dimasak dan ternyata kondisinya sudah layu keesokan harinya, situasi ini tentu sangat menyebalkan. Padahal, dengan teknik penyimpanan yang tepat, terong hijau bisa tetap segar jauh lebih lama dari yang dibayangkan.

Terong hijau memiliki kandungan air yang tinggi dan kulit yang relatif tipis, sehingga rentan terhadap perubahan suhu dan kelembapan. Sayuran ini juga mengandung enzim polifenol oksidase yang menyebabkan reaksi oksidasi ketika terpapar udara, sehingga mudah berubah warna menjadi kecokelatan setelah dipotong.

Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa cara menyimpan terong hijau agar tetap segar, tidak keriput, dan siap diolah kapan saja.

Yuk Ma, disimak!

Kumpulan Cara Menyimpan Terong Hijau

1. Pilih terong hijau yang segar sejak awal

terong hijau
Magnific/stockking

Kualitas penyimpanan sangat bergantung pada kondisi terong hijau saat pertama kali dibeli. Pilih terong yang kulitnya masih mengilap, berwarna cerah, teksturnya keras dan sedikit kenyal saat ditekan, serta tangkainya masih berwarna hijau segar.

Hindari terong dengan kulit yang keriput, bercak cokelat atau hitam, maupun yang terasa terlalu lembek saat dipegang. Terong yang sudah mengalami kerusakan fisik sejak awal akan jauh lebih cepat membusuk meskipun disimpan dengan cara yang benar.

2. Jangan cuci terong sebelum disimpan

terong hijau
Magnific/stockking

Mencuci terong sebelum disimpan menjadi salah satu kesalahan yang sering dilakukan tanpa disadari. Kelembapan dari air cucian menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan bakteri dan jamur, sehingga justru mempercepat proses pembusukan.

Cukup bersihkan kotoran yang menempel menggunakan lap kering atau tisu, lalu simpan terong dalam kondisi kering. Cuci terong hanya sesaat sebelum akan diolah untuk menjaga kesegaran optimalnya.

3. Simpan di suhu ruang yang sejuk dan kering

terong hijau
Magnific/azerbajian_stockers

Terong hijau yang belum diolah bisa disimpan di suhu ruang, asalkan di tempat yang sejuk, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung. Cukup letakkan di atas meja dapur atau rak yang memiliki sirkulasi udara baik, tanpa perlu dimasukkan ke dalam plastik atau wadah kedap udara.

Dengan cara ini, terong biasanya tahan hingga dua hari. Jika ingin menggunakan wadah, pilih wadah berbahan kertas agar udara tetap dapat mengalir dan terong tidak "pengap" di dalam tempat penyimpanan.

4. Gunakan kantong berlubang saat menyimpan di kulkas

terong hijau
Magnific/azerbajian_stockers

Untuk ketahanan yang lebih lama, simpan terong hijau di dalam kulkas pada kompartemen khusus sayuran. Masukkan terong ke dalam kantong plastik yang berlubang agar sirkulasi udara tetap terjaga dan tidak terjadi penumpukan kelembapan berlebih.

Dengan cara ini, terong hijau dapat bertahan selama 5 hingga 7 hari di dalam kulkas. Hindari menyimpan terong dalam kantong tertutup rapat karena penumpukan gas etilen yang dihasilkan terong sendiri bisa mempercepat pematangan dan pembusukan.

5. Jauhkan dari buah penghasil gas etilen

terong hijau
Magnific/stockking

Terong hijau tidak boleh disimpan berdekatan dengan buah-buahan seperti apel, pisang, atau tomat. Buah-buahan tersebut menghasilkan gas etilen secara alami, yang dapat mempercepat proses pematangan terong serta membuatnya lebih cepat membusuk.

Simpan terong di area yang terpisah dari kelompok buah penghasil etilen tersebut, baik di kulkas maupun di suhu ruang. Langkah sederhana ini cukup efektif untuk memperpanjang masa simpan terong hijau secara signifikan.

6. Gunakan air garam atau perasan lemon untuk terong yang sudah dipotong

terong hijau
Magnific/stockking

Terong yang sudah dipotong akan cepat berubah warna menjadi kecokelatan akibat reaksi oksidasi enzim polifenol oksidase yang bereaksi saat terpapar udara. Untuk mencegah hal ini, segera rendam potongan terong dalam air garam selama 5–10 menit, tiriskan, lalu keringkan sebelum disimpan di kulkas.

Alternatif lain bisa dengan menyemprotkan atau mengoleskan perasan lemon pada permukaan potongan terong. Sifat asam lemon membantu mencegah oksidasi tanpa mengubah rasa secara signifikan. Terong yang sudah dipotong sebaiknya digunakan dalam waktu 3–4 hari.

7. Bekukan terong hijau untuk penyimpanan jangka panjang

terong hijau
Magnific/stockking

Jika ingin menyimpan terong hijau dalam jangka waktu lebih lama, freezer adalah solusi terbaik. Cuci dan kupas terong, potong sesuai kebutuhan, lalu blansir dalam air mendidih yang sudah ditambahkan perasan lemon selama 4 menit agar warnanya tidak berubah kehitaman.

Segera masukkan ke dalam air es setelah diblansir, tiriskan, dan keringkan dengan tisu dapur. Kemas dalam wadah atau kantong kedap udara, lalu simpan di freezer. Dengan cara ini, terong hijau bisa bertahan hingga enam bulan dan tetap layak diolah.

Itulah tadi beberapa cara menyimpan terong hijau agar tetap segar dan tahan lama, mulai dari pemilihan yang tepat sejak awal hingga teknik pembekuan untuk stok jangka panjang.

Share Article
Topics
Editorial Team
Dimas Prasetyo
EditorDimas Prasetyo

Related Articles

See More