Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Riset: Anak Bisa Tidur Lebih Tenang saat Bersama Papa
ilustrasi ayah dan bayi (pexels.com/Pixabay)
  • Riset menunjukkan keterlibatan Papa dalam rutinitas tidur bayi membantu meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi gangguan seperti rewel atau sering terbangun di malam hari.
  • Bayi cenderung lebih tenang saat bersama Papa karena tidak terganggu aroma ASI, sehingga Papa dapat lebih fokus menenangkan bayi lewat cara lain seperti memperhatikan suhu atau popok.
  • Aroma dan kehadiran Papa menciptakan rasa aman bagi bayi, memperkuat ikatan emosional, serta membuat waktu tidurnya lebih panjang dan nyenyak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sebuah riset menunjukkan bahwa keterlibatan ayah dalam rutinitas tidur bayi berpengaruh positif terhadap kualitas tidur anak, membuat bayi lebih tenang dan jarang terbangun di malam hari.
  • Who?
    Peneliti dari Pediatric Sleep Council, Clinical Neuropsychiatry, serta dokter anak asal Australia Dr. Daniel Golshevsky yang dikenal sebagai Dr. Golly.
  • Where?
    Penelitian dilakukan dan dipublikasikan melalui lembaga internasional seperti PubMed Central dan Rocky Mountain Sleeping Baby; lokasi spesifik penelitian per saat ini masih belum diketahui.
  • When?
    Hasil riset ini dipublikasikan dalam beberapa studi terkini yang meneliti periode tiga tahun pertama kehidupan bayi; waktu publikasi pastinya masih menunggu informasi lebih lanjut.
  • Why?
    Keterlibatan ayah membantu bayi merasa aman dan nyaman karena tidak terganggu aroma ASI, serta menciptakan suasana tenang yang mendukung proses tidur lebih nyenyak.
  • How?
    Bayi yang tidur bersama ayah cenderung lebih cepat menyesuaikan diri, mengalami gangguan tidur lebih sedikit, dan terbantu oleh kehadiran serta aroma khas ayah yang memberikan rasa aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ada penelitian bilang bayi bisa tidur lebih tenang kalau sama Papa. Kalau Papa bantu menidurkan, bayi jadi jarang bangun dan nggak rewel di malam hari. Bayi juga merasa aman karena ada aroma dan pelukan Papa. Papa bisa tahu kalau bayi kepanasan atau popoknya penuh. Sekarang banyak yang tahu Papa penting buat bantu bayi tidur nyenyak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Riset ini menunjukkan sisi positif dari keterlibatan Papa dalam pengasuhan, khususnya saat menidurkan bayi. Kehadiran dan aroma khas Papa terbukti memberi rasa aman yang membantu bayi tidur lebih nyenyak dan tenang. Temuan ini menyoroti bahwa kerja sama emosional antara orangtua dapat menciptakan suasana tidur yang lebih harmonis bagi si Kecil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Peran pengasuhan bayi sebagian besar mungkin lebih banyak dilakukan oleh Mama. Namun, riset mengungkapkan peran Papa sebenarnya juga tidak kalah penting.

Keberhasilan kualitas tidur si Kecil ternyata juga didukung dengan kehadiran Papa. Kedekatan emosional antara Papa dan bayi dapat mendukung kualitas tidurnya, sehingga si Kecil bisa tidur lebih nyenyak.

Dukungan Papa dalam menidurkan juga membantu si Kecil menjadi lebih sedikit mengalami gangguan tidur. Kok bisa??

Simak penjelasan selengkapnya yang telah Popmama.com rangkum berikut ini seputar riset buktikan tidur bayi lebih tenang saat bersama Papa.

Bayi Dapat Menyesuaikan Diri Lebih Cepat dengan Papa

ilustrasi ayah dan bayi (pexels.com/RODNAE Productions)

Banyak rumah tangga yang mengandalkan peran Mama dalam pengasuhan, terlebih jika Papa harus bekerja keesokan harinya. Padahal, peran pengasuhan ini bisa dibagi-bagi dan lebih efektif jika Mama dan Papa melakukan peran masing-masing.

Menurut penelitian yang dikutip dari Pediatric Sleep Council, Papa memiliki peran penting dalam keberhasilan tidur bayi. Papa biasanya lebih mudah menerapkan saran klinis untuk menenangkan bayi.

Bayi lebih mudah mempelajari kebiasaan atau aturan baru di malam hari dengan orangtua yang biasanya tidak mengatur waktu tidur (dalam hal ini Papa).

Keterlibatan Papa dalam waktu tidur cenderung membuat bayi merasa lebih tenang, sebab pendekatan yang dilakukan secara tidak langsung ikut mendorong si Kecil untuk belajar menenangkan diri. 

Efek Keterlibatan Papa dalam Menidurkan Bayi

ilustrasi menjaga bayi (magnific.com/magnific)

Studi Clinical Neuropsychiatry soal hubungan papa dengan waktu tidur anak di tiga tahun pertama yang dipublikasi di PubMed Central mendapati hasil bahwa Papa yang terlibat dalam menidurkan bayi berusia di atas 6 bulan berpengaruh terhadap penurunan risiko terbangun saat tidur di malam hari.

Selain itu, keterlibatan Papa juga membuat bayi berusia 6 bulan lebih nyenyak, sementara pada usia 8-12 bulan tidur di malam harinya minim rewel, menangis, atau protes. 

Keterlibatan Papa dalam menidurkan juga berpengaruh terhadap berkurangnya masalah tidur pada anak usia 1-3 tahun. 

Dari penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa rewel atau terbangun di malam hari yang kerap dialami bayi akan berkurang seiring berjalannya waktu, terutama dengan adanya keterlibatan Papa dalam menidurkan bayi.

Mengapa Bayi Bisa Tidur Lebih Nyenyak dengan Papa?

ilustrasi bayi tidur bersama ayah (Pexels.com/William Fortunato)

Bayi bisa tidur dengan tenang dan nyenyak saat berada di suasana atau dekat dengan orang yang membuatnya nyaman. Lantas, apakah kenyamanan bayi saat tidur hanya terjadi jika tidur dengan Papa saja?

Dokter anak asal Australia, Dr. Daniel Golshevsky atau Dr. Golly, dikutip dari Absolutely Mama, menjelaskan bahwa bayi cenderung lebih nyaman tidur di dekat Papa karena tidak mencium bau ASI yang kerap memicu bayi terbangun.

Selain itu, terbangunnya bayi di malam hari tidak selalu disebabkan oleh rasa lapar atau haus, namun Mama sering kali langsung memberi ASI agar si Kecil cepat tidur. 

Reaksi ini akan berbeda jika bayi tidur dengan Papa yang akan menyesuaikan diri dan mencari tahu permasalahan lain, seperti suhu, popok yang penuh, dan lain-lain. 

Papa yang terlibat dalam rutinitas tidurnya juga membuat bayi akan merasa lebih nyaman ketika bangun di malam hari tanpa kehadiran Mama, sehingga dapat kembali tidur dengan cepat.

Aroma Papa Buat Bayi Merasa Nyaman dan Tenang

ilustrasi ayah dan bayi perempuan (pexels.com/Stiven Rivera)

Alasan mengapa keterlibatan Papa membantu keberhasilan waktu tidur bayi ternyata juga berkaitan dengan rasa nyaman yang khas dari Papa. Studi terbaru yang dikutip dari Rocky Mountain Sleeping Baby menunjukkan bahwa aroma Papa yang diikuti kehadirannya punya dampak mendalam pada tingkat nyenyak tidur si Kecil.

Waktu yang sering dihabiskan bersama membuat bayi merasa lebih nyaman jika mencium aroma atau berada di dekat Papa. Dengan ini, aroma Papa juga ikut membantu bayi merasa lebih aman, sehingga mendorong waktu tidur yang lebih baik.

Selain itu, bayi yang terbiasa dengan kehadiran Papa yang ditandai dengan adanya aroma khas Papa membuat bayi nyaman dan membantunya tidur lebih cepat dan lama.

Kehadiran ataupun aroma Papa yang dirasakan bayi tentu menandakan ikatan yang membuatnya merasa aman dan nyaman, sehingga bayi dapat tidur lebih panjang. 

Demikian penjelasan mengenai riset buktikan tidur bayi lebih tenang saat bersama Papa. Peran Papa saat bedtime bayi sangat penting!

Curated For You

Editorial Team

Related Article