Jangan Diforsir! Ini 5 Olahraga Ringan untuk Perempuan dengan PCOS

Ketahui jenis olahraga yang tepat untuk tingkatkan peluang hamil bagi PCOS

25 Oktober 2020

Jangan Diforsir Ini 5 Olahraga Ringan Perempuan PCOS
Freepik/free picture

Pengobatan pada perempuan dengan PCOS bisa berbeda-beda, karena metode pengobatannya pun akan bergantung pada gejala yang dialami. Umumnya, dokter akan memberikan obat-obatan untuk mengontrol siklus menstruasi dan membantu ovulasi.

Akan tetapi, sebenarnya terapi obat-obatan saja belum cukup. Agar hasilnya maksimal, perempuan dengan PCOS juga perlu melakukan gaya hidup sehat. Misalnya, menerapkan pola makan bergizi seimbang dan menurunkan berat badan bila berlebih dan rutin berolahraga.

Menurut para ahli, olahraga bisa meningkatkan efektivitas obat dan membantu meningkatkan kesuburan perempuan dengan PCOS. Kamu, dianjurkan untuk rutin berolahraga setidaknya 150 menit seminggu (1 hari 30 menit, 5 kali dalam seminggu) untuk aktivitas aerobik sedang.

Lantas pertanyaannya, olahraga seperti apa yang tepat untuk perempuan dengan PCOS? Sebegai referensi, berikut Popmama.com telah merangkum kelima daftar lengkapnya.

1. Berjalan kaki atau jogging ringan

1. Berjalan kaki atau jogging ringan
Freepik/katemangostar

Berjalan kaki atau jogging ringan merupakan olahraga untuk perempuan dengan PCOS yang amat simpel. Jika dirimu kurang menikmati berjalan kaki seorang diri, putarlah musik yang bisa meningkatkan mood, atau ajaklah suami untuk menemanimu berjalan kaki atau jogging.

Perkuatlah rutinitas berjalan kaki dengan menambahkan interval. Contohnya, berjalan kaki selama 5 menit dengan kecepatan sedang, kemudian 5 menit berjalan cepat atau jogging.

Selain itu, variasikan rute dari waktu ke waktu. Selain permukaan yang datar, kamu juga bisa memilih rute yang berbukit atau menanjak.

Editors' Picks

2. Yoga

2. Yoga
Freepik/user18526052

Olahraga untuk perempuan dengan PCOS lainnya adalah yoga. Olahraga ini telah terbukti sangat efektif dalam meningkatkan kesuburan.

Ingat, yoga tak akan menyembuhkan PCOS, tetapi olahraga ini bisa membantu mengembalikan keseimbangan hormon dan meningkatkan darah sirkulasi ke daerah panggul.

Selain itu, yoga merupakan olahraga yang baik untuk membantumu mengelola stres dan meningkatkan perasaan senang. Nah, keduanya hal ini juga turut serta dalam meningkatkan kesuburan.

3. Berenang

3. Berenang
Freepik/master1305

Berenang atau aqua aerobics juga baik untuk perempuan dengan PCOS. Selain menyehatkan tubuh, olahraga renang juga dapat membuat perempuan dengan PCOS menjadi lebih rileks dan mengatasi stres.

Tak hanya itu. olahraga seperti ini juga menggunakan resistensi untuk bekerja di seluruh tubuh, termasuk otot dan persendian. Agar lebih optimal, saat berenang cobalah tetapkan jarak atau mempercepat sasaran.

4. Zumba

4. Zumba
Pixabay/Arembowski

Karena berat badan memainkan peran utama dalam kesuburan, maka penting bagimu untuk tetap menjaganya stabil. Lakukan suatu aktivitas yang disukai, mungkin Zumba dapat menjadi pilihan.

Ini akan membantu menurunkan berat badan secara signifikan dan meningkatkan peluang hamil dengan cara yang lebih menyenangkan.

5. Latihan kekuatan

5. Latihan kekuatan
Freepik/jcomp

Latihan kekuatan tidak hanya membantu mendapatkan tubuh ramping dengan otot yang kuat, tetapi juga menurunkan tingkat stres. Stres dapat menjadi salah satu faktor utama di balik ketidaksuburan.

Beberapa penelitian mencatat bahwa ketika mengangkat beban dan membentuk otot, ada rasa nyaman dengan diri sendiri yang membantu mengurangi stres.

Namun, untuk melakukan latihan ini, kamu harus berdiskusi dengan dokter dan pelatih kebugaran. Ingat, jika latihan ini dilakukan secara tidak benar, justru dapat meningkatkan kadar hormon testosteron

Nah, itulah kelima jenis olahraga ringan untuk perempuan dengan PCOS. Hal yang perlu ditegaskan, olahraga tak boleh dilakukan secara berlebihan.

Ikutilah anjuran dokter mengenai durasi, frekuensi, dan jenis olahraga yang tepat untuk dirimu. Tetap semangat dan semoga berhasil, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.