Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB. Aktivitas erupsi masih berlangsung hingga laporan pada Minggu (6/9/2026).
Dilansir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dentuman dari aktivitas gunung api tersebut bahkan terdengar dari Pos Pantau Pasauran, Sabtu malam (5/9/2026).
Saat ini, Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga. Kondisi tersebut membuat aktivitas gunung api ini kembali menjadi perhatian.
Aktivitas erupsi Anak Krakatau juga berdampak hingga ke ruang udara dan membuat sejumlah penerbangan harus menyesuaikan operasional.
AirNav Indonesia menerbitkan pembaruan NOTAM (Notice to Airmen) terkait penutupan sementara ruang udara di beberapa bandara akibat sebaran abu vulkanik.
Di balik aktivitas gunung api yang kembali menjadi perhatian ini, ada sejarah Gunung Krakatau hingga melahirkan Gunung Anak Krakatau.
Lantas, seperti apa perjalanannya? Berikut Popmama.com sajikan informasi lengkapnya di bawah!
