Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Penyebab Sering Berkeringat saat Tidur, Bisa Jadi Tanda Stres
Freepik/nensuria
  • Berkeringat saat tidur bisa disebabkan faktor eksternal seperti suhu kamar panas, pakaian tebal, atau selimut berlapis meski ruangan sudah ber-AC.
  • Perubahan hormon, hipoglikemia, infeksi, dan hiperhidrosis menjadi penyebab medis umum yang memicu tubuh berkeringat berlebih di malam hari.
  • Kondisi serius seperti kanker tertentu serta efek samping obat antidepresan atau penurun panas juga dapat menimbulkan keringat malam dan perlu pemeriksaan dokter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kondisi sering berkeringat saat tidur dijelaskan sebagai gejala yang bisa disebabkan oleh faktor lingkungan, perubahan hormon, penyakit tertentu, atau efek samping obat-obatan.
  • Who?
    Kondisi ini dapat dialami siapa saja, terutama perempuan yang mengalami menopause atau kehamilan, penderita infeksi, diabetes, hiperhidrosis, maupun pengguna obat antidepresan.
  • Where?
    Kejadian ini umumnya terjadi saat seseorang sedang tidur di rumah atau tempat istirahat dengan kondisi ruangan tertentu seperti panas atau tertutup.
  • When?
    Berkeringat terjadi pada malam hari saat tidur; waktu pastinya bergantung pada kondisi tubuh dan lingkungan masing-masing individu.
  • Why?
    Penyebabnya meliputi suhu ruangan panas, perubahan hormon, kadar gula rendah, infeksi tubuh, hiperhidrosis, kemungkinan kanker tertentu, serta efek samping dari beberapa jenis obat.
  • How?
    Tubuh mengeluarkan keringat berlebih akibat reaksi fisiologis terhadap suhu tinggi, gangguan hormonal atau saraf, infeksi internal, hingga respons terhadap zat kimia dalam obat-obatan yang dikonsumsi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kadang orang bisa berkeringat waktu tidur. Kalau kamar panas atau selimutnya tebal, itu wajar. Tapi kalau tetap keringatan terus, bisa karena badan lagi sakit atau ada hal lain. Bisa karena hormon berubah, gula darah turun, infeksi, atau minum obat tertentu. Kalau begitu, dokter harus bantu biar tahu kenapa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Artikel ini menunjukkan bahwa tubuh memiliki cara alami untuk memberi sinyal tentang kondisi internalnya melalui keringat malam. Dengan memahami berbagai penyebab seperti perubahan hormon, infeksi, atau efek obat, pembaca dapat lebih mengenali respons tubuh sendiri. Informasi ini membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya memperhatikan tanda-tanda kesehatan secara lebih cermat dan bijak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pada keadaan tertentu, berkeringat adalah hal yang wajar. Namun jika hampir selalu berkeringat, mungkin ada yang salah dengan tubuh. 

Jika tidak menggunakan AC atau jendela tertutup, berkeringat saat tidur bisa saja karena udara yang panas. Walaupun menggunakan AC, jika memakai pakaian atau selimut terlalu tebal juga bisa menyebabkan tidur berkeringat. 

Namun jika semua tak ada yang salah dan masih berkeringat, mungkin jadi tanda penyakit tertentu.  Dirangkum Popmama.com inilah penyebab kenapa kamu sering berkeringat saat tidur. 

1. Perubahan hormon pada perempuan

freepik/bearfotos

Pada saat menopause, perempuan biasa mengalami hot flash atau perasaan panas dan intern yang terjadi pada saat malam hari. Hal ini menyebabkan kamu jadi berkeringat meski sedang tidur. 

Begitu juga saat hamil, di mana hormon juga berubah. Tubuh terasa lebih panas dari biasanya sehingga lebih mudah berkeringat saat tidur malam. 

2. Kadar gula dalam tubuh menurun

Freepik/tirachardz

Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula dalam darah mengalami penurunan. Saat mengalami hal ini, seseorang akan lebih banyak berkeringat. 

Gejala lain yang menyertai adalah perasaan lemas dan pusing. Hal ini bisa disebabkan karena terlalu lapar, penggunaan obat diabetes, atau sedang terapi insulin. 

3. Tubuh sedang mengalami infeksi

freepik.com

Berkeringat merupakan salah satu tanda yang diberikan pada tubuh bahwa ia sedang mengalami sesuatu. Saat infeksi, kamu bisa demam, batuk, nyeri badan, nyeri otot, dan juga berkeringat. 

Beberapa penyakit infeksi yang membuat kamu berkeringat saat tidur antara lain TBC, HIV, malaria, endokarditis brucellosis, dan osteomielitis. 

4. Kamu mengalami hiperhidrosis

Freepik

Hiperhidrosis adalah keadaan di mana tubuh mengeluarkan keringat berlebih, meski di ruangan sejuk sekalipun. Ini disebabkan sistem saraf tubuh secara langsung memicu kelenjar keringat. 

Sehingga, keringat keluar secara berlebihan. Beberapa tandanya adalah telapak tangan dan kaki sering berkeringat, terutama saat gugup. 

Umumnya, hiperhidrosis ditandai dengan keringat berlebih pada bagian tubuh tertentu seperti telapak tangan dan ketiak. 

5. Bisa jadi gejala awal kanker

Freepik

Beberapa kanker seperti kanker leukimia dan limfoma memiliki gejala awal berkeringat. Orang yang memiliki kanker ini cenderung berkeringat saat tidur di malam hari. 

Selain berkeringat, gejala tambahan lainnya adalah penurunan berat badan tanpa sebab jelas, tubuh merasa lemas, dan tidak enak badan selama lebih dari dua minggu. 

Jika begitu keadaannya, segera cek kondisi kamu ke dokter, ya!

6. Mengonsumsi obat tertentu

Freepik/racool_studio

Salah satu obat yang memiliki efek samping membuat penggunanya berkeringat saat tidur adalah obat antidepresan. Setidaknya 22% orang yang mengonsumsi obat antidepresan mengaku berkeringat saat malam. 

Obat lain yang memicu keringat di malam hari adalah obat penurun panas, dan acetaminophen. 

Jika kondisi ini terus berlangsung, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article