Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Studi: Kebiasaan “Nggak Enakan” Bisa Berdampak Buruk bagi Kesehatan

Studi: Kebiasaan “Nggak Enakan” Bisa Berdampak Buruk bagi Kesehatan
magnific.com/freepik
Intinya Sih
Gini Kak
  • Kebiasaan 'gak enakan' membuat seseorang sulit menolak permintaan orang lain, memicu stres berkepanjangan, dan berdampak negatif pada kesehatan mental serta fisik.
  • Memendam emosi karena takut merusak hubungan dapat menyebabkan stres kronis yang berujung pada gangguan kecemasan, depresi, hingga penurunan daya tahan tubuh.
  • Mengutamakan kepentingan orang lain tanpa batas sehat bisa membuat kebutuhan diri terabaikan; WHO menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan agar kesehatan tetap terjaga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sering merasa tidak enak menolak permintaan orang lain atau selalu mengutamakan kepentingan orang lain? Sekilas kebiasaan ini dinilai sebagai bentuk kepedulian dan sopan santun.

Namun, jika terus dilakukan hingga mengorbankan diri sendiri, dampaknya bisa lebih besar dari yang dibayangkan.

Sejumlah penelitian menunjukkan kebiasaan "gak enakan" tidak hanya memengaruhi kondisi emosional, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan fisik.

Lantas, apa saja risikonya? Berikut Popmama.com sajikan informasi studi ungkap kebiasaan “gak enakan” berdampak buruk bagi kesehatan. Simak di bawah!

1. Sulit menolak permintaan orang lain

Sulit menolak permintaan orang lain
magnific.com/freepik

Dalam literatur ilmiah The Myth of Normal oleh Dr. Gabor Maté, orang yang memiliki kebiasaan "gak enakan" atau people pleaser umumnya merasa tidak nyaman ketika harus mengatakan "tidak" kepada orang lain.

Demi menghindari rasa bersalah atau takut mengecewakan, mereka sering menerima permintaan meski sebenarnya sudah kelelahan atau memiliki kepentingan lain yang lebih penting.

Jika terus dilakukan, kebiasaan ini dapat memicu stres berkepanjangan karena seseorang terus mengabaikan batas kemampuan dirinya.

Dalam jangka panjang, tekanan tersebut dapat memengaruhi kesehatan mental sekaligus meningkatkan risiko munculnya berbagai keluhan fisik akibat tubuh yang terus berada dalam kondisi tertekan.

2. Memendam emosi dan perasaan

Memendam emosi dan perasaan
pexels.com/ANTONI SHKRABA production

Selain sulit menolak, orang yang "gak enakan" juga cenderung memilih memendam perasaan ketika merasa kecewa, marah, atau tidak nyaman. Mereka khawatir kejujuran akan merusak hubungan sehingga lebih memilih diam meski emosi negatif terus menumpuk.

Padahal, emosi yang tidak tersalurkan dengan baik dapat menjadi sumber stres kronis. Tekanan emosional yang berlangsung lama berkaitan dengan meningkatnya risiko gangguan kecemasan, depresi, gangguan tidur, hingga penurunan daya tahan tubuh.

3. Mengabaikan kebutuhan diri sendiri

Mengabaikan kebutuhan diri sendiri
unsplash.com/Danie Franco

Kebiasaan selalu mengutamakan orang lain sering membuat seseorang lupa memenuhi kebutuhan dirinya sendiri. Tidak sedikit orang yang tetap bekerja saat tubuh lelah, mengorbankan waktu istirahat, atau menunda memenuhi kebutuhan pribadi demi membantu orang lain.

World Health Organization (WHO) menekankan pentingnya menetapkan batasan yang sehat agar seseorang dapat membantu orang lain tanpa mengorbankan kesehatan fisik maupun mentalnya sendiri.

Itu dia informasi studi ungkap kebiasaan “gak enakan” berdampak buruk bagi kesehatan. Semoga menambah wawasan kamu, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More