Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Studi: Mama Bisa Tidur Nyenyak saat Anak Berusia 6 Tahun

Studi: Mama Bisa Tidur Nyenyak saat Anak Berusia 6 Tahun
Pexels/Polina (ibu hamil susah tidur)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Sebuah studi jurnal Sleep 2019 menemukan bahwa kualitas tidur orangtua, terutama Mama, baru pulih sepenuhnya ketika anak mencapai usia sekitar enam tahun.
  • Penelitian terhadap 4.659 orangtua di Jerman menunjukkan Mama kehilangan waktu tidur lebih banyak dibanding Papa, rata-rata hingga 40 menit per malam selama tahun pertama setelah melahirkan.
  • Kurangnya tidur dipengaruhi oleh tanggung jawab pengasuhan, gangguan malam dari anak usia dini, serta stres yang membuat orangtua sulit beristirahat nyenyak hingga anak masuk sekolah dasar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Waktu tidur yang berkurang saat anak baru lahir jadi hal yang wajar bagi para orangtua. Banyak orangtua, terutama seorang Mama yang mungkin merasa tidurnya kurang nyenyak karena anak sering terbangun di malam hari.

Hal ini banyak dialami oleh para orangtua dan kebanyakan dari mereka percaya bahwa jam tidur mulai kembali normal saat anak semakin besar. Namun, kira-kira kapan pastinya orangtua bisa tidur nyenyak?

Banyak studi yang membuktikan bahwa orangtua, khususnya Mama baru bisa tidur nyenyak saat anak berusia 6 tahun. Kenapa butuh waktu lebih dari lima tahun sampai benar-benar bisa tidur nyenyak, ya, Ma?

Simak jawabannya yang telah Popmama.com susun berikut ini soal studi buktikan Mama baru bisa tidur nyenyak saat. anak berusia 6 tahun. Yuk disimak!

Table of Content

Tanggung Jawab Orangtua yang Besar Pengaruhi Kualitas Tidur

Tanggung Jawab Orangtua yang Besar Pengaruhi Kualitas Tidur

Studi: Mama Baru Bisa Tidur Nyenyak saat Anak Berusia 6 Tahun
ilustrasi ibu dan anak (pexels.com/www.kaboompics.com)

Sebuah studi yang diterbitkan jurnal Sleep tahun 2019 meneliti pola tidur 4.659 orangtua di Jerman dengan anak kelahiran 2008 - 2015. Hasil penelitian membuktikan bahwa durasi tidur dengan kepuasan orangtua tidak pulih hingga anak berada di kelas satu sekolah dasar.

Banyak dari orangtua yang berpikir bahwa seiring dengan bertambahnya usia, rasa lelah bisa semakin berkurang dengan waktu tidur yang perlahan pulih.

“Ada kemungkinan bahwa meningkatnya tuntutan dan tanggung jawab yang terkait dengan peran sebagai orangtua menyebabkan tidur lebih pendek dan penurunan kualitas tidur bahkan hingga 6 tahun setelah kelahiran anak pertama,” kata Dr. Sakari Lemola dari Departemen Psikologi Universitas Warwick, dikutip dari Motherly.

Penelitian tersebut juga melihat pola orangtua yang pertama kali memiliki anak kehilangan waktu tidur lebih banyak dibandingkan saat memiliki anak kedua atau ketiga mereka.

Namun, para Mama akan kehilangan waktu tidur sekitar 40 menit per malam dalam satu tahun, terlepas pertama kali punya anak atau telah berpengalaman.

Waktu Tidur Mama Biasanya Lebih Sedikit Dibanding Papa

Studi: Mama Baru Bisa Tidur Nyenyak saat Anak Berusia 6 Tahun
ilustrasi seorang wanita yang mengantuk (freepik.com/karlyukav)

Hubungan antara waktu tidur orangtua dengan usia anak yang di bawah enam tahun rupanya paling berdampak pada perempuan atau seorang mama. Studi yang sama menyimpulkan bahwa Mama umumnya tidur lebih sedikit dibandingkan Papa.

”Perempuan cenderung mengalami lebih banyak gangguan tidur daripada laki-laki setelah kelahiran anak, ini mencerminkan bahwa Mama masih lebih sering berperan sebagai pengasuh utama daripada Papa,” tambah Dr. Lemola.

Mengutip dari The Guardian, penelitian menyimpulkan tiga bulan pertama setelah bayi lahir, umumnya waktu tidur seorang Mama rata-rata berkurang satu jam dibandingkan sebelum kehamilan.

Hal ini juga akan dipengaruhi dengan kondisi menyusui biasanya kehilangan lebih banyak waktu tidur dibandingkan dengan menyusui dari botol.

Sementara itu, para Papa hanya kehilangan waktu tidur sekitar 13 menit dalam tiga bulan pertama setelah anak lahir.

Banyak Alasan Orangtua Sulit Tidur di Malam Hari

Studi: Mama Baru Bisa Tidur Nyenyak saat Anak Berusia 6 Tahun
Ilustrasi orangtua dan anak (pexels.com/Ксения)

Siklus ini akan berlangsung hingga anak memasuki sekolah dasar, sebab biasanya anak masih akan terbangun di tengah malam, bahkan saat usianya sudah mencapai 4 hingga 6 tahun.

Bukan karena kelaparan di tengah malam seperti saat awal kehidupan mereka, anak bisa terbangun di tengah malam karena bermimpi buruk atau merasa sakit. 

Mama masih akan kehilangan waktu tidur sekitar 20 menit, sementara orangtua laki-laki umumnya masih dalam angka yang stabil dengan kehilangan waktu tidur sekitar 15 menit. 

Selain karena kondisi anak yang masih membutuhkan orangtua mereka, bahkan saat terlelap di malam hari, orangtua juga bisa kurang tidur karena merasa stres.

Banyak yang tidak menyadari bahwa stres yang terkait dengan pengasuhan anak dapat membuat orangtua terjaga di malam hari.

Untuk itu, sebenarnya tidak apa-apa jika orangtua ingin tidur sejenak di siang hari dengan membagi peran pengasuhan bergantian dengan pasangan atau orang terdekat yang dapat dipercaya.

Itu dia penjelasan soal studi buktikan Mama baru bisa tidur nyenyak saat. anak berusia 6 tahun. Ingatlah siklus ini memang melelahkan, tetapi tidak akan berlangsung selamanya, Ma!

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias

Related Articles

See More