Kota yang terkenal sebagai tempat peristirahatan terakhir proklamator ini ternyata menyimpan pesona alam yang luar biasa. Terletak di antara Gunung Kelud dan Samudra Hindia, wilayah ini memiliki lanskap yang kontras namun saling melengkapi.
12 Tempat Wisata Alam Blitar, Banyak Pantai Indah!

- Blitar menawarkan perpaduan lanskap pegunungan dan pantai selatan yang menawan, menjadikannya destinasi lengkap bagi pencinta alam dan pencari ketenangan.
- Terdapat 12 destinasi wisata alam populer seperti Pantai Tambakrejo, Perkebunan Teh Sirah Kencong, hingga Gunung Kelud yang menyuguhkan keindahan serta suasana berbeda.
- Setiap lokasi memiliki daya tarik unik, mulai dari panorama laut, udara sejuk pegunungan, hingga spot tenang untuk healing bersama keluarga atau teman.
Satu sisi kotanya memiliki hamparan hijau pegunungan yang menawarkan udara sejuk, sementara di sisi lain, deretan pantai selatan menyuguhkan deburan ombak yang memikat.
Perpaduan ini membuat Blitar terasa seperti paket lengkap bagi pencinta alam. Mau mencari ketenangan, petualangan, atau sekadar melepas penat dari rutinitas, semuanya bisa ditemukan di sini tanpa harus berpindah terlalu jauh.
Ingin mencoba menjelajahi wisata alamnya? berikut Popmama.com telah merangkum 12 tempat wisata alam Blitar yang cocok untuk healing bersama keluarga atau teman.
Table of Content
1. Pantai Tambakrejo

Pantai ini sering menjadi titik awal banyak orang untuk menjelajahi pesisir selatan Blitar. Garis pantainya yang panjang memberikan ruang luas untuk berjalan santai, bermain pasir, atau sekadar duduk menikmati suara ombak.
Yang membuatnya semakin hidup adalah aktivitas nelayan di sekitar pelabuhan kecilnya, memberikan gambaran keseharian yang terasa hangat dan autentik. Perpaduan antara laut biru, pasir bersih, dan perbukitan hijau di sekelilingnya juga menciptakan pemandangan yang tidak cepat membosankan.
Lokasi: Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Blitar.
Jam Buka: 24 Jam.
Tiket Masuk: Rp10.000.
2. Perkebunan Teh Sirah Kencong

Begitu memasuki kawasan ini, suasana langsung berubah drastis. Udara terasa lebih dingin dengan kabut tipis, dan hamparan kebun teh membentang sejauh mata memandang.
Tempat ini cocok untuk yang ingin berhenti sejenak dari hiruk-pikuk. Berjalan di antara barisan teh yang rapi sambil menghirup udara segar jadi pengalaman sederhana yang terasa menenangkan. Ditambah lagi, keberadaan air terjun di area yang sama membuat destinasi ini terasa semakin lengkap.
Lokasi: Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Blitar.
Jam Buka: 07.00 - 17.00 WIB.
Tiket Masuk: Rp10.000.
3. Rambut Monte

Kalau kamu mencari suasana yang lebih hening dan sakral, Rambut Monte punya daya tarik yang berbeda. Telaga jernih ini dikelilingi pepohonan lebat yang membuat suasananya terasa teduh dan sedikit mistis.
Keberadaan ikan dewa yang dijaga dan dihormati masyarakat setempat juga menambah nilai budaya yang kuat. Banyak pengunjung datang ke destinasi ini bukan hanya untuk melihat, tapi juga untuk merasakan ketenangannya.
Lokasi: Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Blitar.
Jam Buka: 08.00 - 17.00 WIB.
Tiket Masuk: Rp5.000 - Rp10.000.
4. Pantai Serang

Pantai ini punya suasana yang lebih ramah dibandingkan pantai selatan lainnya. Area pasirnya yang luas dan landai membuatnya sering digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk tradisi lokal.
Selain itu, ada nilai edukatif yang bisa didapat, terutama saat musim pelepasan tukik. Duduk di bawah rindangnya cemara udang sambil menikmati suasana pantai pasti akan jadi pengalaman yang sederhana namun tetap membekas.
Lokasi: Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Blitar.
Jam Buka: 24 Jam.
Tiket Masuk: Rp10.000.
5. Pantai Pangi

Berbeda dari pantai yang terbuka lebar, Pantai Pangi terasa seperti tempat persembunyian. Letaknya di dalam teluk kecil yang diapit dua tebing tinggi sehingga suasananya lebih privat dan tenang.
Airnya pun relatif lebih bersahabat, apalagi dengan adanya aliran sungai tawar yang bermuara di sini. Kombinasi laut dan air sungai ini sangat unik dan jarang ditemui di tempat lain.
Lokasi: Dusun Krajan, Desa Bakung, Kecamatan Bakung, Blitar.
Jam Buka: 24 Jam.
Tiket Masuk: Rp8.000 - Rp10.000.
6. Hutan Pinus Gogoniti

Begitu melangkah masuk ke tempat ini, aroma khas pinus akan langsung terasa. Deretan pohon tinggi juga menciptakan suasana teduh yang cocok untuk bersantai lebih lama.
Banyak pengunjung datang ke sini bukan untuk jalan-jalan cepat, melainkan untuk duduk diam, membaca buku, atau sekadar menikmati suasana. Apalagi ditemani suara angin menyapu daun pinus yang sering kali jadi musik alami, nuasanya jadi semakin menenangkan.
Lokasi: Desa Kemirigede, Kecamatan Kesamben, Blitar.
Jam Buka: 08.00 - 17.00 WIB.
Tiket Masuk: Rp5.000.
7. Pantai Peh Pulo

Tempat ini bisa dibilang salah satu pantai dengan pemandangan yang wah di Blitar. Gugusan pulau karang yang tersebar di laut menimbulkan pemandangan indah yang sering dibandingkan dengan Raja Ampat.
Meski aksesnya tidak semudah pantai lain, Peh Pulo tetap berhasil menarik perhatian. Perjalanan menuju lokasi justru terasa seperti bagian dari petualangan itu sendiri.
Lokasi: Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo, Blitar.
Jam Buka: 24 Jam.
Tiket Masuk: Rp5.000 - Rp10.000.
8. Air Terjun Tirto Galuh

Air terjun ini cukup unik karena tidak menjulang tinggi seperti air terjun pada umumnya. Alirannya yang melebar di atas bebatuan menciptakan bentuk bertingkat yang terlihat alami dan menenangkan.
Tempat ini sangat cocok untuk menikmati suara air tanpa harus tracking berat. Suasananya juga cenderung sepi, jadi terasa lebih privat dan damai.
Lokasi: Desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung, Blitar.
Jam Buka: 08.00 - 17.00 WIB.
Tiket Masuk: Rp5.000.
9. Pantai Jolosutro

Pantai ini punya ciri khas yang berbeda karena pasir hitamnya yang juga menjadi daya tarik utama, terutama saat terkena cahaya matahari yang membuatnya tampak berkilau.
Ditambah dengan latar perbukitan kapur yang menjulang, suasana di sini terasa lebih natural. Sangat pas bagi pecinta suasana tenang.
Lokasi: Desa Ringenrejo, Kecamatan Wates, Blitar.
Jam Buka: 24 Jam.
Tiket Masuk: Rp7.000 - Rp10.000.
10. Gunung Kelud (via Blitar)

Gunung Kelud Jalur dari Blitar memiliki view yang berbeda untuk melihat gunung ini. Lanskapnya didominasi oleh hamparan material vulkanik yang memberi kesan dramatis.
Suasananya juga cenderung lebih tenang, cocok untuk kamu yang ingin menikmati alam tanpa terlalu banyak keramaian. Dari beberapa titik, pemandangan lembahnya juga terlihat sangat luas dan memanjakan mata.
Lokasi: Kecamatan Gandusari, Blitar (Jalur pendakian/wisata).
Jam Buka: 07.00 - 16.00 WIB.
Tiket Masuk: Rp10.000 - Rp15.000.
11. Pantai Umbul Waru

Pantai ini menjadi salah satu destinasi yang paling unik di Blitar. Di sini, kamu bisa melihat air terjun yang langsung jatuh ke area pantai, menjadi pemandangan yang jarang ditemukan di tempat lain.
Saat air laut surut, wisatawan bahkan bisa mendekat dan merasakan langsung perpaduan air tawar dan air laut. Sensasinya segar sekaligus berbeda dari pengalaman pantai pada umumnya.
Lokasi: Desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung, Blitar.
Jam Buka: 24 Jam.
Tiket Masuk: Rp5.000.
12. Bukit Bunda

Tempat ini sangat pas kalau ingin menutup hari dengan pemandangan yang lebih tenang. Dari ketinggian, lanskap kota Blitar terlihat lebih luas dan lapang.
Banyak pengunjung datang menjelang sore untuk menikmati perubahan warna langit saat matahari terbenam. Walaupun angin di tempat ini bertiup cukup kencang, hal ini justru menjadi pelengkap yang membuat suasana terasa lebih segar.
Lokasi: Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan, Blitar.
Jam Buka: 08.00 - 18.00 WIB.
Tiket Masuk: Rp10.000.
Itu tadi 12 tempat wisata alam Blitar yang harus kamu coba. Kunjungan ke tempat-tempat ini pasti akan semakin seru bersama teman, keluarga, atau orang tersayang lainnya.
FAQ Tentang Wisata Alam Blitar
| 1. Apa yang terkenal dari Blitar? | Blitar terkenal sebagai Bumi Bung Karno, pusat wisata sejarah yang menampung Makam Proklamator Ir. Soekarno, serta julukan Kota Koi dan Kota Patria. |
| 2. Apa oleh-oleh khas Blitar? | Oleh-oleh khas Blitar yang populer dan wajib dicoba antara lain Geti, Wajik Kletik, Opak Gambir, Sambal Pecel, dan Peyek Uceng. Selain camilan tradisional, Blitar juga terkenal dengan Dodol Belimbing, olahan cokelat dari Kampung Coklat, serta Pia Nanas (Pianas). |
| 3. Apa itu nasi ampok? | Nasi ampok, atau sering disebut sego ampok (sego jagung), adalah kuliner tradisional khas Jawa Timur yang terbuat dari jagung pipil kering yang ditumbuk halus (beras jagung) lalu dikukus. |



-meALoYgaVkmbQfLrKSRkrlBL9ge1KQ5O.jpg)














