Studi Terbaru: Menyikat Gigi 2 Kali Sehari Bisa Cegah Impotensi

Sering terjadi pada pria 40 tahunan, lho!

14 Januari 2019

Studi Terbaru Menyikat Gigi 2 Kali Sehari Bisa Cegah Impotensi
freepik

Penting untuk diketahui: pria yang tidak menyikat giginya 2 kali sehari berisiko 3 kali lebih tinggi mengalami disfungsi ereksi atau impotensi. Ini bahkan sudah terbukti oleh sebuah penelitian dari Jinan University, China.

Duh, jarang sikat ternyata enggak cuma menyebabkan bau mulut, ya, tetapi juga meningkatkan kemungkinan disfungsi ereksi.

Tetapi, apa sih hubungannya sikat gigi dengan impotensi? Mama dan Papa pasti penasaran nih mau tahu penjelasannya.

Langsung saja simak penjelasan Popmama.com di bawah ini, yuk.

Mengganggu suplai darah

Mengganggu suplai darah
Freepik

Ternyata, ketika pria jarang sikat gigi, maka risiko terjadinya gangguan kesehatan gusi bisa meningkat. Sedangkan penyakit gusi diyakini dapat meningkatkan kemungkinan kerusakan pembuluh darah yang memberikan suplai darah ke penis.

Penelitian ini mengikutsertakan lebih dari 200.000 pria, dan hasilnya sangat jelas kalau penyakit gusi dan disfungsi ereksi adalah dua hal yang sangat berkaitan.

Memengaruhi performa di ranjang

Memengaruhi performa ranjang
Freepik/Nensuria

Riset tersebut juga menjadi bukti tambahan kalau kebersihan mulut dapat memengaruhi performa pria di ranjang, dan meningkatkan potensi masalah kesehatan lainnya.

Para peneliti dari Jinan University, China, mengulas kembali 5 penelitian terkait hubungan periodontal disease (penyakit gusi) dengan disfungsi ereksi.

Studi yang dipublikasikan di Journal of Sexual Medicine ini menemukan fakta bahwa pria dengan penyakit gusi (yang dipicu oleh buruknya kebersihan mulut dan gigi) maka 2.85 kali lebih mungkin mengalami disfungsi ereksi.

Menurut penelitian lain dari University of Granada, Spanyol, disebutkan kalau 74 persen pria yang mereka teliti (dan sudah bermasalah dengan performa di ranjang) juga bermasalah dengan penyakit gigi.

Sebaliknya, hanya 58 persen pria yang tidak bermasalah dengan ereksi, bermasalah dengan penyakit gusi dan mulut.

Editors' Picks

Banyak terjadi pada pria di atas 40 tahun

Banyak terjadi pria atas 40 tahun
Freepik/asier_relampagoestudio

Peneliti percaya disfungsi ereksi dan penyakit gusi adalah 2 hal yang saling berkaitan, karena keduanya disebabkan oleh tipe inflamasi (pembengkakan) pembuluh darah yang sama.

Inflamasi tersebut bisa dipicu oleh sebuah molekul yang disebut CRP. Molekul biasanya ditemukan di kadar impotensi dan penyakit gusi yang jauh di atas normal.

Jumlah CRP juga meningkat pada pria yang memiliki masalah penyakit jantung, yang diawali oleh kerusakan pembuluh darah kecil hingga kemudian merusak organ-organ penting.

Selain itu, para peneliti juga mengatakan kalau kebanyakan pria di atas usia 40 beberapa kali mengalami disfungsi ereksi atau impotensi. Walau begitu, masalah kejantanan ini bisa terjadi pada pria di usia berapa pun.

Berkaitan dengan banyak penyakit lainnya

Berkaitan banyak penyakit lainnya

“Sebelumnya, penyakit gusi sudah dihubungkan dengan masalah kesehatan seperti diabetes, stroke, dan jantung. Namun meningkatnya risiko performa buruk di ranjang mungkin bisa meningkatkan kesadaran para pria untuk lebih menjaga kesehatan mulutnya,” jelas Dr. Nigel Carter, CEO Oral Health Foundation, pada Daily Mail.

Untuk itu para pakar kesehatan merekomendasikan semua pria untuk menyikat gigi dua kali sehari, menggunakan pasta gigi yang mengandung flouride.

Mereka juga menyarankan untuk membersihkan giginya menggunakan dental floss atau sikat inter-dental.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!