"Secara apa ya, imun tubuh kita itu berkurang karena perubahan (cuaca saat pancaroba)." ungkap dr. Ikhsanuddin Qoth’i dalam acara Actifed Media Event: Better Self Care Starts from Better Preparation on Transitional Weather, Kamis (1/10/2026) di Depok.
5 Tips Jaga Kesehatan Keluarga di Masa Pancaroba, Apa Saja?

- Perubahan cuaca saat pancaroba dapat menurunkan imunitas dan meningkatkan risiko infeksi, terutama flu serta batuk.
- Batuk perlu dikenali sebagai batuk kering atau berdahak; infeksi saluran napas juga dapat memicu kambuhnya asma.
- Anak, bayi, lansia, dan orang dengan imunitas rendah perlu dilindungi melalui nutrisi, cukup minum, serta istirahat.
Masa pancaroba atau peralihan cuaca kerap menjadi tantangan tersendiri bagi kesehatan keluarga di rumah. Perubahan cuaca yang tidak menentu ini sering kali membuat sistem kekebalan tubuh menurun secara drastis.
Akibatnya, berbagai penyakit menular seperti flu dan batuk menjadi tamu tak diundang yang sangat mudah menyerang siapa saja.
Oleh karena itu, langkah pencegahan dan penanganan yang tepat sangat dibutuhkan agar tubuh tetap bugar setiap hari.
Untuk memudahkan kamu dalam menjaga kesehatan saat pancaroba, berikut Popmama.com mengulas 5 tips jaga kesehatan keluarga di masa pancaroba. Yuk, simak sampai habis!
Table of Content
1. Waspadai penurunan imunitas saat cuaca berubah

Pexels/Monstera Production Pergantian musim memang sangat memengaruhi kondisi pertahanan alami tubuh kita dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Hal ini membuat berbagai kuman penyakit lebih leluasa masuk dan menimbulkan gangguan kesehatan yang merepotkan.
Penurunan kondisi tubuh inilah yang akhirnya berujung pada tingginya angka penularan infeksi di berbagai kalangan. Dokter Ikhsan juga menambahkan bahwa penyakit yang paling sering terjadi dalam banyak kasus adalah flu.
2. Bedakan jenis batuk yang sedang menyerang

Pexels/Towfiqu barbhuiya Gejala selesma sering disertai dengan keluhan pada tenggorokan yang rasanya sangat mengganggu produktivitas. Keluhan ini bisa muncul dalam berbagai bentuk yang sangat tergantung pada kondisi tubuh penderitanya.
Memahami perbedaannya sangat penting agar kamu bisa memberikan pertolongan pertama untuk diri sendiri dan keluarga yang paling sesuai di rumah.
"Jadi kalau kita ngomongin masalah batuk itu punya (berbagai) bentuk (seperti) yang tadi dijelaskan, ada batuk kering, ada batuk berdahak," ungkap dr. Ikhsan.
Keluhan tersebut pada dasarnya merupakan sekadar reaksi tubuh terhadap gangguan yang sedang terjadi di saluran napas. Hal itu sebenarnya lebih kepada manifestasi daripada infeksi itu sendiri.
3. Ketahui hubungan antara infeksi dan asma

Pexels/Monstera Production Penyakit pernapasan akut yang terjadi pada saat peralihan musim dapat membawa komplikasi penyerta tersendiri. Bagi individu yang memang memiliki riwayat penyakit bawaan, risikonya tentu menjadi sedikit lebih mengkhawatirkan.
Gangguan pada saluran pernapasan ini sampai memicu peradangan yang menyebabkan kambuhnya masalah kesehatan kronis yang membahayakan.
"Nah, kalau asma itu sendiri, dia bisa mengalami eksaserbasi," jelas dr. Ikhsan.
Kemunculan kembali keluhan pernapasan tersebut sering kali disebabkan oleh adanya serangan kuman penyakit baru.
Dokter Ikhsan menambahkan, ketika seseorang mengalami eksaserbasi yang disebabkan oleh infeksi, asmanya otomatis bisa muncul.
4. Lindungi kelompok yang paling rentan sakit

Pexels/Elizabeth Ferreira Dalam interaksi sebuah keluarga, daya tahan tubuh setiap individu pastinya berbeda-beda tingkat kekuatannya. Ada anggota keluarga yang sangat jarang sakit, tetapi ada juga yang sangat mudah tertular.
“Orang yang paling rentan terkena penyakit adalah orang yang imunnya rendah atau mengalami masalah imun. Selain itu, perhatikan juga kelompok yang rentan seperti anak, bayi, dan lansia,” jelas dr. Ikhsan.
Kondisi yang kurang fit akan selalu mempermudah pergerakan virus untuk berkembang biak di dalam tubuh. Beliau menyimpulkan bahwa kuncinya adalah orang yang memiliki imunitas yang tidak terlalu kuat.
5. Penuhi kebutuhan nutrisi dan istirahat

Pexels/Antoni Shkraba / AI25.studio Pemulihan tubuh dari serangan penyakit membutuhkan pembakaran energi yang tidak sedikit setiap harinya. Oleh sebab itu, pemenuhan asupan makanan yang bergizi menjadi modal utama yang pantang diabaikan.
Selain itu, tubuh yang sedang lelah wajib diistirahatkan agar sel-sel bisa beregenerasi dan bekerja secara maksimal, selain mencukupi kebutuhan nutrisi harian.
"Kalau saya mengedukasi pasien saya, yang penting kalau terkena infeksi virus (harus), makan, minum, salat, tidur," jelas dr.Ikhsan.
Nah, itulah pembahasan mengenai 5 tips jaga kesehatan tubuh di masa pancaroba. Semoga informatif dan bermanfaat!























