Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
5 Urutan Indera Manusia yang Pertama Hilang Menjelang Kematian
Freepik.com/freepik
  • Menjelang kematian, tubuh menunjukkan tanda awal berupa hilangnya keinginan makan dan minum karena metabolisme melambat serta energi difokuskan pada fungsi vital.
  • Indera penglihatan menjadi yang pertama melemah secara signifikan, ditandai dengan pandangan kabur, efek terowongan, hingga kemungkinan halusinasi akibat berkurangnya suplai oksigen ke otak.
  • Pendengaran merupakan indera terakhir yang bertahan; penelitian menunjukkan otak masih merespons suara meski pasien tampak tidak sadar, sehingga komunikasi lembut tetap disarankan di fase akhir kehidupan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sejak lahir, manusia sudah dikaruniai lima indera yang berperan penting dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kelima indera ini akan berkembang dan mencapai tingkat sensitivitas yang semakin baik seiring dengan bertambahnya usia. 

Mulai dari indera penglihatan hingga peraba, semuanya bekerja saling terhubung dan berkoordinasi agar tubuh dapat berfungsi secara optimal.

Namun, sebagaimana tubuh mengalami perkembangan, penurunan fungsi juga menjadi hal yang tidak terelakkan. Penurunan ini umumnya terjadi seiring bertambahnya usia, namun dalam kondisi tertentu, kemampuan lima indera juga dapat melemah secara bertahap menjelang kematian seseorang.

Lantas, indera mana yang biasanya mengalami penurunan lebih dulu? Berikut Popmama.com akan membahas urutan indera manusia yang pertama hilang menjelang kematian.

1. Hilangnya keinginan biologis

Freepik.com/freepik

Sebelum indera fisik utama mulai melemah, tubuh biasanya menunjukkan tanda awal berupa hilangnya keinginan untuk makan dan minum. Ini menjadi sinyal bahwa sistem tubuh mulai mengalami penurunan fungsi secara menyeluruh.

Dilansir dari Everyday Health, ketika tubuh melemah, metabolisme akan melambat secara signifikan. Akibatnya, tubuh tidak lagi membutuhkan asupan energi dalam jumlah besar seperti sebelumnya. Bahkan, jika dipaksakan untuk makan atau minum, kondisi ini justru bisa menimbulkan rasa tidak nyaman.

Perubahan ini menandai peralihan tubuh dari fase aktif bertahan hidup menuju fase istirahat total, di mana energi yang tersisa difokuskan untuk fungsi-fungsi vital.

2. Penglihatan

Freepik.com/rawpixel.com

Indera penglihatan umumnya menjadi indera fisik pertama yang mengalami penurunan fungsi secara signifikan menjelang kematian.

Menurut penjelasan medis yang dikutip dari Times of India, penglihatan seseorang biasanya mulai kabur dan ruang pandang menjadi semakin sempit. Fenomena ini sering disebut sebagai “penglihatan terowongan”, di mana objek di sekitar terlihat memudar dari sisi tepi.

Dalam beberapa kasus, seseorang juga bisa mengalami kesulitan memproses rangsangan visual atau bahkan mengalami halusinasi, seperti melihat sosok orang yang sudah tiada. Kondisi ini terjadi karena otak mulai kekurangan oksigen dan glukosa, sehingga fungsi korteks visual di otak menurun secara drastis.

3. Kemampuan bicara dan komunikasi

Freepik.com/DC Studio

Setelah penglihatan mulai terganggu, kemampuan bicara dan komunikasi biasanya ikut menurun. Hal ini terjadi seiring melemahnya otot-otot tubuh serta menurunnya tingkat kesadaran.

Berdasarkan laporan dari Metro UK, menjelang akhir kehidupan, seseorang mungkin masih berusaha berkomunikasi, tetapi suara yang keluar sering kali tidak jelas dan hanya berupa gumaman atau napas berat (death rattle).

Penurunan ini menunjukkan bahwa sistem saraf dan batang otak mulai membatasi fungsi motorik, sehingga koordinasi untuk berbicara menjadi semakin sulit dilakukan.

4. Peraba

Freepik.com/wirestock

Indera peraba termasuk salah satu yang bertahan cukup lama, meskipun intensitasnya akan berkurang secara perlahan.

Menurut pakar perawatan paliatif yang dikutip dari Wales Online, pada tahap ini tangan dan kaki biasanya mulai terasa dingin. Hal ini terjadi karena aliran darah dipusatkan ke organ vital seperti jantung dan paru-paru.

Meski begitu, seseorang masih mungkin merasakan sentuhan ringan, seperti genggaman tangan. Namun, kemampuan saraf untuk mengirimkan sensasi rasa sakit atau tekstur ke otak mulai menurun. Kondisi ini merupakan bagian dari mekanisme alami tubuh untuk mengurangi rasa tidak nyaman di saat-saat terakhir.

5. Pendengaran

Freepik.com/freepik

Pendengaran sering disebut sebagai indera terakhir yang masih bertahan menjelang kematian.

Sebuah penelitian dari University of British Columbia menunjukkan melalui rekaman EEG bahwa otak pasien yang sudah tidak responsif masih menunjukkan aktivitas ketika diperdengarkan suara atau musik. Ini menandakan bahwa meskipun seseorang terlihat tidak sadar, mereka kemungkinan masih bisa mendengar suara di sekitarnya.

Secara biologis, sistem pendengaran terhubung erat dengan batang otak yang mengatur fungsi dasar kesadaran. Otak cenderung mempertahankan kemampuan mengenali suara sebagai bagian dari mekanisme perlindungan. Bahkan ketika fungsi kognitif sudah menurun, pusat pemrosesan suara masih bisa tetap aktif hingga aktivitas otak benar-benar berhenti.

Karena itu, tenaga medis kerap menyarankan keluarga untuk tetap berbicara, membisikkan kata-kata penuh kasih, atau memutar musik yang familiar. Hal-hal sederhana ini diyakini tetap dapat diterima oleh pasien di tahap akhir kehidupannya.

Itu tadi urutan indera manusia yang pertama hilang menjelang kematian. Setelah mengetahui tanda-tandanya, penting untuk tetap mendampingi orang tersayang di waktu-waktu kritisnya sebagai bentuk dukungan di saat terakhir kehidupan orang tersebut. 

FAQ Tentang Indera Manusia Menjelang Kematian

1. Apa yang biasanya terjadi 3 bulan sebelum kematian?

Selama fase ini, pasien mungkin mengalami penurunan nafsu makan, peningkatan rasa kantuk, sikap acuh tak acuh terhadap lingkungan sekitar, peningkatan rasa sakit dan mual, serta penurunan berat badan yang terlihat . Pasien juga dapat mengalami perubahan emosional yang menyebabkan peningkatan penarikan diri, penurunan aktivitas, penurunan komunikasi, dan introspeksi.

2. Apa yang terjadi dalam 7 menit terakhir sebelum kematian?

Selama waktu singkat ini, aktivitas listrik di otak menyebar ke seluruh korteks dan oleh sebagian ilmuwan disebut sebagai “ledakan kesadaran terakhir”. Sejumlah ahli saraf menduga kondisi ini berkaitan dengan fenomena kilasan kehidupan yang sering dilaporkan seseorang saat mengalami pengalaman mendekati kematian.

3. Apa yang terjadi setelah 1 jam kematian?

Satu jam setelah kematian, semua otot tubuh menjadi lebih rileks, kelopak mata kehilangan tegangan, pupil membesar, rahang terbuka, dan sendi serta anggota tubuh menjadi lentur.

Editorial Team