Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
5 Alasan Kurma Harus Dicuci, Bantu Hilangkan Sisa Pestisida
Freepik
  • Mencuci kurma sangat penting untuk menghilangkan debu, pasir, dan kotoran yang menempel akibat proses pengeringan di tempat terbuka.

  • Air mengalir membantu membersihkan sisa pestisida, bakteri dari rantai distribusi panjang, serta menyingkirkan serangga kecil yang menempel.

  • Lapisan sirup gula buatan yang membuat kurma tampak mengilap bisa dilarutkan dengan mencucinya agar camilan ini lebih sehat untuk dikonsumsi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kurma termasuk buah manis yang identik dengan hidangan berbuka puasa dan memiliki segudang manfaat kesehatan. Rasanya yang lezat dan teksturnya yang legit membuat buah asal Timur Tengah ini sangat digemari sebagai camilan sehat untuk memenuhi energi harian.

Namun, banyak orang yang masih memiliki kebiasaan langsung mengonsumsi kurma dari kemasannya tanpa mencucinya terlebih dahulu. Padahal, mencuci buah berdaging manis ini sangatlah penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan pencernaan sebelum nutrisinya masuk ke dalam tubuh.

Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa alasan kurma harus dicuci.

Yuk, simak!

Deretan Alasan Kurma Harus Dicuci

1. Menghilangkan debu dan kotoran

Freepik/rawpixel.com

Sebagian besar buah kurma diproses melalui metode pengeringan alami di bawah sinar matahari langsung di tempat terbuka. Proses panjang ini membuat permukaan kulit kurma sangat rentan terpapar debu, pasir, dan partikel kotoran yang terbawa oleh hembusan angin.

Tekstur kulit kurma yang berkerut dan sedikit lengket semakin memudahkan debu-debu halus tersebut menempel dengan sangat kuat. Mencucinya menggunakan air mengalir akan meluruhkan seluruh kotoran yang bersembunyi di sela-sela kerutan kulitnya.

2. Membersihkan sisa residu pestisida

Freepik

Sama seperti produk pertanian pada umumnya, pohon kurma sering kali disemprot dengan cairan pestisida untuk melindunginya dari serangan hama serangga. Residu dari bahan kimia pertanian ini bisa saja masih menempel pada permukaan kulit buah hingga tahap pengemasan di pabrik.

Meskipun jumlah residunya mungkin kecil, penumpukan bahan kimia di dalam tubuh secara terus-menerus tentu tidak baik bagi kesehatan organ dalam. Membilas kurma dengan air bersih akan sangat membantu meminimalkan risiko tertelannya sisa-sisa pestisida tersebut.

3. Mencegah kontaminasi kuman dan bakteri

Freepik/wirestock

Perjalanan sebutir kurma dari kebun hingga sampai ke meja makan melewati rantai distribusi logistik yang sangat panjang. Selama proses panen, penyortiran, pengemasan, hingga penjualan, buah ini pasti telah berpindah dari satu tangan ke tangan lainnya.

Kurma yang dijual secara curah atau tanpa kemasan tertutup rapat memiliki risiko kontaminasi kuman dan bakteri yang jauh lebih tinggi. Proses mencuci ini merupakan langkah sanitasi dasar yang wajib dilakukan untuk menghindari gangguan pencernaan seperti sakit perut atau diare.

4. Menyingkirkan serangga kecil

Freepik/KamranAydinov

Rasa manis alami dan aroma khas yang menguar dari buah kurma sangat menarik perhatian berbagai jenis serangga. Terkadang, ada serangga kecil seperti semut atau bahkan telur serangga yang tidak sengaja tertinggal di bagian dalam kemasan.

Kulit kurma yang lengket bisa menjadi perangkap alami yang sempurna bagi serangga-serangga berukuran mikro tersebut. Proses pencucian akan memastikan buah benar-benar bersih dari organisme yang tidak diinginkan sebelum masuk ke dalam mulut.

5. Mengurangi lapisan sirup gula buatan

Freepik/azerbaijan_stockers

Beberapa produsen kurma komersial sering kali menambahkan lapisan sirup glukosa buatan pada produk mereka yang dijual di pasaran. Tujuannya untuk membuat tampilan kurma terlihat lebih mengilap, menarik, serta menambah bobot dan intensitas rasa manisnya.

Mengonsumsi kurma dengan lapisan pemanis tambahan ini tentu bisa memicu lonjakan gula darah yang kurang sehat bagi tubuh. Mencuci kurma dengan air hangat dapat melarutkan dan menghilangkan lapisan pemanis buatan tersebut sehingga rasa legit aslinya tetap terjaga.

Itulah beberapa alasan kurma harus dicuci sebelum dikonsumsi sebagai camilan sehari-hari.

Menjaga kebersihan makanan menjadi langkah kecil namun sangat berdampak besar untuk memastikan tubuh mendapatkan manfaat nutrisi yang maksimal tanpa risiko penyakit.

FAQ Alasan Kurma Harus Dicuci

Bagaimana cara mencuci kurma yang benar?

Cukup bilas kurma di bawah air bersih yang mengalir sambil mengusap permukaannya secara perlahan menggunakan jari. Hindari merendam kurma terlalu lama di dalam wadah karena dapat merusak tekstur dan menghilangkan rasa manis alaminya.

Apakah kurma dalam kemasan premium tetap harus dicuci?

Meskipun terlihat sangat bersih dan dikemas rapat, kurma premium tetap disarankan untuk dibilas singkat sebelum dikonsumsi. Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada sisa debu mikro yang terlewat saat proses penyortiran di pabrik.

Berapa lama kurma basah bisa disimpan setelah dicuci?

Kurma yang sudah dicuci sebaiknya segera dikonsumsi agar teksturnya tidak cepat membusuk atau berjamur. Jika ada sisa, pastikan untuk mengeringkannya dengan tisu dapur terlebih dahulu sebelum disimpan kembali ke dalam wadah kedap udara di kulkas.

Editorial Team