Agar Terjaga Keindahannya, Inilah 5 Cara Tepat Merawat Tanaman Bonsai

Bonsai akan mendapatkan penampilan yang unik jika dilakukan perawatan secara rutin

21 Agustus 2019

Agar Terjaga Keindahannya, Inilah 5 Cara Tepat Merawat Tanaman Bonsai
Freepik/stockvault

Budidaya tanaman bonsai memang bisa memanjakan penglihatan bagi pencintanya.

Tanaman hias yang satu ini juga berfungsi untuk memperindah ruangan atau taman di rumah.

Kini seni menanam yang berasal dari Jepang menggunakan cara membentuk miniatur asal tanaman bonsai memang sangat dikenal oleh warga Indonesia.

Namun seperti halnya tanaman lain, bonsai pun memiliki kriteria khusus dalam perawatannya.

Berikut ini ada 5 cara tepat merawat bonsai agar tetap terjaga keindahannya yang sudah dirangkum oleh Popmama.com :

1. Penyiraman di pagi atau sore hari

1. Penyiraman pagi atau sore hari
Pexels/Gratisography

Sebagai langkah awal dalam proses perawatan pada tanaman bonsai, kamu perlu melakukan penyiraman di pagi atau sore hari.

Di mana penyiraman akan membuat akar bonsai yang tertanam di dalam media tanam pada pot selalu memperoleh asupan air.

Perhatikan pula saat melakukan penyiraman, pastikan agar airnya akan menembus ke luar melalui lubang pada dasar pot. Hal tersebut menjadi tanda bahwa lubang tidak tersumbat oleh batu atau gangguan lainnya.

Setelah membasahi seluruh bagian tanaman bonsai sebaiknya hindari terkena sinar matahari langsung, karena bisa membuat daunnya hangus.

Khusus untuk tanaman bonsai, air yang digunakan pun harus bersih, jernih, tidak berbau dan ber-pH netral.

2. Penyiangan dan pemangkasan tiga bulan sekali

2. Penyiangan pemangkasan tiga bulan sekali
Unplash/Rowen Smith

Tidak ada yang bisa memastikan bonsai yang kamu miliki selalu terlihat indah.

Ada kalanya di sekitar bonsai ditumbuhi rumput liar yang bersarang, sehingga keberadaannya akan memakan nutrisi dari unsur hara pada tanahnya.

Untuk itu, perawatan tanaman bonsai yang juga cukup penting adalah melakukan penyiangan dan pemangkasan tiga bulan sekali.

Kamu bisa melakukan penyiangan saat terdapat gulma yang tidak berguna sedini mungkin. Namun lakukan penjemuran secara hati-hati, karena jika terlalu banyak terpapar sinar matahari tanaman bonsai bisa menjadi rusak.

Penyiangan bisa dilakukan hanya dengan memangkas batang, cabang, ranting dan daun bonsai. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas tanaman bonsai tersebut.

Editors' Picks

3. Pemupukan agar tanaman bonsai bisa hidup lama

3. Pemupukan agar tanaman bonsai bisa hidup lama
Unplash/Neslihan Gunaydin

Selanjutnya yang perlu dilakukan ialah pemupukan.

Di mana pemupukan pada tanaman bonsai harus dilakukan dengan dosis yang tepat dan satu bulan sekali.  Dengan memberikan nutrisi yang memadai, tanaman bonsai bisa hidup lama.

Sementara untuk kegiatan pemupukan, pupuk yang diberikan untuk bonsai bisa dibuat dari kombinasi beberapa bahan organik seperti kotoran ayam atau kambing.

Jika tidak ada, kamu bisa memberi pupuk NPK atau urea yang disesuaikan dengan kebutuhan pohon bonsainya. Selain pupuk untuk tanamannya, berikan juga pupuk daun sebanyak tiga kali dalam sebulan.

4. Penggantian pot tanaman

4. Penggantian pot tanaman
Unplash/Todd Trapani

Pada umummya bonsai ditanam dalam pot yang dangkal, sehingga harus selalu dilakukan penggantian pot dengan ukuran ideal sesuai besar pohonnya.

Tentunya hal ini bertujuan untuk mengakomodasi pertumbuhan bonsai. Sebab jika media tanam dibiarkan terlalu lama, maka bisa mendatangkan banyak penyakit.

Oleh karena itu, media tanam bonsai perlu diganti setidaknya beberapa bulan sekali.

Sementara pot juga harus memiliki lubang di bagian bawahnya agar memungkinkan kelebihan air dapat mengalir keluar.

5. Pengendalian hama dan penyakit

5. Pengendalian hama penyakit
Unplash/Samuel Zeller

Kondisi kesehatan tanaman bonsai bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk hama dan penyakit. Sedangkan hama dan penyakit akan menjadi pengganggu pada tanaman bonsai tersebut.

Hewan pengganggu lainnya seperti kucing, ayam dan anjing juga bisa jadi hama untuk tanaman bonsai dengan mencakar atau menginjak pohonnya.

Namun ada juga hama yang menyerang daun seperti ulat, belalang, semut, tungau, kutu daun atau serangga lainnya. Oleh karena itu, hama dan penyakit pada tanaman bonsai harus segera dihilangkan.

Cara yang paling mudah untuk menghilangkan hama adalah dengan menyemprotkan pestisida, bakterisida, atau fungisida tergantung tingkat keparahan dan jenis hama atau penyakit yang menyerang tanaman bonsai.

Kelima cara merawat tanaman bonsai di atas bisa kamu terapkan dan tidak boleh diabaikan. Jangan malas merawat tanaman bonsai, karena dengan menjaga keharmonisan dari polanya akan membuat tanaman bonsai tumbuh maksimal.

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;