5 Cara yang Tepat Membersihkan Kipas Angin

Sebagai penyejuk udara, kipas angin jadi pilihan yang populer bagi banyak orang

19 Agustus 2020

5 Cara Tepat Membersihkan Kipas Angin
Pexels/Public Domain Pictures

Memiliki kegunaan sebagai penyejuk, kipas angin merupakan barang yang wajib ada di setiap rumah.

Jenis kipas angin yang dipakai pun beragam, mulai dari standingfan, deskfan, sampai wallfan.

Hampir setiap hari kipas angin berputar tiada henti, maka debu pun terus menempel di kipas tersebut.

Sayangnya debu yang menempel pada baling-baling justru akan membuat kipas angin jadi terlihat kotor dan tidak terawat dengan baik.

Tak hanya itu, kipas angin yang kotor juga akan menurunkan kualitas udara yang dihirup lho.

Nah, untuk itu bersihkanlah secara teratur, setidaknya sebulan sekali ya.

Namun bagaimana cara membersihkan kipas angin yang benar? Berikut ulasannya yang telah Popmama.com siapkan untuk Mama. 

1. Utamakan keselamatan terlebih dahulu

1. Utamakan keselamatan terlebih dahulu
Pexels/Rawpixel

Sebagai langkah pertama yang harus kamu lakukan ialah memastikan mesin kipas anginnya sudah dalam kondisi tidak terhubung dengan aliran listrik.

Diamkan beberapa saat agar panas yang ditimbulkan oleh mesin hilang dengan sendirinya.

Apabila kipas masih terasa panas, maka akan mempersulit kamu saat pembongkaran.

Membersihkan kipas angin dalam keadaan menyala tentunya sangat membahayakan keselamatanmu.

Jadi meski terlihat sepele tapi kamu harus tetap menjaga keselamatan diri.

Editors' Picks

2. Siapkan alat untuk membuka kipas angin

2. Siapkan alat membuka kipas angin
Pexels/Steve Johnson

Setelah mematikan kipas angin dan mencabut sumber listrik, kamu jangan lupa untuk memakai masker penutup wajah sebelum membersihkan kipas angin.

Sebab debu yang menempel pada permukaan baling-baling kipas kemungkinan besar akan mengganggu pernapasanmu.

Nah, untuk membersihkan kipas angin ada juga peralatan yang wajib kamu siapkan seperti obeng, vacuumcleaner, kuas, dan kain lap.

Pasalnya untuk melakukan pembongkarannya itu harus menggunakan obeng.

3. Tuntaskan debu dengan vacuum cleaner

3. Tuntaskan debu vacuum cleaner
Geargodz / Freepik

Banyaknya debu yang bersarang pada jaring-jaring kipas angin tentu kamu harus membersihkannya. Kamu bisa hilangkan debu yang menumpuk menggunakan vacuumcleaner, alat tersebut lebih efisien daripada membuang debu secara manual.

Gunakan proses pencucian juga ya untuk menggosok kotoran lainnya. Cucilah secara menyeluruh agar sisa-sisa debu yang masih menempel bisa terangkat dengan air sabun.

Jika sudah selesai, maka kamu bisa membilasnya dengan menggunakan air bersih sampai busa-busa sabun tidak tersisa lagi. Lalu keringkan dan tiriskan penutup kipas anginnya terlebih dahulu.

4. Bersihkan bagian kincir anginnya

4. Bersihkan bagian kincir anginnya
Freepik

Proses selanjutnya kamu bisa melepaskan bagian kincir anginnya. Bersihkan  bagian tersebut menggunakan vacuumcleaner atau bisa juga dengan sapu kecil.

Jika sudah, agar bersih secara maksimal cucilah dengan menggunakan sabun pencuci piring secara menyeluruh.

Lalu jangan sampai lupa untuk mengeringkan dengan mengelapnya agar sisa-sisa air bisa terserap oleh lap tersebut.

Kamu juga harus membersihkan pada bagian lubang-lubang sirkulasinya.

Jangan biarkan hal ini terlupakan ya, karena dalam jangka panjang akan menyebabkan mesin kipas angin menjadi terganggu.

5. Bersihkan bagian kepala kipas angin

5. Bersihkan bagian kepala kipas angin
Jannoon028 / Freepik

Bagian kepala kipas angin merupakan tempat di mana mesin penggerak kipas angin diletakkan dan juga harus kamu bersihkan.

Untuk membersihkannya kamu bisa memanfaatkan sikat gigi bekas atau kuas.

Kemudian dilanjutkan dengan mengelapnya menggunakan kanebo lembab agar debu bisa menempel  pada kanebo tersebut.

Langkah terakhir, kamu dapat mengelap ulang menggunakan lap kering agar kelembapannya bisa tertangani dan tidak berisiko merusak bagian mesin kipas angin.

Dengan rutin membersihkan kipas angin di rumah, itu artinya kamu dapat memperpanjang usia pemakaian perangkat elektronik yang kamu miliki.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.