Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Cara Membersihkan Oli di Lantai, Serap dengan Pasir
Magnific/asphotofamily
  • Tumpahan oli perlu segera ditangani karena membuat lantai licin, lengket, bernoda, dan berisiko menyebabkan orang terpeleset.

  • Untuk oli yang masih basah, gunakan pasir atau tisu dengan cara ditekan. Bedak bayi dapat dipakai untuk tumpahan kecil di keramik.

  • Noda oli juga dapat dibersihkan memakai sabun cuci piring, campuran aseton-baking soda, tanah liat, atau degreaser sesuai petunjuk tanpa mencampur bahan kimia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernahkah Papa tak sengaja menumpahkan oli di lantai, baik itu di area garasi ataupun dalam rumah? Tumpahan tersebut pasti menjadi masalah yang menjengkelkan karena dapat membuat lantai licin, lengket, dan meninggalkan noda membandel jika dibiarkan terlalu lama. 

Tumpahan oli bukan cuma merusak estetika dan kebersihan ruangan, tetapi juga berpotensi menimbulkan bahaya terpeleset bagi siapa saja yang melintas. Terutama bagi yang di rumahnya ada toddler yang sedang aktif-aktifnya. Tentunya, Papa harus langsung menanganinya dengan segera.

Namun, kalau hanya dibersihkan dengan asal, lantainya bisa saja masih terasa licin. Lebih parahnya, cairan pelumas tersebut bisa meresap lebih dalam ke dalam pori-pori lantai dan akhirnya membandel. Lantas, bagaimana cara yang tepat untuk membersihkan oli di lantai? Untuk mengetahui lebih jelasnya, berikut Popmama.com telah merangkum terkait cara membersihkan oli di lantai.

Disimak, ya!

Deretan Cara Membersihkan Oli di Lantai

1. Serap oli yang masih basah dengan pasir atau tisu

Magnific/jcomp

Apabila tumpahan olinya masih baru, Papa bisa segera menanganinya dengan menutupinya menggunakan pasir atau material penyerap khusus untuk mencegah cairan merembes ke area lain. 

Untuk tumpahan yang cukup banyak, taburkan pasir secara merata hingga menutupi seluruh noda, lalu biarkan selama 10 hingga 15 menit agar proses penyerapan berlangsung optimal. Setelah itu, kumpulkan pasir menggunakan sekop dan buang ke wadah khusus limbah secara aman.

Jika tak ada pasir dan hanya ada tisu, sebaiknya hindari gerakan mengelap ke samping karena akan memperluas area noda. Cukup tekan-tekan permukaannya secara perlahan hingga oli terserap sempurna. Sementara itu, untuk bahan alternatif seperti bedak supaya digunakan dengan ekstra hati-hati karena berisiko pada kesehatan jika terhirup.

2. Manfaatkan bedak bayi sebagai pengganti pasir

Pinterest/nypost

Selain pasir, Papa juga bisa memanfaatkan bedak bayi, lho. Bedak bayi atau talcum powder yang biasanya berfungsi untuk mengurangi keringat, ternyata efektif untuk membersihkan lantai dari tumpahan oli. 

Caranya pun sangat praktis, cukup taburkan bedak secara merata pada area yang terkena noda minyak, lalu biarkan selama 10 hingga 15 menit agar bedak dapat menyerap cairan tersebut secara maksimal, khususnya pada permukaan keramik. Setelah itu, bersihkan sisa bedak menggunakan sapu atau tisu. 

Perlu dicatat bahwa metode ini paling ampuh untuk noda oli dalam skala kecil. Kalau tumpahannya ada banyak, Papa disarankan untuk menggunakan pembersih khusus lainnya, ya.

3. Aplikasikan sabun cuci piring

Magnific

Membersihkan lantai garasi yang terkena tumpahan oli pun bisa dihilangkan hanya dengan menggunakan sabun cuci piring. Langkah awal yang perlu Papa lakukan ialah dengan menuangkan sabun cuci piring secara langsung ke atas noda oli, lalu biarkan selama 10 sampai 15 menit agar formulanya meresap dan melarutkan minyak.

Berikutnya, sikat atau pel permukaan tersebut sampai kotorannya benar-benar terangkat. Langkah terakhir, bilas lantainya menggunakan air bersih guna memastikan tidak ada residu sabun maupun sisa oli yang tertinggal.

4. Bersihkan dengan campuran aseton dan baking soda

Magnific

Campuran baking soda dan aseton, yakni cairan pelarut yang biasa dipakai untuk penghapus kuteks, cat, dan lem ini terbukti ampuh untuk mengangkat tumpahan oli di area lantai garasi atau teras. 

Adapun caranya cukup campurkan kedua bahan dengan takaran setara (1:1) sampai membentuk pasta. Oleskan pasta tersebut menutupi seluruh noda, diamkan selama seharian penuh alias 24 jam agar proses pelarutan minyak bekerja maksimal.

Jika sudah mengering, bersihkan dengan cara dikerik memakai alat pengikis seperti pisau kecil atau scraper.

5. Tutupi tumpahan oli dengan tanah liat

Pinterest/maoraceramic

Tumpahan oli di lantai juga bisa Papa atasi dengan menggunakan campuran tanah liat dan sedikit air. Caranya dimulai dengan mengoleskan campuran tanah liat dan air tersebut hingga menutupi seluruh permukaan oli, lalu biarkan mengering selama beberapa menit atau bahkan semalaman agar penyerapannya lebih maksimal. 

Setelah kering, bersihkan sisa tanah liat dengan gosok lalu disapu, baik sapu lidi maupun sapu biasa. Kemudian, akhiri dengan mengepel lantai seperti biasa agar kembali bersih dan kesat.

6. Pakai pembersih lantai khusus penghilang minyak

Magnific/azerbaijan-stockers

Jika noda olinya cukup membandel, Papa bisa memakai pembersih khusus penghilang minyak atau degreaser. Produk ini dirancang untuk membantu melarutkan atau mengangkat kotoran berminyak yang sulit dibersihkan hanya dengan sabun biasa.

Gunakan produk sesuai petunjuk pada label ya, termasuk takaran, lama waktu kontak, dan jenis permukaan yang diperbolehkan. Oleskan pada area yang terkena noda, kemudian gosok menggunakan sikat yang sesuai dengan material lantai. Setelah itu, bersihkan residu produk sampai tuntas sesuai petunjuk penggunaan. 

Penting untuk diingat, jangan sampai Papa mencampurkan pembersih ini dengan bahan kimia lainnya karena dapat menimbulkan reaksi berbahaya. Pastikan pula ruangannya memiliki ventilasi yang memadai.

Itulah rangkuman terkait cara membersihkan oli di lantai. Kalau ada tumpahan oli di lantai, pastikan Papa langsung membersihkannya secepat mungkin, ya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article