Jangan Asal Cuci, 7 Cara Mencuci Sepatu agar Tidak Cepat Rusak

Lepaskan tali dan insole, lalu bersihkan debu, pasir, serta lumpur kering sebelum memakai air agar pencucian lebih menyeluruh tanpa menggosok sepatu berlebihan.
Gunakan sabun lembut atau pembersih khusus serta sikat sesuai material. Hindari deterjen pakaian dan sikat kasar yang berisiko meninggalkan residu, memudarkan warna, atau merusak serat.
Jangan merendam sepatu terlalu lama. Bersihkan sisa sabun dengan kain mikrofiber dan keringkan di tempat teduh bersirkulasi baik, bukan di bawah panas matahari langsung.
Sepatu yang sering digunakan rentan terkena debu, lumpur, hingga noda yang menempel pada permukaannya. Agar tetap bersih dan nyaman dipakai, sepatu perlu dicuci secara berkala dengan cara yang tepat sesuai bahan pembuatnya.
Namun, mencuci sepatu tidak bisa dilakukan sembarangan. Penggunaan deterjen yang kurang sesuai, sikat terlalu kasar, hingga menjemur sepatu di bawah sinar matahari langsung dapat membuat warna memudar, bahan rusak, bahkan lem perekatnya terlepas.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui teknik mencuci sepatu yang benar agar kebersihannya terjaga tanpa mengurangi kualitasnya. Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa cara mencuci sepatu agar tidak cepat rusak.
Yuk, disimak!
Table of Content
Deretan Cara Mencuci Sepatu agar Tidak Cepat Rusak
1. Lepas tali dan sol dalam sepatu

Popmama.com/Muhammad Haqqi/AI Sebelum mulai mencuci sepatu, lepaskan tali dan sol dalam atau insole terlebih dahulu. Kedua bagian ini sering menjadi tempat menumpuknya kotoran, terutama di area lubang tali, lipatan bahan, dan bagian dalam sepatu yang sulit dijangkau.
Cuci tali sepatu secara terpisah menggunakan air dan sabun lembut. Sementara itu, bersihkan insole dengan sikat halus atau kain lembap sesuai bahan pembuatnya agar kotoran dan bau tidak sedap dapat berkurang.
Dengan memisahkan setiap bagian, proses pembersihan menjadi lebih menyeluruh tanpa perlu menggosok seluruh bagian sepatu secara berlebihan.
Pastikan setiap bagian dikeringkan dengan baik sebelum dipasang kembali.
2. Bersihkan kotoran kering terlebih dahulu

Popmama.com/Muhammad Haqqi/AI Sebelum menggunakan air, singkirkan debu, pasir, dan lumpur kering yang menempel pada permukaan sepatu. Langkah ini membantu mencegah kotoran menyebar dan membentuk noda baru ketika sepatu mulai dibasahi.
Gunakan sikat berbulu lembut atau lap kering untuk membersihkan bagian atas sepatu secara perlahan. Jika terdapat lumpur yang mengering, tunggu hingga benar-benar kering sebelum menyikatnya agar lebih mudah terlepas.
Hindari menggosok permukaan sepatu terlalu keras, terutama jika bahannya terbuat dari mesh, kanvas tipis, atau material yang mudah berbulu. Membersihkan kotoran kering terlebih dahulu dapat membuat proses pencucian berikutnya lebih mudah dan aman.
3. Hindari penggunaan deterjen pakaian

Popmama.com/Muhammad Haqqi/AI Pemilihan sabun menjadi salah satu hal penting saat mencuci sepatu agar tidak cepat rusak. Sebaiknya gunakan cairan pembersih khusus sepatu atau sabun lembut yang sesuai dengan materialnya, karena setiap bahan memiliki kebutuhan perawatan berbeda.
Deterjen pakaian biasa belum tentu cocok untuk semua jenis sepatu. Formula tertentu dapat meninggalkan residu, memengaruhi warna, atau merusak lapisan permukaan jika digunakan dengan cara yang tidak tepat.
Gunakan sabun secukupnya dan ikuti petunjuk pemakaian pada produk pembersih. Untuk sepatu berbahan kulit, suede, atau material khusus lainnya, pilih pembersih yang memang dirancang untuk bahan tersebut agar tekstur dan tampilannya tetap terjaga.
4. Pilih sikat yang sesuai dengan bahan sepatu

Popmama.com/Muhammad Haqqi/AI Jenis sikat yang digunakan juga memengaruhi hasil pencucian sepatu. Sikat yang terlalu kasar dapat menggores permukaan, merusak serat kain, atau membuat bahan sepatu terlihat kusam setelah dibersihkan.
Untuk bagian atas atau upper berbahan kanvas dan mesh, gunakan sikat berbulu lembut agar kotoran dapat terangkat tanpa merusak seratnya. Sikatlah secara perlahan dengan gerakan searah, terutama pada bagian yang memiliki noda membandel.
Sementara itu, bagian sol luar atau outsole umumnya dapat dibersihkan menggunakan sikat nilon atau sikat yang lebih kaku jika materialnya memungkinkan. Gunakan sikat berbeda untuk setiap bagian agar kotoran dari sol tidak berpindah ke permukaan atas sepatu.
5. Jangan merendam sepatu terlalu lama

Popmama.com/Muhammad Haqqi/AI Merendam sepatu terlalu lama di dalam air sebaiknya dihindari, terutama jika sepatu memiliki bagian yang direkatkan menggunakan lem. Paparan air berlebihan dapat memengaruhi perekat dan material tertentu, sehingga berisiko membuat bagian sepatu mudah terlepas atau berubah bentuk.
Alih-alih merendam seluruh sepatu, gunakan air secukupnya dan fokus membersihkan bagian yang kotor. Aplikasikan larutan pembersih menggunakan sikat atau kain lembap, lalu gosok perlahan sampai noda terangkat.
Cara ini membantu mengurangi paparan air berlebihan sekaligus menjaga struktur sepatu tetap baik. Pastikan juga tidak ada air yang tertinggal terlalu banyak di bagian dalam, karena kelembapan berkepanjangan dapat memicu bau tidak sedap.
6. Bersihkan sisa sabun dengan kain mikrofiber

Popmama.com/Muhammad Haqqi/AI Setelah proses penyikatan selesai, pastikan tidak ada sisa sabun yang tertinggal pada permukaan sepatu. Residu pembersih dapat membuat bahan terasa kaku, meninggalkan bercak, atau menarik debu kembali jika tidak dibersihkan dengan baik.
Gunakan kain mikrofiber yang sedikit lembap untuk menyeka bagian sepatu secara perlahan. Bilas atau bersihkan kembali kain jika sudah terlalu kotor agar sisa sabun dan kotoran tidak justru menyebar ke bagian lain.
Ulangi proses tersebut sampai permukaan sepatu bersih dari busa dan residu pembersih. Hindari membasahi sepatu secara berlebihan, lalu lanjutkan dengan mengeringkannya di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik.
7. Hindari sinar matahari langsung saat mengeringkan sepatu

Popmama.com/Muhammad Haqqi/AI Setelah dicuci, sepatu perlu dikeringkan dengan benar agar tidak lembap dan berbau apek. Namun, menjemurnya langsung di bawah terik matahari sebaiknya dihindari karena panas berlebihan dapat memengaruhi warna, bahan, dan perekat sepatu.
Letakkan sepatu di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik. Untuk membantu menyerap kelembapan di bagian dalam, masukkan kertas bersih yang tidak mudah luntur, lalu ganti jika sudah terlalu basah.
Pastikan sepatu benar-benar kering sebelum digunakan atau disimpan kembali. Hindari menggunakan pengering bersuhu tinggi atau meletakkan sepatu terlalu dekat dengan sumber panas, kecuali metode tersebut secara khusus diperbolehkan oleh produsen.
Itu dia beberapa cara mencuci sepatu agar tidak cepat rusak. Dengan memilih sabun dan sikat yang sesuai, menghindari air berlebihan, serta mengeringkan sepatu dengan benar, kebersihan dan kualitas sepatu dapat lebih terjaga sehingga nyaman digunakan dalam waktu lama.

























