“Kenapa? Karena bangunannya retak semua. Kenapa kok bisa retak semua? Karena yang seharusnya ditemukan ada besi, malah jadinya ada kayu,” ujar Tasya.
5 Fakta Rumah Tasya Farasya yang Banyak Retak, Renovasi Butuh Miliaran

Rumah empat lantai Tasya Farasya mengalami retak pada dinding dan sambungan kolom meski belum genap setahun ditempati, sehingga memerlukan pemeriksaan menyeluruh.
Pemeriksaan awal menemukan dugaan ketidaksesuaian material konstruksi. Bagian yang seharusnya memakai besi disebut menggunakan kayu. Area sekitar kolam juga mengalami penurunan permukaan.
Perbaikan struktur rumah diperkirakan menelan Rp5–6 miliar. Tasya khawatir keretakan dapat muncul di area lain setelah renovasi, sehingga pemeriksaan seluruh bangunan diperlukan.
Rumah mewah milik Tasya Farasya menjadi sorotan setelah ditemukan kerusakan di berbagai bagian bangunan. Rumah empat lantai yang belum genap setahun ditempati tersebut dilaporkan mengalami keretakan di sejumlah sudut hingga dugaan penurunan struktur bangunan.
Kondisi ini membuat Tasya harus menghadapi proses pemeriksaan dan perbaikan yang tidak sederhana. Dalam pemeriksaan awal, Tasya juga mengungkap adanya dugaan ketidaksesuaian material konstruksi pada bagian bangunan yang seharusnya menggunakan besi, tetapi justru ditemukan material kayu.
Situasi ini pun menimbulkan kekhawatiran mengenai kemungkinan munculnya kerusakan lain setelah proses renovasi selesai. Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa fakta kondisi rumah Tasya Farasya yang banyak retak.
Yuk, disimak!
Deretan Fakta Rumah Tasya Farasya yang Banyak Retak
1. Rumah mewah Tasya Farasya retak meski belum genap setahun ditempati

Instagram.com/tasyafarasya Rumah mewah empat lantai milik Tasya Farasya mengalami kerusakan berupa keretakan di berbagai bagian bangunan. Kondisi ini menjadi perhatian karena rumah tersebut belum genap setahun ditempati, tetapi sudah menunjukkan kerusakan yang cukup parah.
Keretakan ditemukan di sejumlah sudut rumah, termasuk pada bagian dinding dan sambungan kolom. Kerusakan tersebut membuat kondisi bangunan perlu diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui penyebab dan tingkat keparahannya.
Situasi ini membuat Tasya harus melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap rumahnya. Perbaikan pun diperlukan agar kerusakan yang ditemukan dapat ditangani dan kondisi bangunan bisa kembali aman untuk ditempati.
2. Tasya Farasya menemukan dugaan ketidaksesuaian material konstruksi

Instagram.com/tasyafarasya Salah satu hal yang disoroti Tasya Farasya dalam pemeriksaan rumahnya, yakni terkait dugaan ketidaksesuaian material pada bagian konstruksi bangunan. Ia mengungkapkan bahwa bagian yang seharusnya menggunakan besi justru ditemukan menggunakan material kayu.
Temuan tersebut menjadi perhatian karena berkaitan dengan struktur bangunan yang mengalami keretakan. Tasya pun mempertanyakan bagaimana kondisi tersebut bisa terjadi hingga menyebabkan kerusakan di berbagai bagian rumahnya.
3. Permukaan di sekitar kolam renang mengalami penurunan

Instagram.com/tasyafarasya Kerusakan rumah Tasya Farasya tidak hanya terlihat pada bagian dinding dan sambungan kolom. Area di sekitar kolam renang juga dilaporkan mengalami penurunan permukaan tanah atau struktur bangunan.
Kondisi tersebut terlihat dari pergeseran posisi lantai marmer di sekitar kolam renang. Perubahan posisi permukaan lantai ini menjadi salah satu bagian yang perlu diperiksa untuk mengetahui penyebab penurunan dan kaitannya dengan kondisi struktur bangunan.
Penurunan permukaan tersebut menambah daftar kerusakan yang perlu ditangani dalam proses renovasi rumah Tasya. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan bagian mana saja yang terdampak dan menentukan perbaikan yang sesuai.
4. Biaya perbaikan struktur rumah diperkirakan mencapai Rp5–6 miliar

Instagram.com/tasyafarasya Kerusakan yang ditemukan membuat proses perbaikan rumah Tasya Farasya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Renovasi tidak hanya berfokus pada bagian yang terlihat retak, tetapi juga mencakup penanganan struktur bangunan yang bermasalah.
Saat ditanya mengenai perkiraan biaya perbaikan, pihak yang mengurus rumah Tasya menyebut angka miliaran rupiah khusus untuk bagian struktur. Besarnya biaya tersebut menunjukkan bahwa proses perbaikan membutuhkan penanganan yang cukup besar.
“Perkiraannya berapa, Pak, untuk perbaikannya? Rp5–6 miliar baru untuk strukturnya doang,” ujar pihak yang mengurusi rumah Tasya.
5. Keretakan dikhawatirkan muncul di area lain setelah diperbaiki

Instagram.com/tasyafarasya Tasya Farasya juga mengungkapkan kekhawatiran mengenai kemungkinan munculnya keretakan baru setelah proses perbaikan dilakukan. Menurutnya, kerusakan yang sudah ditangani belum tentu menjadi akhir dari permasalahan jika bagian lain ternyata masih mengalami masalah.
Kekhawatiran tersebut muncul karena keretakan telah ditemukan di berbagai bagian rumah. Oleh sebab itu, pemeriksaan menyeluruh menjadi penting agar proses perbaikan tidak hanya berfokus pada bagian yang sudah terlihat rusak.
“Dan yang serunya lagi adalah setelah retak, kalau misalnya nanti udah dibetulin bisa jadi retaknya akan tumbuh di tempat yang lain,” ujar Tasya.
Itu dia lima fakta kondisi rumah Tasya Farasya yang mengalami keretakan di berbagai bagian meski belum genap setahun ditempati. Mulai dari dugaan ketidaksesuaian material konstruksi hingga biaya perbaikan yang diperkirakan mencapai Rp5–6 miliar untuk struktur bangunan
Pemeriksaan menyeluruh pun menjadi penting untuk memastikan kerusakan dapat ditangani dengan tepat dan mencegah munculnya masalah serupa di kemudian hari.






















