7 Foto Rumah Jeffrey Epstein di New York, Banyak Koleksi Aneh

- Rumah mewah tujuh lantai milik Jeffrey Epstein di New York dijual dengan nilai fantastis mencapai sekitar US$51 juta atau sekitar Rp855 miliar.
- Interior rumah memuat patung perempuan bergelantungan, sudut duduk kecil dengan koleksi topeng seni, ruangan pijat dan spa yang kontroversial.
- Kamar tidur dengan nuansa biru yang tenang, perapian klasik dengan lukisan misterius, dan dapur luas yang terhubung dengan lorong panjang juga menjadi bagian dari hunian tersebut.
Rumah mewah milik miliarder Amerika Serikat yang melakukan kejahatan seksual berskala besar, Jeffrey Epstein, belakangan ini menjadi sorotan publik.
Sebab, hunian tersebut memuat berbagai koleksi unik dan kontroversial yang ada di dalamnya. Bangunan tujuh lantai ini dulunya diduga sebagai tempat Epstein melakukan kekerasan seksual kepada para korbannya.
Foto-foto interior rumah yang sempat beredar memperlihatkan berbagai sudut ruangan dengan dekorasi tak biasa. Berikut Popmama.com siap membahas beberapa foto rumah Jeffrey Epstein di New York.
Kumpulan Foto Rumah Jeffrey Epstein di New York
1. Tampilan luar rumah mewah tujuh lantai

Dari luar, rumah Jeffrey Epstein tampak seperti bangunan klasik yang elegan di kawasan Manhattan. Properti ini berdiri megah dengan fasad khas townhouse New York yang terkesan eksklusif dan privat.
Lokasinya yang strategis membuat rumah tersebut menjadi salah satu hunian paling mencolok di lingkungannya. Setelah Epstein meninggal dunia pada 2019, rumah ini dijual pada 2021 dengan nilai fantastis mencapai sekitar US$51 juta atau sekitar Rp855 miliar.
Seluruh hasil penjualan kemudian dialokasikan untuk memberikan kompensasi kepada para korban, menjadikan properti ini tidak hanya bernilai tinggi secara finansial, tetapi juga memiliki sejarah kelam tersendiri.
2. Patung perempuan bergelantungan di aula utama

Salah satu elemen interior yang paling mengundang perhatian, yakni patung seorang perempuan mengenakan gaun pengantin yang tampak bergelantungan di tengah aula.
Patung tersebut menjadi sorotan karena tampilannya yang tidak biasa dan menimbulkan kesan misterius bagi siapa pun yang melihatnya. Foto patung ini sempat dipublikasikan dalam laporan media internasional dan memicu berbagai spekulasi publik.
Letaknya yang berada di area utama rumah membuat karya seni ini menjadi pusat perhatian sekaligus menambah suasana misterius di dalam hunian tersebut.
3. Sudut duduk kecil dengan koleksi topeng seni

Di bawah area tangga rumah Jeffrey Epstein di New York terdapat sebuah ruang duduk kecil yang dilengkapi beberapa kursi sofa dan meja.
Area ini terlihat seperti tempat bersantai yang intim, dirancang untuk percakapan santai atau menerima tamu secara privat.
Pada meja besar yang berdekatan dengan dinding, terdapat berbagai karya seni, termasuk topeng berbentuk wajah manusia.
4. Ruangan pijat dan spa yang kontroversial

Rumah ini juga memiliki ruangan khusus yang difungsikan sebagai area pijat dan spa. Secara desain, ruangan tersebut tampak seperti fasilitas relaksasi pada umumnya, lengkap dengan pengaturan yang mendukung kenyamanan.
Namun, ruangan ini menjadi kontroversial karena dikaitkan dengan berbagai laporan mengenai aktivitas ilegal yang diduga terjadi di sana.
Berdasarkan laporan yang beredar, Epstein diduga kerap mengajak beberapa murid perempuan dari SMP di Queens untuk datang ke rumahnya. Mereka disuruh untuk memberikan pijatan kepada Epstein dengan syarat melepaskan seluruh busana.
5. Kamar tidur dengan nuansa biru yang tenang

Berbeda dengan beberapa ruangan lain yang terasa eksentrik, kamar tidur Epstein justru menampilkan suasana yang relatif nyaman.
Kombinasi warna biru tua dan putih menciptakan kesan tenang sekaligus elegan. Interior kamar dilengkapi meja kecil di sisi tempat tidur, lampu tidur, lemari, serta lampu gantung.
Penataannya terlihat rapi dan fungsional, menghadirkan kontras yang cukup tajam dibandingkan elemen dekorasi unik di ruangan lain.
6. Perapian klasik dengan lukisan misterius

Salah satu ruangan di rumah tersebut menampilkan perapian bergaya klasik yang menjadi titik fokus interior. Desainnya memberi sentuhan tradisional yang hangat pada ruangan.
Di atas perapian tergantung sebuah lukisan. Gambar wajah dalam lukisan itu menimbulkan kesan misterius, seolah menambah atmosfer unik sekaligus sedikit menyeramkan pada ruangan tersebut.
7. Dapur luas yang terhubung dengan lorong panjang

Bagian dapur rumah Jeffrey Epstein tampak luas dan tertata rapi dengan interior serba putih. Tata letaknya dirancang untuk menunjang aktivitas memasak sekaligus penyajian hidangan.
Dari dapur terlihat sebuah lorong yang mengarah ke ruangan lain di dalam rumah. Lorong ini memperlihatkan bagaimana setiap area di hunian tersebut saling terhubung, menciptakan alur ruang yang kompleks dalam bangunan tujuh lantai itu.
Demikian beberapa foto rumah Jeffrey Epstein di New York. Bagaimana menurut pendapat Mama?


















