5 Foto Rumah di Video Klip 'Gala Bunga Matahari' Sal Priadi

- Video klip 'Gala Bunga Matahari' menampilkan visualisasi "Bumi" dan "Bulan" yang penuh makna kerinduan.
- Rumah yang ditempati karakter utama memiliki arsitektur klasik vintage dengan elemen kayu yang kental, menciptakan suasana hangat namun sendu.
- Setiap sudut rumah, mulai dari jendela jalousie hingga halaman tengah, seolah menjadi saksi bisu upaya sang tokoh mengirimkan pesan rindu ke "surga".
Lagu ‘Gala Bunga Matahari’ milik Sal Priadi belakangan ini sukses menyentuh hati banyak pendengar dengan liriknya yang puitis dan bermakna dalam mengenai kehilangan. Emosi tersebut semakin tersampaikan lewat video klipnya yang disutradarai oleh Aco Tenriyagelli.
Video musik ini menampilkan debut akting Gempita Nora Marten (Gempi) sebagai sosok yang berada di "Bulan" (metafora surga) dan aktor senior Landung Simatupang yang berada di Bumi. Selain akting yang memukau, latar rumah yang digunakan dalam video ini juga menarik perhatian karena nuansanya yang sangat homey, klasik, dan penuh memori.
Rumah tersebut seolah menjadi karakter ketiga yang menampung segala kerinduan tokoh utama. Terkait hal tersebut, berikut Popmama.com akan menampilkan beberapa foto rumah di video klip 'Gala Bunga Matahari' Sal Priadi.
Yuk, disimak!
Kumpulan Foto Rumah di Video Klip 'Gala Bunga Matahari' Sal Priadi
1. Rumah bergaya klasik dengan jendela jalousie

Video klip 'Gala Bunga Matahari' mengambil latar sebuah rumah yang kental dengan nuansa vintage dan klasik. Terlihat jelas detail arsitektur berupa jendela tinggi dengan daun pintu kayu model sisir atau jalousie yang dicat gelap, sehingga memberikan karakter kuat pada bangunan tersebut.
Di balik bingkai jendela klasik inilah, sosok Landung Simatupang berdiri sambil memegang setangkai bunga matahari dalam vas kecil. Suasana rumah yang tenang dan hangat berpadu dengan tatapan sendunya, seolah menciptakan visualisasi kerinduan yang sangat dalam dan puitis dari bumi.
2. Teras rumah open space yang kental dengan ornamen kayu

Masuk lebih dalam, terlihat area teras atau ruang tengah yang mengusung konsep terbuka (open space) tanpa sekat yang masif. Ruangan ini dipenuhi dengan perabotan kayu antik, mulai dari lemari pajangan lawas, meja bundar, hingga kursi-kursi kayu yang menambah kesan vintage dan homey pada hunian tersebut.
Di area inilah karakter sang kakek terlihat duduk di lantai teras sambil sibuk merangkai kostum kelopak bunga matahari berukuran besar. Suasana rumah yang hangat dengan penerangan lampu kekuningan menciptakan nuansa nostalgia yang kuat, seolah setiap sudut ruangan tersebut menyimpan memori indah bersama keluarga.
3. Halaman rumah yang asri dengan tanaman gantung

Beralih ke area luar, rumah ini memiliki halaman atau selasar yang terasa sangat asri dan natural. Terlihat adanya tanaman rambat atau tanaman gantung yang menjuntai dari atap teras, memberikan kesan sejuk sekaligus misterius di malam hari.
Di tengah keheningan halaman inilah, sang kakek akhirnya mengenakan kostum bunga matahari yang telah ia buat. Momen ini menjadi puncak emosional di mana ia berusaha menjadi bunga matahari itu sendiri, berharap sosok yang dirindukannya di kejauhan bisa melihatnya dari sana.
4. Halaman tengah dengan pencahayaan alami yang dramatis

Foto keempat memperlihatkan keindahan arsitektur halaman tengah rumah ini saat siang hari. Cahaya matahari yang menembus sela-sela dedaunan pohon besar di sana menciptakan bayangan dramatis di atas tanah pekarangan, sehingga menambah kesan sendu namun estetik.
Di tengah area terbuka yang dikelilingi oleh tanaman bunga matahari inilah, sang kakek melakukan adegan yang paling menyayat hati.
Ia terlihat berlutut di tanah sambil menengadah ke langit dengan tangan terbuka, seolah sedang mengirimkan pesan cinta dan rindu dari bumi menuju "Bulan". Berharap sosok yang dinantinya bisa melihatnya menjadi bunga matahari yang mekar.
5. Sudut meja kredensa yang penuh memori

Foto terakhir membawa kita masuk ke sudut ruangan yang lebih intim, yaitu sebuah meja kredensa kayu antik yang di atasnya tertata rapi barang-barang kenangan. Di sana terdapat lampu meja vintage, vas bunga dari tanah liat, dan sebuah bingkai foto yang menjadi pusat perhatian.
Dalam foto tersebut, terlihat potret bahagia sang kakek bersama mendiang istrinya yang sedang memegang bunga matahari. Keberadaan foto ini menjelaskan alasan di balik kesedihan dan kerinduan mendalam yang dirasakan sang tokoh utama di sepanjang video klip, sekaligus menjadi penutup yang manis namun menyentuh hati tentang cinta yang abadi.
Itulah beberapa foto rumah di video klip 'Gala Bunga Matahari' Sal Priadi.
FAQ Lagu Gala Bunga Matahari
| Lagu 'Gala Bunga Matahari' menceritakan apa? | Lagu ‘Gala Bunga Matahari’ menceritakan kerinduan mendalam pada orang yang telah tiada, menggambarkan perjuangan menerima kehilangan, harapan bertemu kembali di kehidupan setelah mati (akhirat) yang digambarkan indah. |
| Kenapa namanya Gala Bunga Matahari? | Nama Gala dicantumkan dalam judul lagu 'Gala Bunga Matahari' lantaran Sal Priadi ikut merasakan suasana kehilangan yang dialami Gala atas kepergian orangtuanya. |
| Lagu 'Gala Bunga Matahari' genre apa? | Lagu 'Gala Bunga Matahari' Sal Priadi bergenre Indonesian Pop dengan nuansa melankolis, introspektif, dan sufistik, sering kali dikategorikan dalam Indie karena aransemennya yang khas. |



















