Keberadaan bintik-bintik putih, abu-abu, atau kehitaman pada permukaan sayuran merupakan tanda visual yang jelas dari pertumbuhan spora jamur. Jamur sangat mudah dan cepat berkembang biak pada lingkungan penyimpanan yang lembap serta kurang sirkulasi udara.
Memotong bagian yang berjamur saja sering kali tidak cukup aman, karena akar jamur yang tak kasat mata mungkin sudah menyebar jauh ke dalam jaringan sayuran. Untuk meminimalkan risiko kesehatan, membuang sayuran yang sudah berjamur menjadi langkah paling tepat.
Itulah beberapa tanda sayuran sudah tidak segar yang perlu diwaspadai sebelum mulai memasak.
Memeriksa kualitas bahan makanan secara teliti menjadi langkah penting untuk menyajikan hidangan yang lezat, bernutrisi, dan pastinya aman bagi kesehatan pencernaan.
Apakah sayuran layu masih boleh dimasak? | Sayuran yang hanya sedikit layu karena kehilangan air masih aman untuk diolah menjadi masakan berkuah. Namun, hindari mengonsumsinya jika tekstur layu tersebut sudah disertai dengan lendir, bau menyengat, atau perubahan warna yang parah. |
Bagaimana cara mencegah sayuran cepat berlendir di kulkas? | Simpan sayuran dalam keadaan kering dan bungkus menggunakan lembaran tisu dapur sebelum dimasukkan ke dalam wadah tertutup. Tisu dapur ini sangat efektif menyerap embun berlebih yang menjadi pemicu utama tumbuhnya bakteri dan lendir. |
Bolehkah memotong bagian yang busuk lalu memakan sisanya? | Pada sayuran bertekstur keras seperti wortel, memotong area ujung yang sedikit rusak mungkin masih aman dilakukan. Namun, untuk jenis sayuran berdaun lunak atau yang sudah ditumbuhi jamur, sebaiknya buang secara keseluruhan untuk menghindari risiko keracunan. |