Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI
Tanda terakhir, yakni ditemukannya kotoran ular. Sekilas, kotoran ular mirip dengan kotoran burung karena memiliki bagian berwarna putih (zat kapur/urine padat) dan bagian gelap. Namun, kotoran ular biasanya berbentuk lebih lonjong dan ukurannya lebih besar.
Sering kali, di dalam kotoran ular masih terdapat sisa-sisa mangsa yang tidak tercerna sempurna, seperti tulang tikus, bulu, atau gigi hewan kecil. Jika Mama menemukan kotoran seperti ini di sudut ruangan, segera bersihkan dengan hati-hati menggunakan sarung tangan dan masker, lalu panggil bantuan.
Itulah tadi beberapa tanda ular masuk rumah yang perlu Mama ketahui. Semoga informasi ini bisa membantu ya, Ma.
Apa yang harus dilakukan jika bertemu ular di dalam rumah? | Jangan panik dan jangan mencoba menangkap atau membunuhnya sendiri jika tidak berpengalaman. Mundur perlahan, isolasi ular di ruangan tersebut (tutup pintu dan celah bawah pintu), lalu segera hubungi pemadam Kebakaran atau pawang ular profesional. |
Apakah menabur garam bisa mengusir ular? | Itu hanya mitos. Ular tidak takut garam karena tubuh mereka bersisik, bukan berlendir seperti siput. Ular lebih takut pada bau menyengat seperti karbol, bensin, atau kapur barus, namun cara terbaik adalah menjaga kebersihan rumah. |
Di mana tempat persembunyian favorit ular di rumah? | Ular menyukai tempat yang gelap, lembap, dan hangat. Tempat favorit mereka biasanya di tumpukan barang bekas di gudang, di balik kulkas atau mesin cuci (karena hangat), di dalam sepatu, saluran air, dan di atas plafon rumah. |