Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Tips Rumah Sejuk Tanpa AC saat Cuaca Panas, Tutup Tirai saat Siang
Pexels/Egor Kunovsky
  • Rumah tetap sejuk tanpa AC bisa dilakukan dengan mengatur sirkulasi udara dan paparan sinar matahari.

  • Kurangi sumber panas di dalam rumah dengan membatasi penggunaan alat elektronik, lampu, kompor, dan oven.

  • Manfaatkan kipas angin, exhaust fan, serta tanaman hijau untuk membantu menciptakan suasana rumah yang lebih sejuk dan nyaman.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Cuaca panas dapat membuat suhu di dalam rumah terasa lebih gerah, terutama ketika sinar matahari masuk secara langsung ke dalam ruangan. Kondisi ini tentu bisa mengurangi kenyamanan keluarga saat beraktivitas atau beristirahat di rumah.

Menyalakan AC memang menjadi salah satu cara untuk membuat ruangan lebih sejuk, tetapi ada beberapa alternatif sederhana yang bisa dilakukan tanpa harus mengandalkan pendingin ruangan. Mulai dari mengatur sirkulasi udara hingga mengurangi sumber panas di dalam rumah.

Selain praktis, beberapa cara tersebut juga bisa diterapkan dengan memanfaatkan benda yang sudah tersedia di rumah. Berikut Popmama.com telah merangkum tips rumah tetap sejuk tanpa AC saat cuaca panas.

Yuk, disimak!

Deretan Tips Rumah Sejuk Tanpa AC saat Cuaca Panas

1. Tutup tirai saat siang hari

Pexels/Egor Kunovsky

Salah satu cara sederhana untuk mengurangi rasa panas di dalam rumah, yakni dengan menutup gorden atau tirai saat siang hari. Terutama ketika matahari sedang terik, tirai tebal dapat membantu menghalangi paparan sinar matahari yang masuk melalui jendela.

Sinar matahari yang masuk langsung ke dalam ruangan dapat membuat suhu di dalam rumah terasa semakin panas. Dengan menutup tirai pada jam-jam terik, panas dari luar bisa lebih terhalang, sehingga ruangan terasa lebih nyaman.

Bisa membuka kembali tirai ketika matahari sudah tidak terlalu terik. Cara sederhana ini dapat dilakukan setiap hari tanpa perlu menyalakan AC.

2. Maksimalkan ventilasi silang

Pexels/Peter Vang

Ventilasi silang dapat membantu mengalirkan udara dari satu sisi rumah ke sisi lainnya. Bisa dengan membuka beberapa jendela pada pagi atau malam hari ketika udara luar terasa lebih sejuk.

Sirkulasi tersebut memungkinkan udara segar masuk sekaligus mendorong udara panas yang terperangkap di dalam ruangan untuk keluar. Dengan begitu, udara di dalam rumah tidak terasa terlalu pengap.

Pastikan jalur udara tidak terhalang oleh perabot berukuran besar. Membuka jendela pada waktu yang tepat juga membantu memaksimalkan pergantian udara tanpa membuat ruangan semakin panas.

3. Gunakan kipas angin secara optimal

Popmama.com/Muhammad Haqqi/AI

Kipas angin dapat dimanfaatkan untuk membantu membuat ruangan terasa lebih sejuk tanpa menggunakan AC. Salah satu cara yang bisa dicoba adalah meletakkan semangkuk es di depan kipas, sehingga udara yang berembus memberikan sensasi sejuk sementara.

Bisa juga mengarahkan kipas ke luar jendela ketika udara di dalam rumah terasa panas. Posisi tersebut membantu mendorong udara panas keluar, sehingga sirkulasi udara di dalam ruangan menjadi lebih baik.

Penggunaan kipas sebaiknya disesuaikan dengan kondisi ruangan dan arah datangnya udara. Dengan penempatan yang tepat, kipas angin dapat bekerja lebih optimal untuk membantu mengurangi rasa gerah.

4. Nyalakan exhaust fan

Pixabay/MemoryCatcher

Exhaust fan dapat digunakan untuk membantu membuang udara panas dan lembap dari dalam rumah. Alat ini terutama berguna di area yang mudah terasa pengap, seperti dapur dan kamar mandi.

Di dapur, panas dari aktivitas memasak dapat membuat suhu ruangan meningkat. Sementara itu, kamar mandi dapat menjadi lebih lembap setelah digunakan sehingga sirkulasi udara perlu diperhatikan.

Dengan menyalakan exhaust fan, udara panas dan kelembapan berlebih dapat dialirkan keluar. Cara ini membantu menjaga kondisi udara di ruangan agar terasa lebih nyaman.

5. Matikan lampu dan alat elektronik

Pexels/Victor Freitas.

Lampu dan alat elektronik yang terus menyala dapat menghasilkan panas tambahan di dalam ruangan. Oleh karena itu, matikan lampu atau perangkat elektronik yang sedang tidak digunakan, terutama ketika cuaca sedang panas.

Perangkat seperti televisi, komputer, dan peralatan elektronik lainnya dapat membuat suhu di sekitarnya terasa lebih hangat ketika digunakan dalam waktu lama. Mengurangi penggunaannya dapat membantu meminimalkan sumber panas tambahan di dalam rumah.

Bisa juga memanfaatkan cahaya alami ketika kondisi memungkinkan. Selain membantu mengurangi panas dari lampu, kebiasaan mematikan perangkat yang tidak digunakan juga dapat menghemat penggunaan listrik.

6. Hindari penggunaan alat pemanas

Pexels/Jonathan Borba

Penggunaan kompor atau oven dalam waktu lama dapat menghasilkan panas yang membuat rumah semakin gerah. Terutama pada siang hari, panas dari aktivitas memasak dapat menyebar ke area rumah lainnya.

Jika memungkinkan, kurangi penggunaan alat pemanas ketika suhu sedang tinggi. Mama bisa memilih waktu memasak ketika udara sudah lebih sejuk atau menggunakan metode memasak yang tidak menghasilkan panas berlebih.

Setelah selesai memasak, pastikan udara panas dari dapur dapat dialirkan keluar dengan baik. Cara ini membantu menjaga suhu ruangan agar tidak semakin meningkat.

7. Tambah tanaman hijau

Pexels/Ksenia Chernaya

Menambahkan tanaman hijau di dalam maupun sekitar rumah dapat menjadi salah satu cara untuk membuat suasana terasa lebih segar. Tanaman juga dapat memberikan keteduhan, terutama jika ditempatkan di area yang terkena paparan sinar matahari.

Mama bisa menempatkan tanaman di dekat jendela, teras, atau area rumah yang membutuhkan tambahan elemen hijau. Selain mempercantik ruangan, keberadaan tanaman dapat membuat suasana rumah terasa lebih asri.

Pilih jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi pencahayaan dan ruang yang tersedia. Dengan perawatan yang rutin, tanaman hijau bisa menjadi bagian dari rumah yang terasa lebih nyaman saat cuaca panas.

Itu dia beberapa tips rumah tetap sejuk tanpa AC saat cuaca panas. Dengan mengatur masuknya sinar matahari, memaksimalkan sirkulasi udara, serta mengurangi sumber panas di dalam rumah, suasana ruangan bisa terasa lebih nyaman untuk beraktivitas bersama keluarga.

Curated For You

Editorial Team

Related Article