Instagram.com/azizahsalsha_
Azizah juga menekankan bahwa keputusan untuk berpisah bukanlah hal yang mudah atau diambil secara impulsif. Ia menggambarkan perpisahan ini sebagai hasil dari proses yang panjang dan pertimbangan yang matang dari kedua belah pihak.
Menurutnya, ini adalah jalan terbaik untuk kedamaian dan pertumbuhan mereka masing-masing.
"Keputusan ini diambil dengan matang, dewasa, dan bukan hal yang mudah bagi kami masing-masing. Namun kami sepakat bahwa memilih jalan masing-masing adalah yang terbaik untuk kedamaian dan pertumbuhan hidup kami berdua," jelas Azizah.
Ia juga menambahkan bahwa hubungan mereka berakhir dengan baik, tanpa ada paksaan, dan tanpa niat saling menyudutkan.
"Yang ingin aku tekankan adalah bahwa keputusan berpisah diambil setelah proses panjang, usaha, dan pertimbangan matang dari kedua belah pihak," tutup Azizah.
Itulah rangkuman dari bagaimana Azizah Salsha buka suara soal hubungannya dengan Pratama Arhan.
Melalui pernyataan ini, Azizah berharap tidak ada lagi asumsi yang tidak berdasar dan persoalan yang diperbesar oleh publik. Ia kini memilih fokus untuk melanjutkan hidupnya dengan damai dan terus bertumbuh menjadi versi terbaik dari dirinya.
Papanya Azizah Salsha bekerja apa? | Papanya Azizah Salsha, Andre Rosiade, lahir di Padang, Sumatera Barat, 7 November 1978. Dia merupakan anggota DPR, pengusaha, sekaligus politisi Partai Gerindra. Di partai, dia menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat. |
Kenapa Arhan Gugat bercerai Azizah? | Pratama Arhan dan Azizah Salsha bercerai karena sering bertengkar, tidak adanya kecocokan, dan perbedaan visi-misi pernikahan. Faktor lain yang menjadi penyebab adalah komunikasi yang tidak lancar, perselisihan yang berujung pada perpisahan rumah, dan tidak adanya keintiman sejak September 2024. |
Siapa mantan Azizah Salsha? | Mantan Azizah Salsha yang paling dikenal publik adalah Philo Paz Armand, yang merupakan mantan pacarnya sebelum menikah dengan Pratama Arhan. Selain itu, ia juga pernah dikabarkan dekat dengan Sabian Tama dan Salim Nauderer. |