Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI
Sekeras apa pun usaha yang dilakukan untuk mengambil hati, mertua yang sudah terlanjur tidak suka akan sangat sulit untuk memberikan pujian. Pencapaian karier, kado yang diberikan, hingga perhatian kecil yang ditunjukkan sering kali direspons dengan sikap datar atau bahkan cibiran.
Keengganan untuk mengakui kebaikan ini berakar dari rasa gengsi dan penolakan untuk melihat nilai positif dari orang yang tidak disukainya. Sikap minim apresiasi ini tentu bisa membuat seseorang merasa usahanya sia-sia dan mematikan motivasi untuk terus berusaha memperbaiki hubungan.
Itulah deretan ciri mertua tidak suka dengan menantu yang perlu dikenali sejak dini.
Menghadapi situasi ini tentu membutuhkan kesabaran ekstra dan komunikasi yang kuat dengan pasangan agar masalah tidak berlarut-larut merusak keharmonisan rumah tangga.
Bagaimana cara menghadapi mertua yang suka mengkritik? | Hadapi kritikan tersebut dengan sikap tenang dan jangan mudah terpancing emosi untuk berdebat secara langsung. Sampaikan batasan dengan sopan dan mintalah dukungan dari pasangan untuk menjadi penengah yang objektif. |
Apakah wajar jika merasa canggung dengan mertua di awal pernikahan? | Perasaan canggung di masa awal pernikahan sangatlah wajar karena kedua belah pihak masih dalam tahap saling mengenal karakter masing-masing. Seiring berjalannya waktu dan komunikasi yang rutin, kecanggungan tersebut biasanya akan memudar secara perlahan. |
Haruskah pasangan ikut campur saat terjadi konflik dengan mertua? | Pasangan memiliki peran yang sangat krusial untuk menjembatani komunikasi dan meluruskan kesalahpahaman yang terjadi. Menyelesaikan konflik bersama pasangan akan menunjukkan kekompakan dan mencegah masalah menjadi semakin besar atau melebar. |