Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengganjal di Hati, Film Seni Merayu Tuhan Ubah Cara Pandang Ari Irham
Popmama.com/Adrian Ang
  • Ari Irham mengungkap bahwa memerankan Hikmah di film Seni Merayu Tuhan menjadi pengalaman reflektif yang membuatnya sadar atas kekurangan pribadi.

  • Melalui karakter Hikmah, Ari Irham belajar bahwa proses perubahan hidup tidak terjadi secara instan, melainkan tumbuh dengan prosesnya masing-masing

  • Menurut Ari Irham, pesan utama film Seni Merayu Tuhan yakni tidak mudah menghakimi serta memahami kompleksitas setiap individu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Film Seni Merayu Tuhan tidak hanya menghadirkan kisah yang menyentuh, tetapi juga mengajak penontonnya merenungkan proses mengenal dan memperbaiki diri. Hal itulah yang dirasakan Ari Irham setelah memerankan karakter Hikmah.

Baginya, perjalanan Hikmah bukan sekadar peran di depan kamera, melainkan pengalaman yang membuka ruang refleksi tentang ego, perubahan diri, hingga cara memandang orang lain dengan lebih bijaksana.

Berikut Popmama.com membagikan refleksi Ari Irham yang paling membekas usai membintangi film Seni Merayu Tuhan.

Yuk, disimak!

1. Peran Hikmah menurut Ari Irham

Instagram.com/ariirhamm

Bagi Ari Irham, peran Hikmah dalam film Seni Merayu Tuhan bukan sekadar menjalankan sebuah karakter, tetapi juga menjadi pengalaman yang membawanya pada refleksi pribadi ketika menyadari perubahan diri sendiri yang tidak bisa dipaksakan.

"Setelah aku menonton filmnya secara keseluruhan, aku sadar bahwa yang bisa mengubah karakter seseorang hanya diri sendiri," ujarnya.

Kesadaran itu semakin terasa ketika karakter Hikmah mendapat komentar bahwa dirinya bermain sepak bola terlalu "maruk" dari sahabatnya. Dari situ ia menyadari bahwa dahulu dirinya sering merasa pendapatnya selalu benar dan masih dipenuhi ego.

Kedua momen ini yang menjadi titik refleksi baginya untuk lebih terbuka menerima masukan dan berusaha menjadi pribadi lebih baik.

Menurut Ari, karakter Hikmah menjadi pengingat bahwa proses bertumbuh selalu dimulai dari keberanian untuk mengakui kekurangan diri sendiri.

2. Sudut pandang Ari Irham setelah menjadi Hikmah di film Seni Merayu Tuhan

Instagram.com/ariirhamm

Memerankan Hikmah dalam film Seni Merayu Tuhan meninggalkan dampak yang tidak berhenti saat proses syuting selesai. Karakter Hikmah menghadirkan banyak pertanyaan yang terus mengganjal di hatinya

“Mungkin proses hidup saya akan berubah pelan-pelan ke arah yang lebih baik, nggak yang terlalu instan,” ujar Ari ketika menonton dan mencerna makna film Seni Merayu Tuhan.

Menurut Ari, perubahan besar tidak selalu terjadi secara instan. Justru, refleksi yang terus mengendap setelah memerankan Hikmah membuatnya percaya bahwa proses hidup seseorang akan berubah sedikit demi sedikit.

Ari merasa karakter tersebut menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri, lebih terbuka terhadap pelajaran hidup. Ari pun membiarkan perubahan itu berlangsung secara perlahan, tetapi dengan kesadaran yang tumbuh dari dalam diri.

3. Pesan yang dibawa film Seni Merayu Tuhan menurut Ari Irham

Instagram.com/ariirhamm

Menurut Ari Irham, salah satu pesan yang paling membekas dari Seni Merayu Tuhan adalah cara memandang seseorang secara lebih utuh.

“Melihat lautan kebaikan dalam keburukan, dan melihat lautan kejelekan dalam kebaikan," ucapnya.

Bagi Ari, pesan ini sangat bagus karena mengingatkan bahwa tidak ada manusia yang sepenuhnya baik ataupun buruk.

Ari merasa kalimat tersebut mengajaknya untuk tidak menghakimi orang lain, melainkan mencoba memahami setiap individu dengan sudut pandang yang lebih luas.

Baginya, Seni Merayu Tuhan tidak hanya menyampaikan kisah tentang perjalanan hidup, tetapi juga mengajak penonton belajar menerima kompleksitas manusia dan menemukan sisi baik maupun sisi yang perlu diperbaiki dalam setiap orang, termasuk diri sendiri.

Menurut kalian, pesan mana dari Film Seni Merayu Tuhan yang paling mengena di hati?

Curated For You

Editorial Team

Related Article