Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Hamish Daud Ungkap Pentingnya Empati dalam Hubungan di Malam 3 Yasinan

Hamish Daud Ungkap Pentingnya Empati dalam Hubungan di Malam 3 Yasinan
Instagram.com/ hamishdw
Intinya sih...
  • Bagi Hamish Daud, kunci utama dalam menjalin hubungan adalah kemampuan untuk berempati kepada orang lain.
  • Hamish Daud menekankan bahwa setiap keluarga pasti memiliki masalah atau ketidakcocokan yang terkadang sulit dihindari.
  • Hamish Daud menggunakan teknik meminjam perasaan nyata dari kehidupannya sendiri untuk memberikan performa terbaik.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah cukup lama vakum dari layar lebar, Hamish Daud akhirnya kembali menyapa penggemar lewat film horor terbarunya yang berjudul Malam 3 Yasinan. Berperan sebagai Baskara, seorang polisi sekaligus menantu di keluarga yang penuh rahasia, Hamish dihadapkan pada situasi emosional yang sangat kompleks dan menguras energi. Kembalinya Hamish kali ini tidak hanya membawa ketegangan horor, tetapi juga pesan mendalam tentang bagaimana sebuah hubungan seharusnya dibangun.

Dalam film ini, Hamish harus memerankan karakter yang terjebak di antara kewajiban profesional sebagai aparat dan rasa sayangnya kepada keluarga sang istri. Dinamika yang ia jalani sebagai orang luar di tengah rahasia kelam keluarga memberikan pelajaran berharga bagi penonton tentang pentingnya memahami perasaan orang lain agar hubungan tetap terjaga meski dalam situasi sulit.

Karakter Baskara yang ia mainkan menuntut kedalaman rasa yang luar biasa, terutama saat menghadapi tradisi keluarga yang kaku dan penuh tekanan. Hamish berhasil menghidupkan sosok suami yang suportif sekaligus tegas dalam mencari kebenaran demi melindungi orang-orang yang ia cintai dari ancaman trauma masa lalu yang berusaha ditutupi rapat-rapat.

Dalam wawancara eksklusif di IDN HQ pada Jumat (19/12/2025), Hamish Daud membagikan ceritanya mengenai proses pendalaman emosi dan pentingnya keterhubungan antarmanusia. Berikut Popmama.com merangkum ceritanya untuk disimak.

Yuk, simak cerita dari Hamish Daud kali ini!

1. Menjadikan empati sebagai fondasi utama memahami pasangan

Hamish Daud Ungkap Pentingnya Empati dalam Hubungan di Malam 3 Yasinan
Popmama.com/Niko Abdullah Dahuri

“Akting itu sebenarnya belajar untuk menjadi manusia dan mengerti manusia satu sama lain. Kita harus punya empati juga atas peran lawan kita,” ujar Hamish Daud.

Bagi Hamish, kunci utama dalam menjalin hubungan adalah kemampuan untuk berempati kepada orang lain. Dalam mendalami peran Baskara, ia menyadari bahwa memahami posisi dan emosi lawan main adalah hal yang sangat krusial agar pesan dalam cerita tersampaikan dengan jujur. 

Pelajaran ini sangat relevan untuk dibawa ke dalam hubungan keluarga di dunia nyata, di mana saling mengerti perspektif satu sama lain dapat memperkuat ikatan batin serta mengurangi kesalahpahaman antara papa dan mama.

2. Bertanggung jawab menjaga keharmonisan tanpa melarikan diri

Hamish Daud Ungkap Pentingnya Empati dalam Hubungan di Malam 3 Yasinan
Instagram.com/hamishdw

Hamish Daud menekankan bahwa setiap keluarga pasti memiliki masalah atau ketidakcocokan yang terkadang sulit dihindari.

Namun, alih-alih melarikan diri dari kenyataan, Hamish percaya bahwa sebagai orang dewasa yang sudah memiliki keluarga, setiap anggota harus tetap bertanggung jawab dan berusaha menjaga suasana agar tidak terjadi permusuhan yang merugikan semua pihak.

As an adult kalau kita punya anak atau keluarga, yang penting kita responsible aja. Mungkin nggak cocok, mungkin emang ada masalah-masalah yang lebih dari yang kita lihat. Cuman ya buat aku sih yang penting kita nggak lari dari tanggung jawab aja,” jelas Hamish Daud.

Melalui karakter Baskara yang terjebak dalam dilema moral, Hamish seolah menunjukkan bahwa kedewasaan dalam hubungan diuji saat kita mampu tetap berdiri tegak demi keharmonisan bersama. Apalagi tanpa harus memutuskan komunikasi hanya karena ada perbedaan pendapat.

3. Membangun emosi tulus melalui kedekatan dengan keluarga

Hamish Daud Ungkap Pentingnya Empati dalam Hubungan di Malam 3 Yasinan
Popmama.com/Niko Abdullah Dahuri

Dalam memerankan adegan yang menuntut emosi mendalam, Hamish Daud menggunakan teknik meminjam perasaan nyata dari kehidupannya sendiri untuk memberikan performa terbaik. Hamish membayangkan momen-momen sensitif yang pernah ia alami bersama keluarganya untuk memicu rasa sedih yang tulus di depan kamera tanpa terlihat dibuat-buat.

“Aku pinjam momen itu untuk film ini. Waktu aku lihat anakku sakit, aku dapat rasa sedih banget itu,” ungkap Hamish Daud mengenai caranya membangun emosi di lokasi syuting.

Hal ini memperlihatkan betapa kuatnya ikatan emosional seorang papa yang kemudian ia transformasikan menjadi performa akting yang menyentuh hati. Kedekatan dengan keluarga di dunia nyata menjadi sumber inspirasi utama bagi Hamish dalam menghidupkan karakter Baskara. Tujuannya agar penonton bisa merasakan ketulusan cintanya terhadap keluarga.

Itulah rangkaian pelajaran tentang empati dan tanggung jawab dari Hamish Daud yang bisa kita ambil dari film Malam 3 Yasinan. Menurut Mama, bagian mana yang paling menginspirasi untuk diterapkan dalam menjaga keharmonisan keluarga di rumah?

FAQ Hamish Daud di Film Malam 3 Yasinan

Apa peran Hamish Daud dalam film Malam 3 Yasinan?

Hamish Daud memerankan Baskara, seorang polisi sekaligus menantu yang terjebak di tengah konflik dan rahasia kelam keluarga istrinya.

Apa pesan utama yang disampaikan Hamish Daud lewat karakternya?

Hamish menekankan pentingnya empati, tanggung jawab, dan keberanian untuk tetap hadir dalam hubungan meski dihadapkan pada situasi sulit.

Mengapa empati menjadi tema penting dalam film ini?

Empati digambarkan sebagai fondasi untuk memahami pasangan dan keluarga, sekaligus kunci menjaga keharmonisan tanpa menghindari masalah.

Share
Topics
Editorial Team
Dimas Prasetyo
EditorDimas Prasetyo
Follow Us

Latest in Life

See More

7 Cemilan untuk Diet Golongan Darah AB, Cocok buat Harian

02 Jan 2026, 16:03 WIBLife