Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Lewat Film Desember Jani, Luna Maya Ungkap Kisah dengan Mamanya
Popmama.com/Aril Tri Yusgiantara
  • Luna Maya menjadi produser eksekutif film Desember Jani produksi Palari Films, yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 10 Desember 2026.

  • Setelah membaca skenario dan menonton filmnya, Luna Maya terdiam karena kisah hubungan mama-anak dinilai sederhana, tetapi sangat dekat dengan pengalaman keluarganya.

  • Luna Maya menyebut kemiripan karakter kuat dengan mamanya sempat memicu benturan, tetapi usia dan pengalaman membantunya memahami sudut pandang sang mama.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Luna Maya kembali hadir menjadi produser eksekutif, kali ini di film Desember Jani, film terbaru produksi Palari Films yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 10 Desember 2026. Keputusan tersebut tidak diambil secara instan karena Luna terlebih dahulu membaca ulang skenario untuk memastikan dirinya benar-benar terhubung dengan cerita yang diangkat.

Film bertema keluarga tersebut rupanya membawa Luna pada refleksi mengenai hubungannya dengan sang mama. Ia mengaku sempat terdiam setelah menonton karena cerita sederhana tentang hubungan mama dan anak terasa begitu dekat dengan pengalaman pribadinya.

Bagi Luna, dinamika antara orangtua dan anak memang tidak selalu mudah dipahami ketika masih muda. Namun, bertambahnya usia dan pengalaman membuatnya perlahan mampu melihat berbagai hal dari sudut pandang sang mama.

Berikut Popmama.com rangkum hal yang diungkap Luna Maya soal kisah personalnya dengan sang mama lewat Desember Jani.

1. Sempat terdiam usai menonton karena ceritanya sangat relatable

Popmama.com/Aril Tri Yusgiantara

Sebelum resmi bergabung sebagai produser eksekutif, Luna Maya mengaku mempertimbangkan proyek tersebut dengan cukup matang. Setelah membaca kembali skenario, ia justru merasa cerita Desember Jani begitu dekat dengan kehidupan keluarga di Indonesia.

“Waktu saya nonton, saya cuma diam. Benar-benar saya diam. Ini kok ceritanya sederhana tapi ini sangat relatable buat saya pun banyak keluarga, pertama di Indonesia karena kita tinggal di Indonesia,” ungkap Luna. 

Perasaan tersebut menjadi salah satu alasan yang membuatnya semakin yakin untuk terlibat dalam film yang mengangkat dinamika hubungan mama dan anak tersebut.

2. Kemiripan sifat dengan sang mama sempat memicu gesekan

Popmama.com/Aril Tri Yusgiantara

Luna Maya mengakui bahwa dirinya memiliki kemiripan sifat dengan sang mama, terutama dalam hal karakter yang sama-sama kuat. Menurutnya, kemiripan tersebut justru dapat menjadi tantangan tersendiri karena dua pribadi dengan karakter serupa bisa lebih mudah berbenturan ketika berada dalam satu rumah.

“Mungkin karena itu keras bentroknya, (akhirnya) mungkin mirip,” ujar Luna.

Pengalaman tersebut membuatnya memahami bahwa konflik antara mama dan anak terkadang bukan muncul karena kurangnya rasa sayang, melainkan karena masing-masing memiliki cara pandang dan karakter yang kuat.

3. Bertambah dewasa membuat Luna Maya lebih memahami sang mama

Popmama.com/Aril Tri Yusgiantara

Seiring bertambahnya usia dan pengalaman hidup, Luna Maya mulai melihat hubungannya dengan sang mama dari perspektif yang berbeda. Jika dahulu ia merasa orangtua tidak memahami dirinya, kini Luna menyadari bahwa dirinya pun mungkin belum cukup memahami beban dan sudut pandang yang dimiliki sang mama.

“Tapi once kita udah banyak pengalaman, kayak udah mengerti tentang hidup sendiri gitu, experience bertambah, dan pemahaman kita terhadap banyak hal lebih berkembang. Kita akan punya sesuatu bahwa, ‘Ya ampun, selama ini kita tuh cuma nggak ngerti aja,’” ungkap Luna. 

Ia juga menyadari bahwa konflik keluarga bisa semakin panjang ketika semua pihak hanya ingin didengar tanpa benar-benar memberikan ruang untuk mendengarkan satu sama lain.

Kisah Luna Maya melalui Desember Jani menunjukkan bahwa hubungan mama dan anak bisa memiliki banyak lapisan, mulai dari kemiripan sifat, perbedaan sudut pandang, hingga miskomunikasi yang terkadang menciptakan jarak emosional.

Akan tetapi, bertambahnya usia dan pengalaman dapat membuka ruang untuk saling memahami, sementara keterbukaan dan cinta menjadi fondasi penting untuk kembali mendekatkan hubungan yang sempat renggang. 

Itulah rangkuman kisah personal Luna Maya dengan sang mama yang membuatnya begitu terhubung dengan film Desember Jani.

Film Desember Jani akan tayang 10 Desember 2026, Mama bisa ajak keluarga untuk menonton film ini agar bisa saling memahami yang terjadi antara orangtua dan anak.

Curated For You

Editorial Team

Related Article