Sirup rosella menawarkan sensasi segar dengan perpaduan rasa manis dan asam yang khas. Minuman ini mengandung vitamin C dan antioksidan yang baik untuk tubuh.
8 Oleh-oleh khas Banten yang Sayang untuk Dilewatkan

- Banten menawarkan delapan oleh-oleh khas, seiring pesona budaya Baduy, sejarah, dan destinasi seperti Taman Nasional Ujung Kulon.
- Pilihan kuliner mencakup sirup rosella, sate bandeng, emping, rengginang, ketan bintul, kue gipang, dan ceplis dengan bahan serta cita rasa khas lokal.
- Bolu Tape Benteng tersedia dalam beberapa varian, dibanderol sekitar Rp40.000–Rp45.000 per kotak, dan tahan hingga empat hari pada suhu ruang.
Banten dikenal dengan kekayaan budaya dan sejarahnya yang menarik, termasuk kehidupan masyarakat adat Baduy yang masih menjaga tradisi leluhur.
Tak hanya itu, provinsi ini juga memiliki pesona alam yang memukau, salah satunya Taman Nasional Ujung Kulon yang menjadi destinasi unggulan Banten.
Setelah puas menjelajahi berbagai destinasi, jangan lupa membawa pulang oleh-oleh khas Banten untuk orang-orang terdekat.
Penasaran apa saja yang bisa dibawa pulang? Yuk, simak rekomendasi oleh-oleh khas Banten dari Popmama.com berikut ini!
Table of Content
1. Sirup Rosella

Pinterest/NH Warna merah alaminya berasal dari kelopak bunga rosella yang menjadi bahan utama. Selain diolah menjadi sirup, rosella juga dapat dimanfaatkan sebagai teh dan selai.
2. Sate Bandeng

Pinterest/Chintia Maharani Sate bandeng merupakan olahan ikan bandeng yang diolah dengan bumbu rempah dan santan, lalu dipanggang hingga menghasilkan aroma smoky yang menggugah selera.
Duri-durinya telah dibersihkan sehingga lebih mudah disantap. Teksturnya lembut dengan cita rasa gurih dan kaya rempah, semakin nikmat saat disajikan bersama sambal.
3. Emping

Pinterest/oneeychan Terbuat dari biji melinjo lokal pilihan, emping ini dibuat secara manual dengan cara disangrai, kemudian dipipihkan satu per satu dan dijemur hingga kering.
Proses tersebut menghasilkan tekstur yang renyah dengan cita rasa gurih alami dan sedikit pahit khas melinjo.
Selain jadi oleh-oleh, emping juga kerap pelengkap hidangan seperti soto dan sop.
4. Rengginang

Pinterest/Syahrul Tri Kerupuk ketan dibuat dari beras ketan yang dikukus bersama bumbu dan garam, kemudian digoreng hingga mengembang dan renyah.
Rasanya gurih dengan beragam pilihan, mulai dari original, manis, dan pedas hingga varian modern seperti BBQ dan keju.
5. Ketan Bintul

Pinterest/S Suryawan Ketan Bintul terbuat dari beras ketan yang dikukus hingga pulen, kemudian disajikan dengan taburan serundeng kelapa. Hidangan tradisional menjadi menu favorit untuk berbuka puasa.
Perpaduan ketan yang gurih dan legit dengan serundeng beraroma harum menghadirkan cita rasa gurih, manis, dan sedikit pedas.
6. Kue Gipang

Instagram.com/sartika_barka_oleh2khascilegon Kue gipang menggunakan beras ketan yang diolah menjadi butiran renyah, lalu dicampur gula merah panas dan dicetak hingga mengeras.
Cita rasanya manis dan gurih dengan tekstur renyah, terkadang ditambahkan selai atau taburan kacang tanah.
Kue ini kerap hadir dalam hajatan dan syukuran masyarakat Banten sebagai simbol kebersamaan.
7. Ceplis

Instagram.com/bukuanak.sygmadepok Ceplis dibuat dari biji melinjo matang yang digeprek satu kali hingga menghasilkan bentuk kecil, tebal, dan tidak beraturan menyerupai kancing baju.
Teksturnya yang lebih kokoh membuat ceplis cocok dipadukan dengan berbagai macam bumbu, seperti manis, pedas manis, dan balado.
8. Bolu Tape Benteng

Instagram.com/mamabolu Bolu Tape Benteng hadir dengan tekstur lembut dan cita rasa tape yang khas. Kue ini tersedia dalam beberapa varian, seperti cokelat keju, stroberi, blueberry, dan kismis.
Dibanderol sekitar Rp40.000–Rp45.000 per kotak dengan kualitas premium, bolu ini dapat bertahan hingga empat hari pada suhu ruang atau tujuh hari jika disimpan di kulkas.
Dari beberapa pilihan di atas, sudah tahu mau membawa pulang oleh-oleh yang mana? Jangan lupa berburu buah tangan khas Banten sebelum kembali ke rumah!









-C6AhypgAZF0ThWsq9yIrcEUrZbca7u3s.jpg)










