Anak-anak mungkin tidak selalu berkata-kata, tapi mereka merasakan segalanya. Setiap pertengkaran yang terjadi di depan mata mereka, setiap ketegangan yang menggantung di udara rumah, semuanya diserap diam-diam oleh jiwa-jiwa kecil yang belum tahu harus menaruhnya di mana.
Di film Suamiku Lukaku, luka diam itulah yang coba dihadirkan oleh Azkya Mahira lewat karakter Nadia. Nadia digambarkan sebagai seorang anak yang tumbuh di tengah kekerasan dalam rumah tangga dan harus menjadi saksi bisu penderitaan sang mama.
Suamiku Lukaku bukan sekadar film tentang KDRT, tetapi juga tentang bagaimana anak-anak menanggung beban yang seharusnya bukan milik mereka. Penasaran seperti apa cerita lengkapnya?
Melalui sesi media visit bersama Azkya Mahira di IDN HQ pada Senin (25/5/2026), Popmama.com telah merangkum kisah Azkya tentang proses menghayati karakter Nadia dan pelajaran berharga yang ia petik dari perannya.
Yuk, disimak!
