Popmama.com/Ilham Syakur Fidina
Lebih dari sekadar cerita, Dian Sastrowardoyo berharap melalui film Esok Tanpa Ibu, setiap keluarga di tanah air bisa memperkuat bonding antara orangtua dan anak maupun sebaliknya.
Ia juga menekankan pentingnya hubungan antar manusia di tengah era teknologi yang semakin dekat dengan kehidupan pribadi, agar kehangatan keluarga tetap terjaga.
“Aku harap film ini bisa menginspirasi keluarga-keluarga Indonesia untuk menjadi lebih bonding lagi antara orangtua dan anak, anak dan orangtua dan memperkuat lagi hubungan antar manusia di era saat teknologi sudah sangat dekat di kehidupan pribadi kita,” ucapnya.
Itulah informasi seputar peran Dian Sastrowardoyo di Esok Tanpa Ibu mewakili peran para mama. Lewat karakternya sebagai Laras, kita diingatkan bahwa sosok mama sekaligus istri sudah banyak memberikan pengorbanan yang besar, kasih sayang, sekaligus menjadi jantung untuk keluarga.
Setelah menonton film ini, semoga para orangtua dan anak bisa membangun hubungan keluarganya menjadi lebih erat lagi, ya.
Apa kisah dari film Esok Tanpa Ibu? | Film Esok Tanpa Ibu mengisahkan tentang seorang remaja bernama Rama atau Cimot yang sangat dekat dengan mamanya, Laras. Namun, hubungannya dengan sang papa, Hendi, tidak harmonis. Saat liburan keluarga, Laras mengalami kecelakaan otak dan koma, memaksa Rama menghadapi kesepian. Dengan bantuan teman, Rama menggunakan AI bernama i-BU yang meniru suara dan kepribadian mamanya untuk mengatasi duka. |
Kapan film Esok Tanpa Ibu tayang? | Film Esok Tanpa Ibu tayang di bioskop sejak 22 Januari 2026. |
Siapa saja para pemeran di film Esok Tanpa Ibu? | Dian Sastrowardoyo sebagai Laras dan i-BU (mama dan AI), Ringgo Agus Rahman sebagai Hendi (papa), Ali Fikry sebagai Rama atau Cimot, Aisha Nurra Datau sebagai Zyla, dan Bima Sena sebagai Robert. |