Tasya Farasya membagikan pengalaman pribadinya saat membicarakan rasa cemas atau anxiety yang muncul pada waktu tertentu. Ia mengaku pernah merasakan anxiety secara konsisten pada rentang waktu yang sama, yakni sekitar pukul 3 hingga 5 sore.
Awalnya, Tasya juga merasa bingung mengapa rasa cemas tersebut selalu datang pada jam tertentu. Namun, setelah mencoba menelusuri kembali pengalaman yang pernah dialaminya, ia menemukan adanya peristiwa emosional yang terjadi pada rentang waktu tersebut.
Dalam perbincangannya bersama seorang dokter, Tasya kemudian mengungkap bahwa dirinya pernah ditalak pada sekitar pukul 3 hingga 5 sore.
Pengalaman tersebut membuatnya melihat adanya kemungkinan hubungan antara peristiwa yang pernah dialaminya dengan anxiety yang muncul di waktu serupa. Popmama.com telah merangkum cerita Tasya Farasya mengenai anxiety yang dikaitkan dengan momen dirinya ditalak.
Yuk, disimak ceritanya!
