Suami Wajib Tahu, Inilah 7 Jenis Orgasme pada Perempuan

Jarang diketahui, pastikan untuk memahami jenis-jenis orgasme pada perempuan!

19 Juni 2021

Suami Wajib Tahu, Inilah 7 Jenis Orgasme Perempuan
Freepik

Menciptakan momen yang menggairahkan dan intim di atas ranjang memang sangat diperlukan, sehingga gairah seksual dari kedua belah pihak bisa tersalurkan dengan baik. 

Perlu dipahami bahwa terkadang perempuan orgasme hanya disebabkan oleh penetrasi di vagina dan klitoris saja. Padahal ada banyak jenis yang bisa membuat perempuan orgasme dan gairah seksualnya tersalurkan dengan baik.

Kenikmatan tersebut bisa dirasakan seiring jalannya sesi berhubungan seks di atas ranjang. Suami pun perlu mengetahui area mana yang istrinya sukai dan mana yang mungkin ia tidak sukai.

Untuk membantu mengetahui jenis-jenis orgasme pada perempuan, Popmama.com telah merangkum beberapa informasi tersebut. Yuk, disimak agar bisa menciptakan kenikmatan ganda di atas ranjang!

1. Orgasme klitoris

1. Orgasme klitoris
Freepik/halayalex

Kalau berbicara soal ini, pasti Mama dan pasangan sudah memahami bahwa klitoris bisa membuat istri orgasme hebat di atas ranjang.

Klitoris adalah satu-satunya organ yang diciptakan khusus yang dapat menciptakan kesenangan saat berhubungan seks. Kelenjar ini penuh dengan 8.000 saraf yang membuatnya sangat sensitif terhadap sentuhan.

Klitoris juga jauh lebih besar dari yang Mama kira, lho. Panjangnya hampir 10 cm serta tiga perempatnya tersembunyi di dalam tubuh perempuan. Bisa dibilang, ini seperti harta karun yang terkubur di bawah kulit yang menunggu untuk digali selama sesi bercinta.

Orgasme klitoris meruoakan bagian dari jaringan ereksi pada perempuan yang mencangkup spons uretra atau G-spot.

2. Orgasme vagina

2. Orgasme vagina
Pexels/Daria Rem

Jenis ini jelas bisa dipahami oleh semua pasangan suami istri, tetapi fakta menariknya kebanyakan perempuan kesulitan orgasme jika mengandalkan penetrasi vagina saja.

Faktanya ketika orgasme vagina terjadi terdapat semacam respons yang berbeda dari orgasme klitoris. Jadi hubungan intim melalui penetrasi vagina akan selaras dengan respon kepada klitoris.

Penelitian lain juga menemukan bahwa bagian vagina di mana tempat zona G-spot berada berkaitan erat dengan bagian dalam klitoris.

Editors' Picks

3. Orgasme G-spot

3. Orgasme G-spot
Freepik/senivpetro

Hal ini menjadi salah satu orgasme yang didambakan oleh banyak perempuan. G-spot adalah zona erotis di dinding depan vagina dan terdiri dari spons uretra dan jaringan ereksi perempuan.

Saat berhasil mencapainya, maka akan mengakibatkan gairah dan orgasme G-spot bisa lebih tahan lama. Bisa dibilang ini akan lebih bergairah ketimbang orgasme klitoris lho, Ma. 

Menekan G-spot juga dapat menyebaban ejakulasi atau squirting yang sering disalahartikan sebagai kencing. Padahal jelas-jelas itu berbeda.

4. Orgasme serviks

4. Orgasme serviks
Pexels/cliffbooth

Banyak perempuan bahkan tidak tahu jenis orgasme ini bisa terjadi. Serviks sendiri terletak di bagian paling belakang vagina dan melewati G-spot.

Ini ibarat pintu masuknya ke rahim perempuan dan menonjol ke dalam vagina, layaknya kancing bundar yang menyerupai kepala penis.

Sementara orgasme klitoris memiliki puncak dan pelepasan yang cepat, G-spot dan orgasme serviks datang dalam gelombang kebahagiaan dengan sensasi menyenangkan yang dapat berlangsung selama berjam-jam.

Beberapa perempuan mengatakan bahwa orgasme serviks hampir bersifat "spiritual".

5. U-spot orgasme

5. U-spot orgasme
Freepik/Atlascompany

Tempat orgasme kecil ini tepat berada di atas lubang uretra pertempuan, tetapi jarang diketahui. U-spot adalah zona seksual yang sangat sensitif dan dapat menciptakan orgasme yang kuat.

Bagian ini terletak di vulva, tepat di atas vagina serta di bawah klitoris yang mengelilingi lubang uretra di atas dan di kedua sisi seperti "U" terbalik.

Perlu dipahami bahwa bagian tersebut merupakan kumpulan saraf yang sangat sensitif, serta jaringan ereksi yang bisa terasa sangat erotis saat mulai dirangsang.

Cara terbaik untuk menghidupkan U-spot, yakni melalui seks oral. 

6. Orgasme di tenggorokan

6. Orgasme tenggorokan
Pexels/Kristina Paukshtite

Mungkin terlihat aneh memang, tetapi kabarnya perempuan bisa mengalami orgasme oral atau tenggorokan ketika melakukan deep-throating termasuk saat memberikan blowjob.

Tenggorokan terhubung dengan saraf vagus, leher rahim serta rahim. Menurut peneliti orgasme, Beverly Whipple dan Barry Komisaruk bahwa ada beberapa hal yang dapat memicu orgasme.

Itulah sebabnya mengerang dan mengeluarkan banyak suara saat berhubungan seks bisa memberikan momen intim yang menggairahkan. Hal tersebut dapat meningkatkan potensi orgasme, bahkan mampu membantu menggerakkan energi orgasme ke seluruh tubuh lewat desahan dan erangan.

7. Nipplegasme

7. Nipplegasme
Unsplash/Emily Goodhart

Jika Mama belum tahu, nipplegasme ialah orgasme yang dihasilkan dari stimulasi puting. Perlu diketahui bahwa sekitar 29 persen perempuan mengalami jenis orgasme ini.

Mengisap puting akan melepaskan "hormon cinta" oksitosin yang bertanggung jawab untuk menghasilkan rangsangan di rahim, bahkan dapat menghasilkan orgasme.

Nah, itu tadi jenis-jenis orgasme perempuan yang perlu dipahami pasangan suami istri. Apakah Mama dan Papa sudah tahu salah satunya?

Cobalah untuk melakukan dengan kombinasi sentuhan, seperti menstimulus puting selama penetrasi vagina. Tangan pun dapat memainkan peran menyentuh klitoris perempuan agar lebih menggairahkan.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.