Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Teringat Anaknya, Acha Septriasa Terharu saat Syuting Suamiku Lukaku
Popmama.com/FX Dimas Prasetyo
  • Di tengah syuting adegan emosional di film Suamiku Lukaku, Acha Septriasa tiba-tiba teringat sosok anaknya sendiri.

  • Kemiripan karakter Nadia yang diperankan Azkya dengan anaknya membuat Acha Septriasa tersentuh secara personal.

  • Adegan Nadia yang meminta maaf dengan polos menjadi momen paling membekas bagi Acha Septriasa sepanjang proses syuting.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Memerankan karakter korban KDRT tentu tidak mudah, apalagi ketika proses syuting justru memunculkan kenangan personal yang sama sekali tak terduga. Itulah yang dirasakan Acha Septriasa di balik layar film Suamiku Lukaku.

Di tengah set syuting yang penuh adegan berat dan emosi yang harus terus dikendalikan, Acha Septriasa justru menemukan momen paling jujurnya sebagai seorang mama. Bukan dari naskah, bukan dari arahan sutradara, tetapi dari sosok kecil yang membuatnya teringat pada anaknya sendiri.

Film Suamiku Lukaku mengangkat kisah perempuan yang berjuang keluar dari jeratan KDRT, lengkap dengan adegan-adegan emosional yang menyentuh sisi paling personal sang aktris.

Penasaran seperti apa cerita lengkapnya? Melalui wawancara eksklusif bersama Acha Septriasa di IDN HQ pada Senin (25/5/2026), Popmama.com telah merangkum momen mengharukan Acha yang teringat sang anak di tengah proses syuting film ini.

Yuk, disimak!

1. Sosok Azkya yang mengingatkan Acha Septriasa pada anaknya sendiri

Popmama.com/FX Dimas Prasetyo

Bermain dalam satu frame bersama Azkya Mahira yang memerankan Nadia, Acha Septriasa mengaku tidak bisa sepenuhnya memisahkan perasaannya sebagai aktor dari perasaannya sebagai seorang mama. Ada sesuatu dari sosok Nadia yang terasa begitu familiar baginya.

"Kalau adegan sama Azkya, aku selalu ngerasa anaknya ini mirip banget sama anak aku," ujar Acha.

Kemiripan itu bukan hanya soal fisik, tetapi juga soal ekspresi dan kejujuran emosi yang terpancar dari sosok Nadia. Hal itulah yang membuat Acha kerap merasakan ikatan lebih personal saat berada di depan kamera.

2. Adegan di kamar Nadia yang paling membekas sepanjang syuting

Popmama.com/FX Dimas Prasetyo

Di antara puluhan adegan emosional dalam film ini, satu momen di kamar Nadia terasa paling menghunjam bagi Acha Septriasa. Bukan adegan kekerasan, melainkan kalimat polos yang keluar dari mulut seorang anak kecil.

"Waktu itu Nadia lagi di tempat tidur, balik badan, terus bilang, 'Mama, maafin Nadia ya, karena Nadia, Mama jadi dimarahin Papa.' Nah di situ aku langsung inget anak aku sendiri," ujar Acha.

Permintaan maaf tulus dari seorang anak yang merasa bersalah atas pertengkaran orangtuanya itu langsung menghunjam perasaan Acha. Bukan karena pengalaman serupa pernah terjadi dalam hidupnya, melainkan karena ia melihat betapa tulusnya jiwa seorang anak-anak.

3. Refleksi mendalam tentang kemurnian jiwa anak-anak

Popmama.com/FX Dimas Prasetyo

Momen itu akhirnya memunculkan renungan yang dalam bagi Acha Septriasa sebagai seorang mama. Acha menyadari bahwa anak-anak merasakan jauh lebih banyak dari yang sering kali disadari orang dewasa.

"Aku jadi sadar, ternyata anak-anak ini jiwanya sangat pure, sangat tulus. Mereka menyerap semua yang ada di sekitar mereka," ujar Acha.

Lewat karakter Nadia, Acha seolah diingatkan bahwa kondisi emosional dan kesehatan mental orangtua berdampak langsung pada anak. Bukan hanya melalui kata-kata, tetapi dari setiap suasana yang tercipta di rumah.

Itulah cerita mengharukan di balik layar yang dialami Acha Septriasa saat memerankan Amina dalam film Suamiku Lukaku.

Editorial Team

Related Article