Viral, Politikus Thailand Usulkan Perempuan Boleh Punya 4 Suami

- Calon perdana menteri Thailand Mongkolkit Suksintharanont mengusulkan perempuan boleh memiliki maksimal empat suami, dengan persetujuan sukarela semua pihak, sebagai platform politik menjelang pemilu 2026.
- Usulan ini memicu perdebatan di media sosial dan media Thailand, terutama terkait penerapan hukum, administrasi keluarga, hak waris, pengasuhan anak, serta kesetaraan dalam pernikahan.
- Gagasan tersebut belum menjadi undang-undang; aturan perkawinan Thailand masih mengakui monogami, sehingga usulan itu tetap berada pada tahap wacana politik tanpa dasar hukum berlaku.
Usulan tak biasa datang dari dunia politik Thailand dan langsung menjadi perbincangan publik. Calon perdana menteri Thailand, Mongkolkit Suksintharanont, mengajukan gagasan agar perempuan diizinkan memiliki hingga empat suami sebagai bentuk kesetaraan gender.
Meski terdengar mengejutkan, usulan tersebut masih sebatas wacana dan belum menjadi bagian dari hukum di Thailand. Gagasan itu pun memicu pro dan kontra, mulai dari yang menganggapnya sebagai langkah menuju kesetaraan hingga yang mempertanyakan bagaimana aturan tersebut dapat diterapkan.
dalam artikel ini Popmama.com telah merangkum mengenai politikus Thailand usulkan perempuan boleh punya 4 suami.
Yuk, disimak!
1. Diusulkan sebagai bentuk kesetaraan gender

Mongkolkit Suksintharanont mengemukakan bahwa perempuan seharusnya memiliki hak yang setara dengan laki-laki dalam urusan pernikahan. Menurutnya, apabila prinsip kesetaraan gender benar-benar diterapkan, maka perempuan juga bisa memiliki lebih dari satu pasangan dalam ikatan pernikahan.
Dalam usulannya, seorang perempuan diperbolehkan memiliki maksimal empat suami. Namun, syarat utamanya adalah seluruh pihak yang terlibat harus memberikan persetujuan secara sukarela tanpa adanya paksaan.
Gagasan ini disampaikan sebagai bagian dari platform politiknya menjelang pemilu Thailand 2026.
2. Memicu perdebatan luas di masyarakat Thailand

Tak lama setelah disampaikan, usulan tersebut langsung ramai dibahas di media sosial maupun media massa Thailand. Banyak masyarakat mempertanyakan bagaimana kebijakan itu dapat diterapkan dari sisi hukum, administrasi keluarga, hingga hak waris dan pengasuhan anak.
Di sisi lain, ada pula yang menilai usulan tersebut membuka ruang diskusi mengenai kesetaraan hak antara perempuan dan laki-laki dalam institusi pernikahan. Namun, tak sedikit yang menganggap gagasan tersebut lebih bersifat kontroversial dibandingkan solusi nyata terhadap persoalan sosial yang dihadapi Thailand saat ini.
3. Masih sebatas usulan dan belum menjadi hukum

Penting untuk diketahui bahwa usulan tersebut belum disahkan maupun dibahas sebagai undang-undang oleh pemerintah Thailand. Hingga kini, aturan perkawinan di Thailand masih mengakui sistem pernikahan monogami.
Sejumlah media Thailand juga menyoroti bahwa Mongkolkit dikenal kerap melontarkan berbagai ide politik yang tidak biasa. Oleh karena itu, usulan mengenai perempuan memiliki hingga empat suami masih berada pada tahap wacana politik dan belum memiliki dasar hukum yang berlaku di negara tersebut.
Itulah rangkuman mengenai politikus Thailand usulkan perempuan boleh punya 4 suami. Meski menuai perhatian dunia, usulan perempuan boleh memiliki hingga empat suami di Thailand masih sebatas gagasan politik dan belum berlaku sebagai hukum.
Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, wacana ini berhasil memicu diskusi luas mengenai kesetaraan gender, hak dalam pernikahan, serta dinamika kebijakan keluarga di Thailand.






















