6 Hal yang Harus Mama Lakukan Saat Pumping ASI

Sebelum melakukan pumping ASI, Mama harus tahu ini ya

17 Januari 2019

6 Hal Harus Mama Lakukan Saat Pumping ASI
mnn.com

Pada umumnya memberikan ASI eksklusif sangat dianjurkan untuk bayi hingga usia 6 bulan.

Bagi seorang ibu, memberikan ASI secara langsung pada bayi merupakan pilihan terbaik, tapi ada cara alternatif yang bisa dilakukan agar tetap memberikan ASI ekslusif.

Seiring perkembangan zaman, alat pompa ASI baik yang manual maupun elektrik makin diminati terutama untuk perempuan yang tidak bisa memberikan ASI secara langsung karena berbagai alasan.

Memompa ASI atau yang biasa dikenal dengan pumping ASI sangat dianjurkan bagi perempuan yang sibuk beraktivitas dan sering jauh dari bayinya. Hal ini dikarenakan si Mama bisa mempertahankan produksi ASI nya. Biasanya pumping dilakukan sekitar 2-3 jam sekali. 

Sebelum melakukan pumping ASI, Mama harus mengetahui beberapa hal ini:

1. Pastikan memilih pompa ASI yang tepat

1. Pastikan memilih pompa ASI tepat
parents.com

Mama harus perhatikan saat memilih alat pompa untuk pumping. Pilihlah alat pompa dengan kualitas baik.

Pompa elektrik lebih dianjurkan daripada pompa manual karena terkadang menggunakan pompa manual tidak menjamin Mama untuk menjaga kelancaran pengeluaran ASI.

Mama juga harus sesuaikan ukuran alat pompa dengan payudara. Alat pompa yang tidak sesuai ukuranya dapat membuat payudara Mama menjadi lecet. Selain itu, baca aturan pakai alat pompa sebelum menggunakannya ya.

Cobalah atur peletakkan alat pompa ke payudara dengan tepat, jika  dirasakan daya sedot kurang kuat, perhatikan apakah sudah menepel dengan benar. 

Baca juga: Mau Menyusui Lancar? Ini 5 Rekomendasi Pompa ASI Elektrik Terpopuler

Baca juga: Sebelum Membeli Pompa ASI, Perhatikan 8 Hal Berikut!

2. Metode power pump

2. Metode power pump
tommeetippee.us

Metode power pump memang bukan pengganti jadwal pumping yang biasanya Mama lakukan. Tetapi metode ini dapat meningkatkan produksi ASI. 

Metode ini dimaksudkan untuk  meningkatkan strategi produksi ASI. Power pumping dilakukan dengan cara mengosongkan stok ASI di payudara agar payudara memberikan sinyal untuk meningkatkan produksi ASI.

Sediakan waktu satu jam setiap hari dan dengan pola selama 20 menit memompa dan isitrahat, setelah itu pompa lagi selama 10 menit kemudian istirahat selama 10 menit. Terakhir pompa lagi selama 10 menit.

Beberapa perempuan dapat menikmati hasilnya sekitar 3-7 hari yaitu meningkatnya produksi ASI. Namun, itu tergantung kondisi Mama.

Baca juga: Produksi ASI Menurun? Segera Lakukan Power Pumping!

Editors' Pick

3. Makanlah makanan bergizi

3. Makanlah makanan bergizi
babycenter.com

Mama bisa memilih makanann yang kaya protein, zat besi, kalsium, asam folat, vitamin A, D, E, dan K.

Seringlah mengonsumsi makanan tersebut agar dapat meningkatkan produksi ASI yang dikeluarkan. Sangat disarankan untuk memperbanyak makanan seperti kacang almond, edamame, pepaya, dan bayam.

4. Sering-sering memompa ASI

4. Sering-sering memompa ASI
baby-chick.com

Mama perlu menyesuaikan memompa dengan jadwal menyusu bayi. 

Bayi yang baru lahir sekitar 1-3 bulan biasanya menyusu setiap 2-3 jam atau 8-12 kali perhari. Untuk itu, Mama perlu melakukan pumping sekitar 2-3 jam dengan durasi 10-15 menit waktu memompa.

Biasanya, karena seringnya memompa terkadang ASI akan keluar dengan sendirinya. Lanjutkan pumping sampai ASI tidak ada lagi yang keluar dan Mama bisa menambah 1-3 menit durasi pumping.

5. Memompa ASI dengan nyaman

5. Memompa ASI nyaman
newbornbaby.com.au

Saat akan memompa atau sedang memompa pastikan Mama dalam kondisi relaks supaya produksi ASI yang keluar akan banyak. 

Disarankan untuk tetap dekat dengan bayi agar meningkatkan ASI keluar dan memicu terjadinya let down reflex (air susu yang dapat keluar sendiri) ketika memompa. 
 

6. Istirahat yang cukup dan perbanyak mengonsumsi suplemen penambah ASI

6. Istirahat cukup perbanyak mengonsumsi suplemen penambah ASI
sheknows.com

Walaupun pumping memerlukan waktu yang sering, tapi Mama juga harus perhatikan jadwal istirahat. Jangan sampai kelelahan dan membuat produksi ASI jadi berkurang.

Selain itu, perbanyak mengonsumsi suplemen penambah ASI yang kaya asam folat, vitamin C, vitamin D, vitamin K, dan kalsium.

Dengan melakukan pumping ASI, Mama tetap masih bisa memberikan ASI eksklusif untuk bayi. Serta memberikan manfaat dari ASI yaitu sumber gizi utama bayi yang belum dapat mencerna makanan padat.

Baca juga: 5 Langkah Sukses Pumping ASI di Kantor

Baca juga: 6 Tips Pumping ASI untuk Ibu Menyusui yang Bekerja

The Latest