Menyapih menjadi salah satu fase yang tak terpisahkan dari perjalanan menyusui. Setelah berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun memproduksi ASI untuk memenuhi kebutuhan si Kecil, tubuh Mama akhirnya memasuki masa transisi yang baru.
Tak sedikit Mama yang mengira perubahan hanya akan terjadi pada bayi saat proses menyapih berlangsung. Padahal, tubuh juga membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri ketika produksi ASI mulai berkurang dan berbagai hormon kembali ke kadar normal.
Dilansir dari Everyday Health, masa menyapih dapat memicu berbagai perubahan fisik maupun emosional yang sering kali tidak disadari. Perubahan tersebut umumnya berkaitan dengan fluktuasi hormon yang terjadi setelah frekuensi menyusui berkurang dan tubuh perlahan mengakhiri masa laktasi.
Lalu, perubahan apa saja yang mungkin terjadi saat Mama berhenti menyusui? Berikut Popmama.com telah merangkum informasinya.
