Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Musim Kemarau, 7 Cara agar Ibu Menyusui Terhindar dari Demam Berdarah
Popmama.com/Reisya Adelia/AI
  • Nyamuk tetap aktif saat kemarau dan berkembang biak di genangan air bersih, sehingga Ibu menyusui perlu menjaga lingkungan rumah melalui 3M secara rutin.

  • Perlindungan dari gigitan dapat dilakukan dengan lotion aman, pakaian tertutup berbahan katun, kelambu, serta tanaman herbal seperti lavender, serai wangi, atau rosemary.

  • Ibu menyusui dianjurkan menjaga imunitas lewat makanan bergizi dan hidrasi 2–3 liter air per hari, serta segera berkonsultasi ke dokter bila muncul gejala awal DBD.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Musim kemarau sering kali dianggap sebagai waktu yang lebih aman dari berbagai penyakit musim hujan, nyatanya ancaman nyamuk aedes aegypti tetap ganas. Saat cuaca panas terik, nyamuk justru lebih aktif mencari mangsa dan air bersih di sekitar rumah yang menjadi tempat favorit untuk berkembang biak dengan cepat.

Bagi Mama yang sedang berada dalam masa menyusui, kondisi fisik yang sering kali lelah dan kurang tidur membuat tubuh menjadi lebih rentan terhadap gigitan nyamuk. Jika sampai terkena demam berdarah, tentu proses pemberian ASI eksklusif untuk si Kecil bisa terganggu hingga membuat Mama kewalahan sendiri.

Nah, agar Mama terhindar dari demam berdarah Popmama.com telah rangkum berbagai langkah pencegahan yang bisa dilakukan. Disimak ya!

1. Menerapkan program 3M

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Konsisten menerapkan 3M secara menyeluruh, ternyata bisa mengurangi risiko nyamuk terus berkembang biak. Dengan menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, hingga mendaur ulang barang bekas harus menjadi agenda rutin setiap minggunya.

Meskipun musim kemarau membuat sebagian besar tanah mengering, wadah-wadah kecil di sekitar rumah yang menampung air bersih tetap berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk. 

Dengan lingkungan rumah bersih dari sarang nyamuk, Mama dan bayi dapat tidur dengan lebih nyenyak tanpa rasa khawatir, kesehatan keluarga pun akan terlindungi secara optimal sepanjang hari.

2. Memilih lotion yang aman

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Melindungi diri dari gigitan nyamuk secara langsung, bisa dilakukan dengan mengoleskan produk lotion anti nyamuk yang aman. Mama harus lebih teliti membaca label kemasan produk dan pilihlah kandungan bahan alami yang aman bagi kulit sensitif.

Hindari mengoleskan lotion di area sekitar dada atau tangan yang sering bersentuhan langsung dengan kulit bayi saat sedang menyusui, bertujuan agar anak tidak menelan bahan kimia yang mungkin tertinggal di kulit Mama.

Cara ini sangat membantu mengusir nyamuk yang kerap mendekat saat Mama sibuk merawat bayi di sore hari, selain itu kulit juga akan tetap terlindungi dengan baik tanpa mengorbankan keamanan kualitas ASI untuk buah hati.

3. Memakai pakaian tertutup

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Saat cuaca kemarau terasa panas, kamu mungkin terbiasa mengenakan pakaian tipis serta terbuka. Namun, untuk Ibu menyusui disarankan memakai baju lengan panjang dan celana panjang. 

Pilihlah bahan kain katun yang menyerap keringat agar tetap merasa nyaman selama beraktivitas di rumah, pakaian tertutup dengan serat kain yang rapat terbukti efektif menghalangi nyamuk untuk menembus kulit saat sedang menggendong bayi.

4. Gunakan kelambu di dalam kamar

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Memastikan sirkulasi udara di rumah tetap lancar memang penting, tetapi memasang kelambu pada setiap jendela merupakan kunci utama pencegahan, berfungsi untuk menyaring udara yang masuk sekaligus menghalangi nyamuk dari luar rumah.

Selain itu, memasang kelambu di atas tempat tidur tempat Mama dan si Kecil beristirahat setiap malam, akan memberikan proteksi ganda yang sangat aman untuk menjaga dari gigitan nyamuk.

Dengan cara ini, waktu tidur malam bersama bayi menjadi jauh lebih tenang serta bebas dari suara dengungan nyamuk yang mengganggu.

5. Menanam tanaman herbal pengusir nyamuk

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Memanfaatkan keindahan alam untuk mengusir nyamuk bisa menjadi hobi baru yang menyenangkan bagi Mama selama masa cuti melahirkan atau menyusui. Letakkan beberapa pot tanaman seperti lavender, serai wangi, atau rosemary di dekat jendela kamar. 

Aroma khas yang dikeluarkan oleh tanaman-tanaman herbal tersebut sangat dibenci oleh nyamuk sehingga tidak mendekati area kamar.

Cara ramah lingkungan ini sangat aman bagi kesehatan bayi karena tidak menimbulkan bau menyengat dari obat semprot kimia. Sekarang rumah menjadi wangi, asri, dan pastinya terbebas dari ancaman nyamuk demam berdarah.

6. Konsumsi asupan bernutrisi dan hidrasi tubuh

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Imunitas tubuh yang kuat adalah perisai paling tangguh bagi Ibu menyusui agar tidak mudah terserang demam berdarah. Mama wajib mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya akan vitamin C, protein, serta antioksidan tinggi setiap harinya.

Selain makanan bergizi, mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air mineral minimal 2-3 liter sehari hukumnya wajib bagi Ibu menyusui. Hidrasi yang baik membantu melancarkan metabolisme tubuh sekaligus menjaga kualitas ASI.

7. Segera konsultasi ke dokter untuk gejala awal demam

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Mama tidak boleh menganggap remeh keluhan sekecil apapun, terutama jika merasakan demam tinggi secara mendadak. Gejala awal seperti sakit kepala hebat, nyeri sendi, atau bintik merah pada kulit harus segera diwaspadai sebagai tanda DBD.

Segera periksakan diri ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang akurat, jangan sembarangan minum obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Penanganan yang cepat dan tepat akan mencegah risiko komplikasi berbahaya, tetap jaga kesehatan dengan selalu memastikan lingkungan tempat tinggal bersih dari jentik nyamuk ya, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article