Cara Menjaga Bayi agar Tetap Terhidrasi di Cuaca Panas, Tingkatkan Kuantitas ASI

- Cuaca panas meningkatkan suhu tubuh dan keringat bayi, sehingga risiko kekurangan cairan perlu diantisipasi, terutama pada bayi baru lahir yang lebih sering tidur.
- Asupan ASI dapat ditingkatkan dengan memperpendek jeda menyusui atau memberi sesi singkat lebih sering, serta mengikuti tanda bayi ingin menyusu.
- Risiko kepanasan bisa dikurangi dengan menjaga ruangan tetap sejuk dan memilih pakaian tipis serta nyaman agar bayi tidak mudah berkeringat.
Bayi yang baru lahir cenderung tidak terlalu suka menyusui karena lebih memilih tidur. Tapi, di cuaca yang panas seperti ini, penting sekali untuk menjaga si Kecil agar tidak dehidrasi.
Cuaca yang panas membuat suhu tubuh lebih cepat naik, keringat pun lebih sering keluar. Jika Mama tidak memerhatikan kondisi si Kecil, bisa saja ia kekurangan cairan tanpa disadari.
Untuk itu, penting sekali untuk menjalankan beberapa tips yang bisa bermanfaat untuk bayi, terlebih lagi untuk bayi yang lebih sering tidur agar tetap terhidrasi.
Seperti apa cara menjaga bayi agar tetap terhidrasi di cuaca panas? Popmama.com akan menjabarkankannya untuk Mama.
Table of Content
1. Meningkatkan kuantitas menyusui

Bayi yang baru lahir biasanya lebih banyak tidur dibanding bangun dan bermain. Hal ini bisa meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi pada bayi. Sedangkan, dehidrasi cukup berbahaya karena bisa menyebabkan bayi kuning dan masalah lainnya.
Untuk menghindari hal tersebut, Mama bisa meningkatkan kuantitas menyusui. Misal yang jadwalnya setiap 2 jam sekali, bisa menaikkannya jadi 1,5 jam atau 1 jam sekali.
2. Menyusui sebentar tapi lebih sering

Menyusui bayi yang baru lahir memiliki tantangannya sendiri. Kadang, menyusui dengan durasi yang lama sangatlah sulit. Untuk memaksimalkan asupan ASI si Kecil, Mama bisa lebih sering menyusui meski sebentar.
Hal ini dilakukan untuk menjaga si Kecil agar terus terhidrasi dengan baik. Tak masalah jika tak bisa lama, asal perbanyak frekuensi menyusuinya.
3. Menjaga ruangan agar tetap sejuk

Cara lain yang bisa dilakukan untuk menjaga bayi agar tetap terhidrasi adalah dengan mengurangi risiko kepanasan. Tempatkan bayi di tempat yang sejuk agar ia tidak mudah berkeringat.
Selain itu, suhu ruangan yang sejuk juga bisa meningkatkan kenyamanan si Kecil, jadi tidak mudah rewel. Mama pun lebih nyaman menyusui di ruangan yang sejuk dan nyaman.
4. Pilih pakaian yang sejuk

Di cuaca yang panas seperti ini, tidak masalah jika si Kecil tidak mengenakan bedong atau pakaian yang serba panjang. Bahkan, pakaian yang terlalu tebal bisa meningkatkan risiko dehidrasi, lho.
Untuk itu, pilihlah pakaian si Kecil yang adem dan sejuk, sehingga bayi tidak mudah berkeringat dan juga tidak rewel sepanjang hari. Selain itu, sesi menyusui pun jadi lebih nyaman kalau si Kecil mengenakan pakaian yang adem.
5. Mengikuti keinginan si Kecil

Walaupun si Kecil sudah menyusui sesuai jadwal, namun usahakan untuk tetap memberikan ASI saat bayi menginginkannya. Hal ini bisa menjadi tanda kalau bayi merasa kehausan sehingga butuh menyusui lebih sering.
Tak perlu membatasi, dan biarkan ia menyusui sepuasnya. Tunggu sampai ia melepaskan puting dengan sendirinya, sebagai tanda sudah kenyang. Kondisi seperti ini juga menguntungkan karena si Kecil lebih anteng dan tidak mudah rewel.




















