Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

5 Tips Detox setelah Melahirkan yang Aman dan Sehat untuk Mama

3 min read
5 Tips Detox setelah Melahirkan yang Aman dan Sehat untuk Mama
Popmama.com/Erica Santoso/AI
  • Detoks pascamelahirkan perlu berfokus pada pemulihan alami tanpa mengganggu kesehatan tubuh maupun produksi ASI, dengan memenuhi kebutuhan nutrisi dan cairan.
  • Konsumsi air putih serta makanan tinggi serat membantu kerja ginjal dan pencernaan, menjaga ASI, serta mencegah sembelit yang kerap dialami setelah melahirkan.
  • Batasi gula dan makanan olahan, kelola stres dengan istirahat cukup, lalu lakukan aktivitas ringan bertahap setelah kondisi pulih dan mendapat izin dokter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Masa pascapersalinan merupakan fase penting bagi tubuh Mama untuk memulihkan diri secara alami. Keinginan melakukan detox untuk mengembalikan kebugaran sering kali menjadi fokus utama.

Namun, detox usai melahirkan harus dilakukan secara aman tanpa mengganggu kesehatan atau produksi ASI. Fokus utamanya adalah mendukung fungsi organ tubuh secara optimal.

Berikut Popmama.com bagikan 5 tips detox setelah melahirkan yang aman dan sehat untuk Mama!

  1. 1. Tingkatkan konsumsi air putih secara konsisten

    Tingkatkan konsumsi air putih secara konsisten
    Popmama.com/Erica Santoso/AI

    Langkah paling alami untuk mendetoksifikasi tubuh adalah memenuhi kebutuhan cairan harian. Air putih berperan penting dalam melancarkan kerja ginjal untuk membuang sisa metabolisme melalui urine.

    Asupan cairan yang cukup juga sangat dibutuhkan oleh busui untuk menjaga kelancaran produksi ASI agar tetap stabil.

    Pastikan Mama selalu menyediakan botol minum di dekat area menyusui agar tidak lupa porsi cairan harian.

  2. 2. Perbanyak asupan makanan tinggi serat alami

    Perbanyak asupan makanan tinggi serat alami
    Popmama.com/Erica Santoso/AI

    Mengonsumsi makanan kaya serat seperti sayuran hijau, buah-buahan, dan biji-bijian sangat membantu membersihkan saluran pencernaan. Serat bekerja mengikat sisa makanan dan membuangnya secara teratur.

    Pencernaan yang lancar terbukti mencegah timbulnya sembelit yang sering menjadi keluhan utama usai melahirkan.

    Serat juga memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga membantu Mama mengontrol porsi makan harian.

  3. 3. Batasi asupan gula dan makanan tinggi olahan

    Batasi asupan gula dan makanan tinggi olahan
    Popmama.com/Erica Santoso/AI

    Proses pembersihan tubuh tidak akan maksimal jika Mama masih rutin mengonsumsi makanan olahan atau camilan manis. Gula berlebih dan pengawet dapat membebankan fungsi kerja organ hati.

    Mengurangi makanan junk food membantu mengurangi peradangan dalam tubuh serta memulihkan stamina lebih cepat.

    Gantilah camilan manis dengan potongan buah segar atau kacang-kacangan panggang yang jauh lebih bernutrisi.

  4. 4. Luangkan waktu untuk istirahat dan kelola stres

    Luangkan waktu untuk istirahat dan kelola stres
    Popmama.com/Erica Santoso/AI

    Istirahat yang cukup merupakan bentuk detox mental dan fisik yang sangat dibutuhkan oleh ibu baru. Saat tidur, tubuh melakukan pemulihan sel secara otomatis dan menyeimbangkan kadar hormon.

    Stres berlebih justru dapat memicu produksi hormon kortisol yang menghambat proses metabolisme dan pemulihan tubuh.

    Cobalah meminta bantuan pasangan atau keluarga untuk menjaga si Kecil sejenak agar Mama bisa memanjakan diri.

  5. 5. Lakukan aktivitas fisik ringan secara bertahap

    Lakukan aktivitas fisik ringan secara bertahap
    Popmama.com/Erica Santoso/AI

    Aktivitas fisik seperti berjalan santai di sekitar rumah dapat melancarkan sirkulasi darah serta sistem limfatik. Keringat yang keluar saat bergerak juga membantu membuang sebagian racun tubuh.

    Gerakan ringan terbukti ampuh merangsang pelepasan hormon endorfin yang meningkatkan suasana hati Mama.

    Selalu pastikan kondisi fisik Mama sudah pulih dan mendapat izin dokter sebelum memulai olahraga harian.

    Melakukan detox pascamelahirkan tidak perlu menggunakan metode ekstrem yang membahayakan tubuh. Cukupi kebutuhan nutrisi harian dan terapkan pola hidup sehat agar pemulihan berjalan optimal ya, Ma!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More