Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jangan Salah, Ini Cara Pemulihan Organ Intim Pasca Melahirkan!
Popmama.com/Reisya Adelia/AI
  • Pasca persalinan normal, perineum dapat bengkak, nyeri, atau berjahit, sementara rahim mengeluarkan lochia selama beberapa minggu sehingga perawatan kebersihan diperlukan.

  • Area intim dianjurkan dibilas lembut dengan air hangat dari depan ke belakang, dikompres dingin pada hari awal, serta direndam sitz bath dengan wadah bersih.

  • Gunakan pembalut bersalin dan ganti berkala, hindari tampon atau menstrual cup pada awal pemulihan, serta konsumsi serat dan cukup air untuk mencegah konstipasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Proses persalinan memang menjadi momen yang luar biasa, namun juga membawa perubahan besar di tubuh Mama khususnya pada bagian organ intim. 

Setelah melahirkan secara normal, area perineum yaitu di antara vagina dan anus sering mengalami pembengkakan, rasa nyeri, hingga jahitan akibat luka episiotomi. Selain itu, rahim akan meluruhkan sisa jaringan yang dikenal sebagai lochia selama beberapa minggu pasca persalinan.

Untuk mempercepat proses penyembuhan, perawatan yang tepat sangat diperlukan pada masa pemulihan ini. Maka, berikut Popmama.com telah rangkum dari website mayo clinic terkait cara pemulihan organ intim pasca melahirkan. Disimak ya, Ma!

1. Membilas area intim pakai air hangat dengan peri bottle

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Membilas area sensitif secara perlahan, setelah buang air kecil dapat membantu mengurangi rasa perih. Penggunaan peri bottle dengan air hangat, disarankan untuk menjaga kebersihan tanpa menimbulkan iritasi. 

Cara ini jauh lebih aman dan lembut dibandingkan dengan menyapu area sensitif menggunakan tisu kering secara kasar. Proses ini membantu menjaga higenitas organ intim serta mencegah terjadinya infeksi di area yang sedang mengalami luka. 

Pastikan Mama membilasnya dengan lembut dari arah depan ke belakang untuk mencegah perpindahan bakteri dari anus, lakukan kebiasaan ini setiap Mama pergi ke kamar mandi selama beberapa minggu pertama.

2. Memanfaatkan kompres dingin

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Rasa tidak nyaman dan pembengkakan pada area perineum dapat diredakan dengan sensasi dingin yang menenangkan, mengaplikasikan kompres dingin di area sensitif membantu mengurangi peradangan serta rasa nyeri akibat proses persalinan.

Penggunaan kompres ini dapat dilakukan dalam beberapa hari pertama pasca melahirkan, cara ini sangat membantu Ibu baru dalam mengatasi rasa tidak nyaman saat duduk maupun beristirahat. 

Apabila rasa nyeri terasa sangat sakit, pastikan Mama segera konsultasikan ke dokter untuk mendapat penanganan. 

3. Menggunakan pembalut bersalin untuk darah nifas

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Pendarahan dan keluarnya cairan pasca persalinan merupakan hal yang normal. Untuk menampung perdarahan ini, Mama bisa gunakan pembalut khusus bersalin yang memiliki daya serap tinggi serta permukaan lembut. 

Hindari penggunaan tampon atau menstrual cup pada awal masa pemulihan karena dapat meningkatkan risiko infeksi organ intim.

Rutin mengganti pembalut secara berkala penting untuk menjaga kelembapan dan kebersihan area sensitif, perhatikan juga warna dan intensitas pendarahan yang keluar seiring berjalannya waktu pemulihan.

4. Merendam perineum dengan air hangat

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Merendam area organ intim di dalam sitz bath dapat memberikan rasa rileks, cara ini bermanfaat untuk meningkatkan sirkulasi darah ke area perineum sehingga mempercepat proses penyembuhan luka jahitan. 

Lakukan perendaman selama beberapa menit setiap harinya sesuai dengan kenyamanan tubuh Mama. Selain mempercepat pemulihan, berendam air hangat juga membantu meredakan rasa pegal dan nyeri di sekitar panggul. 

Pastikan wadah dan air yang digunakan selalu berada dalam kondisi bersih, Mama juga harus keringkan area intim secara perlahan menggunakan handuk bersih setelah selesai berendam.

5. Mengonsumsi makanan tinggi serat

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Pemulihan organ intim juga sangat dipengaruhi oleh kelancaran buang air besar tanpa harus mengedan terlalu keras, mengedan saat konstipasi dapat memberikan tekanan berlebih pada perineum dan jahitan. 

Maka penting untuk memperbanyak konsumsi makanan kaya serat seperti buah, sayur, dan gandum. Selain itu, penuhi kecukupan cairan tubuh dengan minum air putih dalam jumlah yang cukup setiap hari. 

Mama dengan merawat organ intim dengan benar, proses pemulihan akan berjalan lebih cepat. Semoga informasi ini dapat membantu Mama menemukan cara pemulihan yang sesuai.

Curated For You

Editorial Team

Related Article