Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Benarkah Minum Sari Kacang Hijau Bisa Membuat Kulit Bayi Jadi Putih?

5 min read
Benarkah Minum Sari Kacang Hijau Bisa Membuat Kulit Bayi Jadi Putih?
Popmama.com/Marelda Ananda Kesuma Putri/AI
  • Dokter menegaskan minum sari kacang hijau saat hamil tidak membuat kulit bayi lebih putih; warna kulit terutama ditentukan faktor genetik dari kedua orangtua.

  • Sari kacang hijau tetap bermanfaat bagi kehamilan karena mengandung protein, asam folat, zat besi, serat, zinc, kalium, magnesium, serta vitamin B.

  • Nutrisi dari sayuran berwarna, kacang-kacangan, telur, buah beri, dan ikan berlemak dapat mendukung kesehatan kulit serta perkembangan janin, tanpa menentukan warna kulit bayi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tak bisa dipungkiri, berbagai anggapan mengenai kondisi bayi kerap kali muncul dan terdengar di telinga, terutama saat sedang menjalani kehamilan. Anggapan tersebut pun bisa datang dari mana saja, mulai dari orang-orang terdekat hingga media sosial.

Bahkan tak jarang, ibu hamil disarankan untuk melakukan berbagai hal demi membuat bayi sehat hingga terlihat rupawan saat ia lahir. Padahal, anggapan tersebut belum tentu kebenarannya. Salah satunya seperti anggapan bahwa ibu hamil harus minum sari kacang hijau agar kulit bayi putih.

Lantas, benarkah minum sari kacang hijau bisa membuat kulit bayi jadi putih? Penjelasannya sudah Popmama.com siapkan berikut ini.


  1. Benarkah Minum Sari Kacang Hijau Bisa Membuat Kulit Bayi Jadi Putih?

    Benarkah minum sari kacang hijau bisa membuat kulit bayi jadi putih?
    Magnific/topntp26

    dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, Sp.OG, MKes, FICS, FESICOG., dalam akun Instagram pribadinya @spogman, menjelaskan bahwa ibu hamil yang minum kacang hijau atau sari kacang hijau tidak bisa membuat warna kulit bayi menjadi putih.

    dr. Ardiansjah menegaskan jika anggapan tersebut jelas-jelas hanya sebuah mitos belaka. Sari  kacang hijau yang tinggi protein, mengandung asam folat, antioksidan, dan juga zat besi memang sangat bagus untuk kesehatan janin, tetapi bukan untuk membuat kulitnya menjadi putih.


  2. Apa yang Menentukan Warna Kulit Janin?

    Apa yang menentukan warna Kulit janin?
    Pexels/MART PRODUCTION

    Warna kulit janin bukan ditentukan dari makanan atau minuman yang dikonsumsi oleh mama. Melainkan, faktor genetik dari kedua orangtua. Papa dan Mama memiliki peran besar dalam warna kulit si Kecil, bukan hal lain yang tidak ada dasar ilmiahnya.

    “Janin putih tergantung dari genetik orangtuanya. Tergantung juga dari faktor-faktor keturunan lain yang paling utama,” ujar dr. Ardiansjah dalam video unggahannya.

    Sehingga, orangtua dengan kulit gelap tidak serta-merta memiliki bayi dengan kulit putih. Namun, dalam kondisi medis tertentu seperti albinisme, atau kondisi saat warna kulit bayi bisa tampak jauh lebih terang. 


  3. Bukan Membuat Bayi Putih, Ini Manfaat Sari Kacang Hijau

    Bukan membuat bayi putih, ini manfaat sari kacang hijau
    Pexels/Vie Studio

    Seperti yang sudah sempat dijelaskan sebelumnya, sari kacang hijau memang sangat bagus untuk kesehatan janin. Dan sari kacang hijau bisa menjadi salah satu pilihan minuman selama kehamilan karena mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan Mama dan si Kecil. 

    Nah, bukan untuk membuat kulit si Kecil menjadi putih, berikut beberapa manfaat sari kacang hijau yang bisa didapatkan antara lain: 

    • Mendukung perkembangan otak janin. Kacang hijau mengandung asam folat yang berperan penting dalam pembentukan dan perkembangan otak serta sumsum tulang belakang janin. Asupan folat yang cukup juga membantu menurunkan risiko cacat tabung saraf (neural tube defects) seperti spina bifida dan anensefali pada janin. .
    • Membantu mencegah anemia. Kandungan zat besi dalam kacang hijau dibutuhkan tubuh untuk memproduksi hemoglobin (Hb). Memenuhi kebutuhan zat besi selama hamil dapat membantu mencegah anemia akibat kekurangan zat besi.
    • Membantu melancarkan pencernaan. Sari kacang hijau mengandung serat yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan. Asupan serat yang terkandung juga dapat membantu menambah volume feses dan mempermudah pergerakan usus, sehingga dapat mengurangi risiko sembelit yang sering dialami ibu hamil.
    • Membantu mencegah Bayi prematur/BBLR . Sari kacang hijau mengandung protein dan zinc yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan sel serta jaringan tubuh janin. Memenuhi kebutuhan kedua nutrisi ini selama kehamilan juga dapat membantu menurunkan risiko bayi lahir prematur atau memiliki berat badan lahir rendah (BBLR). 
    • Membantu menjaga tekanan darah. Kandungan kalium dan magnesium yang ada di dalam sari kacang hijau turut membantu menjaga tekanan darah ibu hamil  tetap stabil selama kehamilan. Tekanan darah yang terkontrol dapat mengurangi risiko hipertensi dalam kehamilan, seperti preeklamsia, yang berisiko tinggi bagi ibu hamil dan janin. 
    • Menambah asupan energi. Sari kacang hijau juga mengandung vitamin B1 (tiamin) dan B2 (riboflavin)  yang memiliki peran penting dalam proses metabolisme energi. Nutrisi tersebut dapat membantu tubuh mengubah karbohidrat menjadi energi sehingga ibu hamil tetap bertenaga menjalani aktivitas sehari-hari.


  4. Makanan yang dapat Membantu Menjaga Kesehatan Kulit Bayi

    Makanan yang dapat membantu menjaga kesehatan kulit bayi
    Magnific/Jcomp

    Daripada berfokus agar warna kulit si Kecil putih, Mama lebih baik fokus pada kesehatan kulitnya. Terdapat beberapa makanan yang bisa Mama konsumsi untuk membantu menjaga kesehatan kulit si Kecil, seperti:

    • Sayuran beraneka warna. Berbagai jenis sayuran, terutama wortel, bayam, dan brokoli, memiliki kandungan yang kaya akan beta karoten. Karotenoid ini berperan sebagai antioksidan yang membantu mencegah masalah kesehatan. Selain itu, beta karoten juga mendukung produksi melanin yang sehat, sehingga membantu mencegah kulit bayi menjadi terlalu pucat saat lahir.
    • Kacang-kacangan. Di dalam kacang-kacangan seperti kacang tanah dan kacang almond, terdapat kandungan vitamin E yang diketahui dapat membantu menjaga kelembapan kulit. Tak hanya itu, vitamin E juga berfungsi sebagai antioksidan yang dapat membantu melindungi sel tubuh dan sel kulit janin yang sedang berkembang dari kerusakan akibat radikal bebas.
    • Telur. Merupakan sumber zinc yang mudah ditemukan. Kandungan zinc di dalamnya berperan dalam menjaga kesehatan kulit, termasuk membantu mencegah terjadinya hiperpigmentasi. Kekurangan zinc berpotensi menyebabkan melanosit memproduksi terlalu banyak melanin, sehingga muncul bercak yang lebih gelap dibandingkan kulit normal di sekitarnya.
    • Buah beri. Aneka buah beri seperti stroberi, bluberi, dan rasberi mengandung vitamin C yang tinggi. Studi menyebut, vitamin C atau asam askorbat mampu mengurangi produksi melanin yang berlebih.
    • Ikan berlemak. Ikan berlemak seperti ikan tuna dan ikan kembung, serta suplemen minyak ikan, merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik untuk ibu hamil. Selama kehamilan, omega-3 dibutuhkan untuk mendukung perkembangan janin di dalam kandungan. Selain itu, omega-3 juga membantu menjaga kelembapan dan mengurangi peradangan, sehingga memberikan manfaat bagi kesehatan kulit janin.

    Itu tadi penjelasan soal minum sari kacang hijau saat hamil. Jadi, ini hanya mitos, ya, Mama! Selalu bijak dalam menghadapi informasi terkait kehamilan! 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More