Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Manfaat Memerah ASI, Bisa Mengurangi Sakit di Area Puting

3 min read
Manfaat Memerah ASI, Bisa Mengurangi Sakit di Area Puting
Freepik/jcomp
  • Memerah ASI membantu ibu bekerja tetap memenuhi kebutuhan nutrisi bayi dengan menyediakan stok ASI yang cukup saat tidak bisa menyusui langsung.

  • Tindakan memerah ASI dapat mengosongkan payudara, mencegah mastitis dan pembengkakan akibat penumpukan produksi ASI berlebih.

  • Kebiasaan memerah ASI secara rutin mampu meningkatkan produksi ASI sekaligus mengurangi rasa sakit atau luka pada puting.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Air Susu Ibu atau ASI adalah salah satu nutrisi yang sangat penting bagi bayi. ASI sebaiknya diberikan mulai dari semenjak bayi lahir. Kemudian, dilanjutkan dengan pemberian ASI eksklusif hingga usia bayi enam bulan. 

ASI mengandung zat antibodi yang membuat sistem imunitas bayi lebih kuat dan dapat membantu melawan segala bakteri dan virus yang akan menyerang si Kecil.

Di samping kandungannya tersebut, pemberian ASI secara langsung kepada si Kecil itu bermanfaat untuk mendekatkan ikatan (bonding) antara Mama dan bayi. 

Namun, dalam berbagai kondisi, tidak dapat memberikan ASI secara langsung kepada si Kecil, seperti bayi yang lahir prematur atau karena kesibukan bekerja.

Salah satu caranya agar si Kecil tetap menerima asupan ASI adalah dengan memberikan ASIP atau Air Susu Ibu Perah. Memerah ASI juga tetap bisa dilakukan meski Mama menyusui bayi secara langsung.

Tidak hanya mencukupi kebutuhan si Kecil, berikut ini manfaat memerah ASI yang bisa didapatkan, terangkum dalam ulasan Popmama.com.

  1. 1. Cocok untuk ibu menyusui yang sekaligus bekerja

    Pexels/Tima Miroshnichenko
    Pexels/Tima Miroshnichenko

    Sesuai dengan UU Kesehatan No. 17 Tahun 2023 (serta regulasi ketenagakerjaan di Indonesia), tempat kerja wajib mendukung ibu menyusui dengan menyediakan fasilitas dan waktu khusus untuk memerah ASI selama jam kerja. Menurut rekomendasi American Academy of Pediatrics (AAP), memerah ASI secara konsisten setiap 3–4 jam di tempat kerja terbukti efektif menjaga ritme produksi hormon prolaktin dan oksitosin agar pasokan ASI tetap stabil.

    Memerah ASI menjadi solusi utama bagi ibu bekerja agar tetap bisa memberikan nutrisi optimal tanpa mengganggu profesionalitas. Ditambah lagi, hak ibu memerah ASI di tempat kerja kini telah dijamin oleh undang-undang. Dengan menjadwalkan waktu memerah ASI secara rutin di sela jam kerja, produksi hormon pemicu ASI tetap terjaga sehingga stok ASIP di rumah selalu aman

  2. 2. Membantu mengosongkan payudara

    Freepik/valuavitaly
    Freepik/valuavitaly

    Seringkali terjadi saat Mama baru memiliki bayi di bulan-bulan pertama, di mana kebutuhan ASI bayi masih sedikit. Akibatnya, payudara dapat ditinggalkan oleh si Kecil sebelum benar-benar kosong. 

    Kemungkinan lainnya, jika bayi tertidur saat menyusui atau karena merasa kenyang, mereka akan langsung melepaskan puting mama. 

    Dengan memerah ASI ini akan membantu mengosongkan payudara yang masih terisi penuh dengan ASI. Dengan begitu, Mama bisa terhindar dari mastitis.
     

  3. 3. Menghindarkan dari breast engorgement

    Freepik/senivpetro
    Freepik/senivpetro

    Breast engorgement atau payudara bengkak terjadi karena produksi ASI yang berlebihan dan tidak dikeluarkan. Akibatnya payudara akan membengkak. 

    Dalam hal ini, mengosongkan payudara adalah cara agar ASI tidak menumpuk di payudara hingga menyebabkan bengkak. Payudara yang terus memproduksi ASI tanpa dikeluarkan secara rutin dapat mengalami penumpukan cairan dan peningkatan aliran darah di jaringan payudara. Kondisi ini memicu terjadinya breast engorgement atau payudara membengkak, keras, dan terasa nyeri.

    Oleh karena itu, memerah atau mengosongkan ASI secara berkala merupakan langkah krusial untuk melepas tekanan cairan tersebut, sehingga ASI tidak menumpuk dan Mama terhindar dari rasa sakit akibat pembengkakan.
     

  4. 4. Meningkatkan produksi ASI

    Freepik/jcomp
    Freepik/jcomp

    Jika sering memerah, maka stok ASI akan terus bertambah. Apalagi kalau Mama yang harus bekerja dan meninggalkan anak, ada baiknya mempersiapkan persediaan ASI perah terlebih dahulu.

    Selain itu, pengosongan payudara secara maksimal ini akan berpengaruh pada meningkatnya produksi ASI.
     

  5. 5. Mengurangi rasa sakit dan luka pada puting

    Freepik/shurkin_son
    Freepik/shurkin_son

    Umumnya, penyebab puting lecet adalah ketika pelekatan tidak sempurna di mana puting dan bagian sekitar payudara tidak masuk dengan benar ke dalam mulut bayi. Awalnya hanya terasa sakit dan tidak nyaman, namun lama kelamaan bisa membuat puting terluka.

    Mama tidak perlu khawatir, dengan memerah ASI, Mama dapat berhenti menyusui langsung sejenak dan memberikan bayi ASI perah sampai puting sembuh.

    Itu dia berbagai manfaat memerah ASI. Apalagi untuk Mama yang memiliki aktivitas bekerja bisa lho untuk memerah ASI terlebih dahulu agar anak tetap mendapatkan asupan ASI. Semoga bermanfaat ya, Ma!

     

Related Articles

See More