Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

5 Cara Mengatasi Payudara Sakit hingga Keluar ASI Pasca Keguguran

3 min read
5 Cara Mengatasi Payudara Sakit hingga Keluar ASI Pasca Keguguran
Freepik/stefamerpik
  • Payudara dapat membesar, nyeri, dan mengeluarkan ASI setelah keguguran karena tubuh masih beradaptasi; kondisi ini umumnya berlangsung hingga tubuh menyesuaikan tanpa janin.
  • Nyeri dan bengkak dapat dibantu dengan bra kencang yang nyaman, kompres dingin steril, serta menghindari pijatan atau pemerahan berlebihan yang bisa merangsang produksi ASI.
  • Gunakan bantalan payudara untuk kebocoran ASI; paracetamol dapat digunakan sesuai dosis dokter, dan nyeri yang menetap atau memburuk perlu diperiksakan ke dokter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

"Padahal keguguran, tapi kok payudara membesar dan mengeluarkan ASI?"

Tenang, itu wajar kok! Sebagai bentuk adaptasi terhadap kehamilan, payudara mulai mempersiapkan diri untuk memproduksi ASI sejak trimester kedua, umumnya pada minggu 16 sampai 18 usia kehamilan. Selain membesar, payudara kamu sangat mungkin mulai mengeluarkan ASI.

Hal ini tidak otomatis berhenti ketika kamu keguguran. Sangat normal bagi payudara untuk melunak dan mengeluarkan ASI sampai tubuh mulai kembali menyesuaikan diri dengan keadaan tanpa janin.

Dalam prosesnya, payudara kamu akan rentan terasa nyeri atau sakit. Tidak perlu khawatir, kamu bisa melakukan lima tips a la Popmama.com ini untuk meredakan rasa sakit pada payudara pasca keguguran!

  1. 1. Gunakan bra yang kencang dan nyaman

    Instagram.com/bravadodesignsid
    Instagram.com/bravadodesignsid

    Selama kehamilan, payudara akan secara alami membesar. Setelah melahirkan atau keguguran, payudara butuh waktu sekitar setidaknya satu minggu untuk kembali pada ukuran normal seperti sebelum hamil.

    Selama seminggu setelah keguguran, usahakan untuk menggunakan bra yang kencang, nyaman, dan dalam ukuran yang lebih besar dari ukuran bra normal kamu sebelum hamil.

  2. 2. Kompres dingin

    Pixabay/guvo59
    Pixabay/guvo59

    Kain waslap atau kantung gel berisi air dingin akan membantu meredakan nyeri dan bengkak pada payudara pasca keguguran. Ganti kompres sesekali setiap lima menit dan pastikan kain atau kantung gel yang kamu gunakan sudah steril, ya!

  3. 3. Hindari tekanan berlebih

    Freepik/Jcomp
    Freepik/Jcomp

    Meski nyeri, usahakan untuk tidak menyentuh dengan kencang atau memijat payudara. Sentuhan yang cukup intens dapat merangsang payudara untuk memproduksi ASI.

    Apabila produksi ASI sudah terlalu banyak sehingga perlu diperah, jangan lakukan terlalu sering dalam waktu yang terlampau lama. Konsultasikan hal ini dengan dokter atau bidan yang menangani kamu untuk arahan lebih lanjut.

  4. 4. Gunakan bantalan payudara

    Freepik/nensuria
    Freepik/nensuria

    Kebocoran ASI yang membasahi pakaian pastinya membuat kamu tidak nyaman dan terlihat kurang bersih. Untuk membantu menyerap ASI yang kerap ke luar dari payudara setelah keguguran, kamu bisa menggunakan bantalan payudara atau breast pads.

    Usahakan untuk memilih breast pad dengan bahan aman yang berisiko rendah menimbulkan iritasi kulit seperti katun, serat bambu, dan rayon.

  5. 5. Minum obat pereda nyeri

    Dok. Jovee - Freepik/Jcomp
    Dok. Jovee - Freepik/Jcomp

    Ketika rasa nyeri menyerang dan kamu sedang dalam keadaan butuh meredakannya dengan cepat, silakan mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol untuk efek meredakan yang praktis.

    Namun, penggunaan obat pereda rasa nyeri hanya disarankan untuk waktu-waktu darurat dan harus tetap dalam dosis aman yang dianjurkan oleh dokter. Untuk efek lebih panjang, kamu bisa meminta obat penghambat hormon prolaktin dari dokter ahli.   

    Apabila rasa nyeri pada payudara setelah keguguran semakin mengganggu atau tak kunjung membaik, segera periksakan ke dokter ahli ya, Ma!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More